Selasa, 16 Oktober 2018 | 18:08 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Kecelakaan Beruntun di Jalur Pantura

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Administrator    |    Editor : Administrator
<P>Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua truk gandeng dan sebuah mobil Daihatsu Grand Max terjadi di jalur Pantura Pasuruan, Jawa Timur.</P> <P>Berdasarkan keterangan saksi kernet salah satu truk gandeng, Agus Somad (23) kepada <EM><STRONG>ELSHINTA</STRONG></EM>, Kamis (29/01), kecelakaan berawal ketika sebuah mobil Daihatsu Grand Max bernopol L-9347-AJ dikemudikan Mustofa (29) warga Surabaya yang melaju dari arah Surabaya menuju ke Probolinggo bermaksud mendahului truk gandeng bernopol P-8532-US bermuatan pupuk, yang dikemudikan Eko Wahyudi (34) warga Arjasa Jember. </P> <P>Saat bersamaan dari arah berlawanan meluncur truk gandeng yang tidak diketahui nopolnya, karena jarak terlalu dekat sehingga kendaraan Grand Max menabrak bagian depan sisi kanan. </P> <P>"Saat mendahului truk saya, mobil Grand Max menabrak truk gandeng dan langsung berputar dan tertabrak truk saya," ujar Agus Somad. </P> <P>Karena tidak mengalami rusak parah, truk gandeng yang yang tidak diketahui identitasnya berhasil melarikan diri, sedangkan kendaraan pick up Grand Max dan truk gandeng yang dikerneti Agus Somad terjerambab ke parit disisi kiri lajur Surabaya-Probolinggo. </P> <P>Dalam kejadian ini pengemudi Grand Max mengalami luka cukup parah pada sekujur tubuhnya karena terjepit kabit kendaraan. Begitu pula dengan arus lalu lintas dilokasi kejadian sempat mengalami kemacetan panjang karena badan truk gandeng menutup lajur Surabaya-Probolinggo.</P> <P>"Untuk pengemudi Grand Max kita kirim ke Puskesmas Rejoso" ujar kapolsek Rejoso AKP Teguh. </P> <P>Sedangkan petugas membutuhkan waktu lebih dari satu jam untuk memindahkan badan truk gandeng dari tempat kejadian perkara akibat muatan terlalu berat. </P>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kesehatan | 16 Oktober 2018 - 17:58 WIB

Jenis kanker pada anak selain leukemia

Kecelakaan | 16 Oktober 2018 - 17:48 WIB

Mobil pick up tabrak truk TNI, satu tewas dan dua orang terluka

Startup | 16 Oktober 2018 - 17:30 WIB

Bareksa, marketplace reksadana dorong penetrasi investasi

Aktual Dalam Negeri | 16 Oktober 2018 - 17:18 WIB

Belasan ribu pohon cabai terendam banjir

Aktual Dalam Negeri | 16 Oktober 2018 - 17:08 WIB

Pemkot Magelang siapkan tenaga administrasi SD-TK

Megapolitan | 16 Oktober 2018 - 16:52 WIB

Jusuf Kalla minta tempat latihan PB Perbakin diawasi

<P>Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua truk gandeng dan sebuah mobil Daihatsu Grand Max terjadi di jalur Pantura Pasuruan, Jawa Timur.</P> <P>Berdasarkan keterangan saksi kernet salah satu truk gandeng, Agus Somad (23) kepada <EM><STRONG>ELSHINTA</STRONG></EM>, Kamis (29/01), kecelakaan berawal ketika sebuah mobil Daihatsu Grand Max bernopol L-9347-AJ dikemudikan Mustofa (29) warga Surabaya yang melaju dari arah Surabaya menuju ke Probolinggo bermaksud mendahului truk gandeng bernopol P-8532-US bermuatan pupuk, yang dikemudikan Eko Wahyudi (34) warga Arjasa Jember. </P> <P>Saat bersamaan dari arah berlawanan meluncur truk gandeng yang tidak diketahui nopolnya, karena jarak terlalu dekat sehingga kendaraan Grand Max menabrak bagian depan sisi kanan. </P> <P>"Saat mendahului truk saya, mobil Grand Max menabrak truk gandeng dan langsung berputar dan tertabrak truk saya," ujar Agus Somad. </P> <P>Karena tidak mengalami rusak parah, truk gandeng yang yang tidak diketahui identitasnya berhasil melarikan diri, sedangkan kendaraan pick up Grand Max dan truk gandeng yang dikerneti Agus Somad terjerambab ke parit disisi kiri lajur Surabaya-Probolinggo. </P> <P>Dalam kejadian ini pengemudi Grand Max mengalami luka cukup parah pada sekujur tubuhnya karena terjepit kabit kendaraan. Begitu pula dengan arus lalu lintas dilokasi kejadian sempat mengalami kemacetan panjang karena badan truk gandeng menutup lajur Surabaya-Probolinggo.</P> <P>"Untuk pengemudi Grand Max kita kirim ke Puskesmas Rejoso" ujar kapolsek Rejoso AKP Teguh. </P> <P>Sedangkan petugas membutuhkan waktu lebih dari satu jam untuk memindahkan badan truk gandeng dari tempat kejadian perkara akibat muatan terlalu berat. </P>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 16 Oktober 2018 - 15:55 WIB

Desember 2018, seluruh Kanwil Kemenag miliki PTSP

Senin, 15 Oktober 2018 - 19:24 WIB

Polda Sumut kirim tim dokter dan psikologi ke Madina

Senin, 15 Oktober 2018 - 14:23 WIB

Rendra Kresna penuhi panggilan KPK sebagai tersangka

Senin, 15 Oktober 2018 - 12:19 WIB

KPK panggil Bupati Malang Rendra Kresna

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com