Rabu, 24 Oktober 2018 | 06:44 WIB

Daftar | Login

MacroAd

IPTEK / Telko

Kementerian PUPR rintis sistem informasi terintegrasi penyediaan perumahan

Senin, 17 September 2018 - 14:23 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Nj77oD
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Nj77oD

Elshinta.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merintis sistem informasi terintegrasi untuk penyediaan perumahan dengan bantuan teknis Bank Dunia.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid di Jakarta, Senin (17/9), mengatakan bahwa sistem informasi itu diharapkan bisa rampung dalam tiga tahun dan akan dapat digunakan seluruh pemangku kepentingan dalam penyediaan perumahan termasuk masyarakat hingga pengembang.

"Kami siapkan, mungkin butuh sekitar tiga tahun," katanya di sela "Workshop Distruptive Technology for Affordable Housing", yang dikutip kantor berita Antara.

Menurut Khalawi, kebutuhan teknologi untuk bidang perumahan sudah menjadi hal mutlak saat ini. Sebab, baik masyarakat maupun pengembang membutuhkannya untuk mengakses informasi mengenai ketersediaan perumahan, lahan perumahan hingga informasi konstruksinya.

Sistem tersebut diharapkan dapat memudahkan masyarakat mengetahui soal ketersediaan perumahan serta memberi peluang kepada pengembang menjaring peluang lokasi yang dapat dibangun. Sistem itu juga diharapkan dapat menertibkan penyediaan perumahan yang tidak sesuai aturan serta mengendalikan harga perumahan.

"Sistemnya akan dapat menyeimbangkan suplai dan permintaan. Pengembang juga akan terbantu kalau mengetahui permintaan kebutuhannya di mana. Keterbukaan informasi ini diharapkan bisa mengendalikan harga jadi ada kompetisi," ujar Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Lana Winayanti.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Champions | 24 Oktober 2018 - 06:35 WIB

Ronaldo nirgol di Old Trafford, tapi Juventus raih tiga poin

Liga Champions | 24 Oktober 2018 - 06:24 WIB

Valencia hanya kantongi satu poin dari markas Young Boys

Liga Champions | 24 Oktober 2018 - 06:16 WIB

Muenchen menang di markas AEK berkat dua gol dalam tiga menit

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 21:26 WIB

Kemenpar akan mendata agen perjalanan asing atasi paket wisata murah

Elshinta.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merintis sistem informasi terintegrasi untuk penyediaan perumahan dengan bantuan teknis Bank Dunia.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid di Jakarta, Senin (17/9), mengatakan bahwa sistem informasi itu diharapkan bisa rampung dalam tiga tahun dan akan dapat digunakan seluruh pemangku kepentingan dalam penyediaan perumahan termasuk masyarakat hingga pengembang.

"Kami siapkan, mungkin butuh sekitar tiga tahun," katanya di sela "Workshop Distruptive Technology for Affordable Housing", yang dikutip kantor berita Antara.

Menurut Khalawi, kebutuhan teknologi untuk bidang perumahan sudah menjadi hal mutlak saat ini. Sebab, baik masyarakat maupun pengembang membutuhkannya untuk mengakses informasi mengenai ketersediaan perumahan, lahan perumahan hingga informasi konstruksinya.

Sistem tersebut diharapkan dapat memudahkan masyarakat mengetahui soal ketersediaan perumahan serta memberi peluang kepada pengembang menjaring peluang lokasi yang dapat dibangun. Sistem itu juga diharapkan dapat menertibkan penyediaan perumahan yang tidak sesuai aturan serta mengendalikan harga perumahan.

"Sistemnya akan dapat menyeimbangkan suplai dan permintaan. Pengembang juga akan terbantu kalau mengetahui permintaan kebutuhannya di mana. Keterbukaan informasi ini diharapkan bisa mengendalikan harga jadi ada kompetisi," ujar Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Lana Winayanti.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 23 Oktober 2018 - 09:58 WIB

Pendiri Oculus akan tinggalkan Facebook

Minggu, 21 Oktober 2018 - 14:45 WIB

China akan luncurkan Bulan buatan untuk terangi kota

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 10:45 WIB

Facebook rekrut mantan wakil PM Inggris Nick Clegg

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com