Selasa, 23 Oktober 2018 | 19:50 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Pendidikan

Bupati Garut akan berhentikan kepala sekolah yang liburkan siswa akibat aksi mogok

Senin, 17 September 2018 - 12:23 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Dewi Rusiana
Aksi unjuk rasa guru honorer Garut, Jawa Barat. Sumber foto: https://bit.ly/2Nlg5Sz
Aksi unjuk rasa guru honorer Garut, Jawa Barat. Sumber foto: https://bit.ly/2Nlg5Sz

Elshinta.com - Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan akan memberhentikan kepala sekolah yang meliburkan siswa akibat aksi mogok guru honorer di daerah itu.

"Nanti berhentikan kepala sekolahnya yang meliburkan sekolah," katanya menanggapi sekolah yang libur karena aksi protes guru honorer di Garut, Senin (17/9), dikutip Antara.

Ia menuturkan, kegiatan belajar mengajar di sekolah harus tetap berjalan seperti biasa, meskipun para gurunya sedang melakukan kegiatan lain seperti berunjuk rasa.

Siswa, kata dia, harus tetap belajar mendapatkan hak-haknya di sekolah, dan tidak menjadi korban hanya karena persoalan gurunya. "Itu tidak benar, saya akan ambil tindakan kepada sekolah yang meliburkan anak-anak," katanya.

Rudy menyampaikan, jajarannya bersama dinas pendidikan akan meninjau langsung sekolah yang meliburkan siswanya saat ini. Jika terbukti ada sekolah libur karena alasan guru honorer berunjukrasa, kata Bupati, maka secepatnya kepala sekolah akan diberhentikan.

Sebelumnya, sejumlah sekolah dasar di Garut ada yang meliburkan siswanya karena guru honorer akan melakukan aksi menuntut segera diterbitkannya SK Bupati untuk guru honorer. Aksi dilakukan sebagai bentuk protes terhadap pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang menyatakan guru honorer ilegal.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 19:46 WIB

Evaluasi empat tahun Jokowi-JK, PSI: Pertumbuhan ekonomi semakin berkualitas

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 19:35 WIB

Menkes sebut angka kekerdilan turun jadi 30,8 persen

Aktual Pemilu | 23 Oktober 2018 - 19:12 WIB

Wapres: Tidak ada dasar hukum pemerintah biayai saksi parpol

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 18:56 WIB

Wiranto: Umat Islam tidak mungkin sengaja bakar Bendera Tauhid

Aktual Pemilu | 23 Oktober 2018 - 18:47 WIB

Kemenkumham: Dana kampanye harus masuk pembukuan khusus

Elshinta.com - Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan akan memberhentikan kepala sekolah yang meliburkan siswa akibat aksi mogok guru honorer di daerah itu.

"Nanti berhentikan kepala sekolahnya yang meliburkan sekolah," katanya menanggapi sekolah yang libur karena aksi protes guru honorer di Garut, Senin (17/9), dikutip Antara.

Ia menuturkan, kegiatan belajar mengajar di sekolah harus tetap berjalan seperti biasa, meskipun para gurunya sedang melakukan kegiatan lain seperti berunjuk rasa.

Siswa, kata dia, harus tetap belajar mendapatkan hak-haknya di sekolah, dan tidak menjadi korban hanya karena persoalan gurunya. "Itu tidak benar, saya akan ambil tindakan kepada sekolah yang meliburkan anak-anak," katanya.

Rudy menyampaikan, jajarannya bersama dinas pendidikan akan meninjau langsung sekolah yang meliburkan siswanya saat ini. Jika terbukti ada sekolah libur karena alasan guru honorer berunjukrasa, kata Bupati, maka secepatnya kepala sekolah akan diberhentikan.

Sebelumnya, sejumlah sekolah dasar di Garut ada yang meliburkan siswanya karena guru honorer akan melakukan aksi menuntut segera diterbitkannya SK Bupati untuk guru honorer. Aksi dilakukan sebagai bentuk protes terhadap pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang menyatakan guru honorer ilegal.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com