Senin, 17 Desember 2018 | 11:01 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Politik

Sampai ke ujung dunia, SBY akan kejar pemfitnahnya

Selasa, 18 September 2018 - 08:34 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Dewi Rusiana
Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sumber foto: https://bit.ly/2PMVV0z
Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sumber foto: https://bit.ly/2PMVV0z

Elshinta.com - Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan, dirinya beserta Partai Demokrat akan mengejar pelaku fitnah yang menulis dan menyebarkan berita bohong yang dipublikasi laman media Asia Sentinel, hingga ke ujung dunia.

"Negara kita negara hukum, bukan negara kekerasan, saya pastikan kita akan gunakan hak hukum kita untuk menyelesaikan masalah ini. Akan kita kejar sampai ke ujung dunia manapun," kata SBY dalam pidato di acara HUT 17 Partai Demokrat di Jakarta, Senin (17/9) malam. 

Presiden RI keenam itu menegaskan, berita bohong yang dipublikasi media asal Hongkong Asia Sentinel merusak dan menghancurkan nama baik Demokrat serta dirinya. 

SBY mengaku memahami kemarahan serta kegusaran kader terhadap tangan-tangan asing yang mengobok-obok urusan bangsa Indonesia serta melakukan fitnah keji di musim politik. Namun dia menyerukan kepada seluruh kader untuk tidak main hakim sendiri melainkan menempuh upaya hukum secara konstitusional. 

Sebelumnya media asing asal Hongkong bernama Asia Sentinel menyebutkan dalam sebuah pemberitaan berhasa Inggris tentang adanya konspirasi pencurian uang negara sebesar 12 miliar dolar AS yang melibatkan 30 pejabat negara dan mencucinya melalui perbankan internasional.

Laporan berjudul "Indonesia’s SBY Government: ‘Vast Criminal Conspiracy" yang ditulis John Berthelsen itu juga menyebutkan ada keterkaitan Ketua Umum Demokrat SBY dengan kasus Bank Century serta adanya dana Century yang masuk ke Partai Demokrat. 

Pemberitaan yang disebut Demokrat sebagai fitnah itu sempat dikutip sejumlah media arus utama di Indonesia tanpa melakukan konfirmasi kepada SBY atau Partai Demokrat, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 17 Desember 2018 - 10:33 WIB

Penanganan korupsi proyek pipa di Palopo mandek

Startup | 17 Desember 2018 - 10:15 WIB

Jumlah investor Bareksa tembus 300 ribu

Elshinta.com - Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan, dirinya beserta Partai Demokrat akan mengejar pelaku fitnah yang menulis dan menyebarkan berita bohong yang dipublikasi laman media Asia Sentinel, hingga ke ujung dunia.

"Negara kita negara hukum, bukan negara kekerasan, saya pastikan kita akan gunakan hak hukum kita untuk menyelesaikan masalah ini. Akan kita kejar sampai ke ujung dunia manapun," kata SBY dalam pidato di acara HUT 17 Partai Demokrat di Jakarta, Senin (17/9) malam. 

Presiden RI keenam itu menegaskan, berita bohong yang dipublikasi media asal Hongkong Asia Sentinel merusak dan menghancurkan nama baik Demokrat serta dirinya. 

SBY mengaku memahami kemarahan serta kegusaran kader terhadap tangan-tangan asing yang mengobok-obok urusan bangsa Indonesia serta melakukan fitnah keji di musim politik. Namun dia menyerukan kepada seluruh kader untuk tidak main hakim sendiri melainkan menempuh upaya hukum secara konstitusional. 

Sebelumnya media asing asal Hongkong bernama Asia Sentinel menyebutkan dalam sebuah pemberitaan berhasa Inggris tentang adanya konspirasi pencurian uang negara sebesar 12 miliar dolar AS yang melibatkan 30 pejabat negara dan mencucinya melalui perbankan internasional.

Laporan berjudul "Indonesia’s SBY Government: ‘Vast Criminal Conspiracy" yang ditulis John Berthelsen itu juga menyebutkan ada keterkaitan Ketua Umum Demokrat SBY dengan kasus Bank Century serta adanya dana Century yang masuk ke Partai Demokrat. 

Pemberitaan yang disebut Demokrat sebagai fitnah itu sempat dikutip sejumlah media arus utama di Indonesia tanpa melakukan konfirmasi kepada SBY atau Partai Demokrat, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Coba aja dulu tracking...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com