Rabu, 24 Oktober 2018 | 04:43 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Perempuan / Aktual Perempuan

Putuskan mata rantai kekerasan terhadap perempuan dan anak

Selasa, 18 September 2018 - 09:02 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohanna Yambise. Sumber foto: https://bit.ly/2QEg21V
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohanna Yambise. Sumber foto: https://bit.ly/2QEg21V

Elshinta.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise mengajak semua pihak untuk memutuskan mata rantai kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak.

"Kita harus putuskan mata rantai kekerasan terhadap perempuan dan anak," kata Yohana dalam acara penutupan Sosialisasi Konvensi Hak Anak di Tanjung Selor, Kalimantan Utara, Senin (17/9).

Yohana memaparkan, perempuan berperan penting dalam mendidik dan merawat generasi pemimpin bangsa, dan anak-anak adalah calon pemimpin bangsa yang akan membawa arah pembangunan bangsa Indonesia ke depan. Oleh karena itu, jelasnya, pemerintah daerah juga harus berinvestasi besar bagi kesejahteraan perempuan dan tumbuh kembang anak untuk bangsa Indonesia yang lebih baik.

"Perempuanlah yang menyelamatkan planet ini ke depan karena perempuan yang menghasilkan generasi masa depan," tuturnya.

Yohana menyatakan, perempuan sudah seharusnya menduduki posisi strategis. "Namun kenyataannya, perempuan masih dinomorduakan," katanya.

Perempuan, tegas Yasona, harus sehat, dijaga, dihormati, dihargai. Oleh karena itu, harus ada kesetaraan gender yang juga mengakomodir hak-hak perempuan.

"Jangan sampai perempuan yang memikul beban kerja semua di rumah," pungkas dia, dikutip Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 21:26 WIB

Kemenpar akan mendata agen perjalanan asing atasi paket wisata murah

Hukum | 23 Oktober 2018 - 21:15 WIB

DPRD Medan ingatkan Pemko terkait lokasi reklame

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:55 WIB

Presiden minta dana kelurahan tak dihubungkan dengan politik

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:37 WIB

AMAN klaim kebangkitan masyarakat adat di Jayapura positif

Elshinta.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise mengajak semua pihak untuk memutuskan mata rantai kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak.

"Kita harus putuskan mata rantai kekerasan terhadap perempuan dan anak," kata Yohana dalam acara penutupan Sosialisasi Konvensi Hak Anak di Tanjung Selor, Kalimantan Utara, Senin (17/9).

Yohana memaparkan, perempuan berperan penting dalam mendidik dan merawat generasi pemimpin bangsa, dan anak-anak adalah calon pemimpin bangsa yang akan membawa arah pembangunan bangsa Indonesia ke depan. Oleh karena itu, jelasnya, pemerintah daerah juga harus berinvestasi besar bagi kesejahteraan perempuan dan tumbuh kembang anak untuk bangsa Indonesia yang lebih baik.

"Perempuanlah yang menyelamatkan planet ini ke depan karena perempuan yang menghasilkan generasi masa depan," tuturnya.

Yohana menyatakan, perempuan sudah seharusnya menduduki posisi strategis. "Namun kenyataannya, perempuan masih dinomorduakan," katanya.

Perempuan, tegas Yasona, harus sehat, dijaga, dihormati, dihargai. Oleh karena itu, harus ada kesetaraan gender yang juga mengakomodir hak-hak perempuan.

"Jangan sampai perempuan yang memikul beban kerja semua di rumah," pungkas dia, dikutip Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com