Minggu, 21 Oktober 2018 | 03:27 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hukum

Bupati Purbalingga terima suap untuk kebutuhan partai

Senin, 17 September 2018 - 17:15 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Bupati Purbalingga tersangka kasus suap proyek pengadaan barang dan jasa di Purbalingga. Sumber foto: https://bit.ly/2MGsbQM
Bupati Purbalingga tersangka kasus suap proyek pengadaan barang dan jasa di Purbalingga. Sumber foto: https://bit.ly/2MGsbQM

Elshinta.com - Bupati Purbalingga Tasdi mengaku uang suap yang diterimanya dalam proyek Pengadaan Barang dan Jasa di kabupaten tersebut pada 2017-2018 diperuntukkan bagi kebutuhan partainya.

Saat diperiksa sebagai saksi untuk empat terdakwa dalam kasus tersebut di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (17/9), menurut Tasdi, kebutuhan uang sebesar Rp500 juta tersebut disampaikannya kepada mantan Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Purbalingga Hadi Iswanto yang juga diadili dalam perkara ini.

Oleh Hadi, permintaan tersebut disampaikan kepada Librata Nababan, pelaksana proyek gedung Islamic Center Kabupaten Purbalingga.

"Saya sampaikan butuh Rp500 juta untuk kepentingan partai," kata mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purbalingga.

Sebagai kader PDI Perjuangan, Tasdi mengaku, dana untuk partai tersebut sebagai bentuk komitmen dirinya kepada partai. "Saya bertanggung jawab memenangkan program partai. Kalau tidak memenangkan partai, nanti tidak direkomendasi lagi," ungkapnya.

Dia menjelaskan uangnya akan dipergunakan untuk memenangkan pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin yang diusung dalam Pilgub. Namun, dari total kebutuhan Rp500 juta tersebut, Tasdi mengakui baru menerima sebagian, yakni Rp315 juta serta 20 ribu dolar AS, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 20 Oktober 2018 - 21:47 WIB

Relawan Juara rekrut sopir angkot Kalbar menangkan Jokowi-Ma'ruf Amin

Pemilihan Presiden 2019 | 20 Oktober 2018 - 21:39 WIB

Sandiaga: Lindungi lapangan kerja untuk putra putri Bangsa Indonesia

Ekonomi | 20 Oktober 2018 - 20:41 WIB

Kemenhub gelontorkan subsidi pelayaran rakyat Rp400 miliar

Elshinta.com - Bupati Purbalingga Tasdi mengaku uang suap yang diterimanya dalam proyek Pengadaan Barang dan Jasa di kabupaten tersebut pada 2017-2018 diperuntukkan bagi kebutuhan partainya.

Saat diperiksa sebagai saksi untuk empat terdakwa dalam kasus tersebut di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (17/9), menurut Tasdi, kebutuhan uang sebesar Rp500 juta tersebut disampaikannya kepada mantan Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Purbalingga Hadi Iswanto yang juga diadili dalam perkara ini.

Oleh Hadi, permintaan tersebut disampaikan kepada Librata Nababan, pelaksana proyek gedung Islamic Center Kabupaten Purbalingga.

"Saya sampaikan butuh Rp500 juta untuk kepentingan partai," kata mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purbalingga.

Sebagai kader PDI Perjuangan, Tasdi mengaku, dana untuk partai tersebut sebagai bentuk komitmen dirinya kepada partai. "Saya bertanggung jawab memenangkan program partai. Kalau tidak memenangkan partai, nanti tidak direkomendasi lagi," ungkapnya.

Dia menjelaskan uangnya akan dipergunakan untuk memenangkan pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin yang diusung dalam Pilgub. Namun, dari total kebutuhan Rp500 juta tersebut, Tasdi mengakui baru menerima sebagian, yakni Rp315 juta serta 20 ribu dolar AS, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
partai itu lagi, mau menang dengan cara kotor rupanya
Udah keciduk masih bangga,, aduhh,, masih ngerasa PD lg,,
yg penting menang cara apa sj d tmpuh
Saya orang purbalingga merasa sangat malu, punya mantan Bupati seperti itu
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com