Senin, 17 Desember 2018 | 11:01 WIB

Daftar | Login

MacroAd

IPTEK / Telko

Kementerian PUPR rintis sistem informasi terintegrasi penyediaan perumahan

Senin, 17 September 2018 - 14:23 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Nj77oD
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Nj77oD

Elshinta.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merintis sistem informasi terintegrasi untuk penyediaan perumahan dengan bantuan teknis Bank Dunia.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid di Jakarta, Senin (17/9), mengatakan bahwa sistem informasi itu diharapkan bisa rampung dalam tiga tahun dan akan dapat digunakan seluruh pemangku kepentingan dalam penyediaan perumahan termasuk masyarakat hingga pengembang.

"Kami siapkan, mungkin butuh sekitar tiga tahun," katanya di sela "Workshop Distruptive Technology for Affordable Housing", yang dikutip kantor berita Antara.

Menurut Khalawi, kebutuhan teknologi untuk bidang perumahan sudah menjadi hal mutlak saat ini. Sebab, baik masyarakat maupun pengembang membutuhkannya untuk mengakses informasi mengenai ketersediaan perumahan, lahan perumahan hingga informasi konstruksinya.

Sistem tersebut diharapkan dapat memudahkan masyarakat mengetahui soal ketersediaan perumahan serta memberi peluang kepada pengembang menjaring peluang lokasi yang dapat dibangun. Sistem itu juga diharapkan dapat menertibkan penyediaan perumahan yang tidak sesuai aturan serta mengendalikan harga perumahan.

"Sistemnya akan dapat menyeimbangkan suplai dan permintaan. Pengembang juga akan terbantu kalau mengetahui permintaan kebutuhannya di mana. Keterbukaan informasi ini diharapkan bisa mengendalikan harga jadi ada kompetisi," ujar Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Lana Winayanti.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 17 Desember 2018 - 10:33 WIB

Penanganan korupsi proyek pipa di Palopo mandek

Startup | 17 Desember 2018 - 10:15 WIB

Jumlah investor Bareksa tembus 300 ribu

Elshinta.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merintis sistem informasi terintegrasi untuk penyediaan perumahan dengan bantuan teknis Bank Dunia.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid di Jakarta, Senin (17/9), mengatakan bahwa sistem informasi itu diharapkan bisa rampung dalam tiga tahun dan akan dapat digunakan seluruh pemangku kepentingan dalam penyediaan perumahan termasuk masyarakat hingga pengembang.

"Kami siapkan, mungkin butuh sekitar tiga tahun," katanya di sela "Workshop Distruptive Technology for Affordable Housing", yang dikutip kantor berita Antara.

Menurut Khalawi, kebutuhan teknologi untuk bidang perumahan sudah menjadi hal mutlak saat ini. Sebab, baik masyarakat maupun pengembang membutuhkannya untuk mengakses informasi mengenai ketersediaan perumahan, lahan perumahan hingga informasi konstruksinya.

Sistem tersebut diharapkan dapat memudahkan masyarakat mengetahui soal ketersediaan perumahan serta memberi peluang kepada pengembang menjaring peluang lokasi yang dapat dibangun. Sistem itu juga diharapkan dapat menertibkan penyediaan perumahan yang tidak sesuai aturan serta mengendalikan harga perumahan.

"Sistemnya akan dapat menyeimbangkan suplai dan permintaan. Pengembang juga akan terbantu kalau mengetahui permintaan kebutuhannya di mana. Keterbukaan informasi ini diharapkan bisa mengendalikan harga jadi ada kompetisi," ujar Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Lana Winayanti.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com