Rabu, 24 Oktober 2018 | 04:41 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kecelakaan

Pengemudi Hummer belum bantu bocah yang ditabrak

Selasa, 18 September 2018 - 12:56 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2xmEKMp
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2xmEKMp

Elshinta.com - Perwira unit (Panit) Urai Satlantas Jakarta Pusat, Iptu Setiyono mengatakan pengemudi mobil Hummer, Kuldip yang menabrak bocah laki-laki di Kantor Pegadaian, Jalan Serdang Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat,  belum membantu korban tabrakan.

"Sudah disarankan untuk membantu korban, kasihan soalnya," ujarnya, di Jakarta, Selasa (18/9), dikutip Antara.

Iptu Setiyono melanjutkan, korban berusia sepuluh tahun bernama M. Yusuf Anwar itu masih menjalani perawatan akibat luka memar di perut dan kaki yang dialaminya di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Meski begitu, Kuldip dinilai penyidik kooperatif karena selalu hadir ketika dipanggil sehingga menjadi pertimbangan untuk terus melakukan wajib lapor.

"Orangnya kooperatif, mudah dihadirkan," ungkapnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 21:26 WIB

Kemenpar akan mendata agen perjalanan asing atasi paket wisata murah

Hukum | 23 Oktober 2018 - 21:15 WIB

DPRD Medan ingatkan Pemko terkait lokasi reklame

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:55 WIB

Presiden minta dana kelurahan tak dihubungkan dengan politik

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:37 WIB

AMAN klaim kebangkitan masyarakat adat di Jayapura positif

Elshinta.com - Perwira unit (Panit) Urai Satlantas Jakarta Pusat, Iptu Setiyono mengatakan pengemudi mobil Hummer, Kuldip yang menabrak bocah laki-laki di Kantor Pegadaian, Jalan Serdang Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat,  belum membantu korban tabrakan.

"Sudah disarankan untuk membantu korban, kasihan soalnya," ujarnya, di Jakarta, Selasa (18/9), dikutip Antara.

Iptu Setiyono melanjutkan, korban berusia sepuluh tahun bernama M. Yusuf Anwar itu masih menjalani perawatan akibat luka memar di perut dan kaki yang dialaminya di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Meski begitu, Kuldip dinilai penyidik kooperatif karena selalu hadir ketika dipanggil sehingga menjadi pertimbangan untuk terus melakukan wajib lapor.

"Orangnya kooperatif, mudah dihadirkan," ungkapnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com