Senin, 17 Desember 2018 | 11:05 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Sosbud

Presiden nyatakan aset terbesar Indonesia adalah persatuan

Selasa, 18 September 2018 - 13:25 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Dewi Rusiana
Presiden Indonesia Joko Widodo dalam acara peresmian pembukaan Musyawarah Umat Budha Indonesia (Permabudhi) 2018 di Istana Negara Jakarta, Selasa (18/9). Sumber foto: https://bit.ly/2NlruSo
Presiden Indonesia Joko Widodo dalam acara peresmian pembukaan Musyawarah Umat Budha Indonesia (Permabudhi) 2018 di Istana Negara Jakarta, Selasa (18/9). Sumber foto: https://bit.ly/2NlruSo

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, aset terbesar Indonesia saat ini adalah persatuan, kerukunan, dan persaudaraan yang perlu dijaga.

"Oleh karena itu saya mengajak semuanya, marilah kita menjaga persatuan," kata Presiden saat pidato dalam acara peresmian pembukaan Musyawarah Umat Budha Indonesia (Permabudhi) tahun 2018 di Istana Negara Jakarta, Selasa (18/9).

Presiden Jokowi juga mengajak kepada seluruh umat Budha dan semua masyarakat Indonesia untuk bersyukur karena di tengah kemajemukan hingga saat Indonesia tetap bersatu. "Kita tetap rukun, kita tetap bersaudara sebangsa dan se-Tanah Air," pungkasnya.

Dalam kesempatan ini, Jokowi juga mengajak untuk terus merawat dan menjaga persatuan dan kesatuan, kerukunan dan persaudaraan. Terlebih akan adanya pesta demokrasi pada 2019 mendatang yang diharapkan tidak menimbulkan keretakan antara satu sama lain.

"Itu kekeliruan yang sering terjadi. Silakan, pilihan berbeda tidak apa-apa dalam pesta demokrasi, tapi jangan sampai tidak saling menyapa antar teman, antar tetangga, antar kampung," tegas Jokowi, dikutip kantor berita Antara.

Presiden juga menegaskan bahwa jika masyarakat Indonesia bersatu maka akan memunculkan kekuatan yang luar biasa.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 17 Desember 2018 - 10:33 WIB

Penanganan korupsi proyek pipa di Palopo mandek

Startup | 17 Desember 2018 - 10:15 WIB

Jumlah investor Bareksa tembus 300 ribu

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, aset terbesar Indonesia saat ini adalah persatuan, kerukunan, dan persaudaraan yang perlu dijaga.

"Oleh karena itu saya mengajak semuanya, marilah kita menjaga persatuan," kata Presiden saat pidato dalam acara peresmian pembukaan Musyawarah Umat Budha Indonesia (Permabudhi) tahun 2018 di Istana Negara Jakarta, Selasa (18/9).

Presiden Jokowi juga mengajak kepada seluruh umat Budha dan semua masyarakat Indonesia untuk bersyukur karena di tengah kemajemukan hingga saat Indonesia tetap bersatu. "Kita tetap rukun, kita tetap bersaudara sebangsa dan se-Tanah Air," pungkasnya.

Dalam kesempatan ini, Jokowi juga mengajak untuk terus merawat dan menjaga persatuan dan kesatuan, kerukunan dan persaudaraan. Terlebih akan adanya pesta demokrasi pada 2019 mendatang yang diharapkan tidak menimbulkan keretakan antara satu sama lain.

"Itu kekeliruan yang sering terjadi. Silakan, pilihan berbeda tidak apa-apa dalam pesta demokrasi, tapi jangan sampai tidak saling menyapa antar teman, antar tetangga, antar kampung," tegas Jokowi, dikutip kantor berita Antara.

Presiden juga menegaskan bahwa jika masyarakat Indonesia bersatu maka akan memunculkan kekuatan yang luar biasa.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com