Senin, 17 Desember 2018 | 11:01 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kecelakaan

Soekarwo: Kritik JK terkait bus harus dipertimbangkan

Senin, 17 September 2018 - 13:27 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Kecelakaan bus pariwisata di Desa Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat pada Sabtu (8/9). Sumber foto: https://bit.ly/2xn32Fp
Kecelakaan bus pariwisata di Desa Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat pada Sabtu (8/9). Sumber foto: https://bit.ly/2xn32Fp

Elshinta.com - Gubernur Jawa Timur Soekarwo meminta seluruh pihak memperhatikan secara serius kritik Wakil Presiden RI Jusuf Kalla terkait kecelakaan bus maut di Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (8/9).

"Harus jadi pertimbangan dan tidak boleh terulang lagi, karena memang ini menjadi tanggung jawab bersama dan tidak menyalahkan satu pihak tertentu," ujarnya di usai menjadi inspektur upacara memperingati Hari Perhubungan Nasional 2018 di Surabaya, Senin (17/9).

Beberapa waktu lalu, menyoroti kasus kecelakaan bus yang mengakibatkan 21 orang meninggal dunia, Wapres JK menyebutkan bahwa kesalahan ada pada pemilik bus serta pihak perhubungan karena memberikan izin operasi.

"Uji KIR harus rutin, kemudian cek terhadap rem jangan sampai tidak menjadi perhatian serius. Kita semua tak ingin ada peristiwa kecelakaan lagi," ungkapnya, dikutip Antara.

Menurut Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim, apa yang disampaikan JK sangat masuk akal karena operator dan regulator harus bersinergi memberikan jaminan keselamatan serta keamanan para penumpang.

"Keduanya punya hak dan kewajiban, yakni regulator dalam konsep regulasi memberikan peraturan, tapi juga mengawasi peraturan berjalan atau tidak. Kemudian, operator harus mematuhi peraturan yang ada, tapi kemudian diikuti dengan apa saja yang harus dikerjakan," ucapnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 17 Desember 2018 - 10:33 WIB

Penanganan korupsi proyek pipa di Palopo mandek

Startup | 17 Desember 2018 - 10:15 WIB

Jumlah investor Bareksa tembus 300 ribu

Elshinta.com - Gubernur Jawa Timur Soekarwo meminta seluruh pihak memperhatikan secara serius kritik Wakil Presiden RI Jusuf Kalla terkait kecelakaan bus maut di Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (8/9).

"Harus jadi pertimbangan dan tidak boleh terulang lagi, karena memang ini menjadi tanggung jawab bersama dan tidak menyalahkan satu pihak tertentu," ujarnya di usai menjadi inspektur upacara memperingati Hari Perhubungan Nasional 2018 di Surabaya, Senin (17/9).

Beberapa waktu lalu, menyoroti kasus kecelakaan bus yang mengakibatkan 21 orang meninggal dunia, Wapres JK menyebutkan bahwa kesalahan ada pada pemilik bus serta pihak perhubungan karena memberikan izin operasi.

"Uji KIR harus rutin, kemudian cek terhadap rem jangan sampai tidak menjadi perhatian serius. Kita semua tak ingin ada peristiwa kecelakaan lagi," ungkapnya, dikutip Antara.

Menurut Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim, apa yang disampaikan JK sangat masuk akal karena operator dan regulator harus bersinergi memberikan jaminan keselamatan serta keamanan para penumpang.

"Keduanya punya hak dan kewajiban, yakni regulator dalam konsep regulasi memberikan peraturan, tapi juga mengawasi peraturan berjalan atau tidak. Kemudian, operator harus mematuhi peraturan yang ada, tapi kemudian diikuti dengan apa saja yang harus dikerjakan," ucapnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Senin, 17 Desember 2018 - 09:16 WIB

Guguran lava Merapi masih berpotensi muncul

Minggu, 16 Desember 2018 - 20:50 WIB

Anggota Polres Mojokerto tewas akibat kecelakaan

Minggu, 16 Desember 2018 - 19:52 WIB

BMKG: Gempa di Papua akibat deformasi batuan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com