Selasa, 23 Oktober 2018 | 19:54 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Lingkungan

Pertamina kembangkan transplantasi terumbu karang buatan

Selasa, 18 September 2018 - 21:38 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Sigit Kurniawan
Istimewa. Foto: Musthafa Ritonga/Elshinta
Istimewa. Foto: Musthafa Ritonga/Elshinta

Elshinta.com - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR I) melalui Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Teluk Kabung Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) mengembangkan transplantasi terumbu karang buatan di lokasi objek wisata Pulau Pasumpahan.

Pencangkokan langsung dilakukan oleh Kepala Cabang Terminal Bahan Bakar Minyak Teluk Kabung, Anas Hasan di mana program ini melalui dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk pemberdayaan masyarakat dan keanekaragaman hayati.

"Program yang sudah berjalan sejak 2016 ini adalah salah satu kegiatan CSR PT Pertamina dalam rangka pelestarian lingkungan," kata Anas Selasa (18/9).

Dilaporkan Kontributor Elshinta Musthafa Ritonga, sebagai kelanjutan program ini, Pertamina MOR I melalui TBBM Teluk Kabung Kota Padang menyalurkan bantuan senilai Rp 243 juta yang diharap prospek ke depan bagus dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar. "Selain kunjungan wisatawan meningkat, ikan akan bertambah banyak, yang tentunya akan memberikan keuntungan bagi masyarakat sekitar," lanjut dia.

Selain transplantasi terumbu karang, program lain adalah penanaman hutan mangrove yang berada di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang.

Sementara itu, Direktur Yayasan Minang Bahari, Samsuardi mengatakan, agar terumbu karang tidak terganggu karena berada di kawasan objek wisata, pihak pengelola nanti akan mengedukasi setiap pengunjung supaya tidak melakukan aktivitas disekitar budidaya terumbu karang.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 19:46 WIB

Evaluasi empat tahun Jokowi-JK, PSI: Pertumbuhan ekonomi semakin berkualitas

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 19:35 WIB

Menkes sebut angka kekerdilan turun jadi 30,8 persen

Aktual Pemilu | 23 Oktober 2018 - 19:12 WIB

Wapres: Tidak ada dasar hukum pemerintah biayai saksi parpol

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 18:56 WIB

Wiranto: Umat Islam tidak mungkin sengaja bakar Bendera Tauhid

Aktual Pemilu | 23 Oktober 2018 - 18:47 WIB

Kemenkumham: Dana kampanye harus masuk pembukuan khusus

Elshinta.com - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR I) melalui Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Teluk Kabung Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) mengembangkan transplantasi terumbu karang buatan di lokasi objek wisata Pulau Pasumpahan.

Pencangkokan langsung dilakukan oleh Kepala Cabang Terminal Bahan Bakar Minyak Teluk Kabung, Anas Hasan di mana program ini melalui dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk pemberdayaan masyarakat dan keanekaragaman hayati.

"Program yang sudah berjalan sejak 2016 ini adalah salah satu kegiatan CSR PT Pertamina dalam rangka pelestarian lingkungan," kata Anas Selasa (18/9).

Dilaporkan Kontributor Elshinta Musthafa Ritonga, sebagai kelanjutan program ini, Pertamina MOR I melalui TBBM Teluk Kabung Kota Padang menyalurkan bantuan senilai Rp 243 juta yang diharap prospek ke depan bagus dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar. "Selain kunjungan wisatawan meningkat, ikan akan bertambah banyak, yang tentunya akan memberikan keuntungan bagi masyarakat sekitar," lanjut dia.

Selain transplantasi terumbu karang, program lain adalah penanaman hutan mangrove yang berada di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang.

Sementara itu, Direktur Yayasan Minang Bahari, Samsuardi mengatakan, agar terumbu karang tidak terganggu karena berada di kawasan objek wisata, pihak pengelola nanti akan mengedukasi setiap pengunjung supaya tidak melakukan aktivitas disekitar budidaya terumbu karang.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com