Rabu, 24 Oktober 2018 | 04:36 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Politik

Jokowi ingatkan dukung-mendukung harus `fair`

Senin, 17 September 2018 - 21:13 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Dewi Rusiana
Presiden Jokowi. Foto: Redaksi/Elshinta.
Presiden Jokowi. Foto: Redaksi/Elshinta.

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo menyebut dukung-mendukung dalam sebuah kehidupan berdemokrasi merupakan sesuatu yang tidak dilarang tetapi harus dilakukan dalam konteks yang sehat dan "fair".

"Perlu saya ingatkan sekali lagi dukung harus konteks sehat, fair, masyarakat bisa menguji ide, gagasan, program yang disampaikan atau yang telah dilaksanakan," kata Presiden Joko Widodo setelah menghadiri acara pembekalan calon anggota DPR RI Partai Perindo Pemilu 2019 di Jakarta Concert Hall INews Center, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, Senin (17/9), mengutip Antara.

Presiden menganggap hasil ijtima ulama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) yang mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga Uno sebagai sesuatu yang tidak dilarang di negara demokrasi.

Presiden Jokowi mempersilakan kelompok masyarakat manapun untuk mendukung pasangan calon pilihannya di Indonesia sebagai negara demokrasi.

"Indonesia negara demokrasi, sering saya sampaikan ada satu kelompok pendukung Pak Prabowo, kelompok lain dukung saya dan Kiai Ma'ruf ini demokrasi silakan, enggak dilarang di negara demokrasi," ujarnya.

Ia meyakini sampai saat ini tetap ada kelompok lain yang juga memberikan dukungan kepada Kiai Ma'ruf Amin sebagai ulama besar dan Ketua MUI sebagai fakta yang tidak bisa ditutup-tutupi.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 21:26 WIB

Kemenpar akan mendata agen perjalanan asing atasi paket wisata murah

Hukum | 23 Oktober 2018 - 21:15 WIB

DPRD Medan ingatkan Pemko terkait lokasi reklame

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:55 WIB

Presiden minta dana kelurahan tak dihubungkan dengan politik

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:37 WIB

AMAN klaim kebangkitan masyarakat adat di Jayapura positif

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo menyebut dukung-mendukung dalam sebuah kehidupan berdemokrasi merupakan sesuatu yang tidak dilarang tetapi harus dilakukan dalam konteks yang sehat dan "fair".

"Perlu saya ingatkan sekali lagi dukung harus konteks sehat, fair, masyarakat bisa menguji ide, gagasan, program yang disampaikan atau yang telah dilaksanakan," kata Presiden Joko Widodo setelah menghadiri acara pembekalan calon anggota DPR RI Partai Perindo Pemilu 2019 di Jakarta Concert Hall INews Center, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, Senin (17/9), mengutip Antara.

Presiden menganggap hasil ijtima ulama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) yang mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga Uno sebagai sesuatu yang tidak dilarang di negara demokrasi.

Presiden Jokowi mempersilakan kelompok masyarakat manapun untuk mendukung pasangan calon pilihannya di Indonesia sebagai negara demokrasi.

"Indonesia negara demokrasi, sering saya sampaikan ada satu kelompok pendukung Pak Prabowo, kelompok lain dukung saya dan Kiai Ma'ruf ini demokrasi silakan, enggak dilarang di negara demokrasi," ujarnya.

Ia meyakini sampai saat ini tetap ada kelompok lain yang juga memberikan dukungan kepada Kiai Ma'ruf Amin sebagai ulama besar dan Ketua MUI sebagai fakta yang tidak bisa ditutup-tutupi.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com