Senin, 17 Desember 2018 | 11:01 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Luar Negeri / ASEAN

Singapura temukan pelaku penjualan PRT daring

Kamis, 20 September 2018 - 07:18 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Sejumlah pekerja rumah tangga asal Indonesia beristirahat di sejumlah lokasi di Paya Lebar, Singapura, Minggu (22/7). Sumber foto: https://bit.ly/2xmUTBI
Sejumlah pekerja rumah tangga asal Indonesia beristirahat di sejumlah lokasi di Paya Lebar, Singapura, Minggu (22/7). Sumber foto: https://bit.ly/2xmUTBI

Elshinta.com - Kementerian Tenaga Kerja Singapura telah menemukan agen perekrut SRC Recruitment LLP sebagai pelaku pengiklan pembantu rumah tangga (PRT) asing, termasuk dari Indonesia, pada situs e-niaga Carousell.

"Izin operasional agen tersebut telah ditangguhkan," sebut Kementerian Tenaga Kerja Singapura dalam keterangan tertulis seperti yang diterima Kantor Berita Antara di Jakarta, Rabu (19/9). 

Saat ini, Kementerian Tenaga Kerja Singapura terus mendalami kasus ini dan siap menindak SRC Recruitment LLP dengan dugaan pelanggaran UU Agen Tenaga Kerja.

Komisaris untuk Agen Tenaga Kerja Kevin Teoh mengutuk iklan layanan penjualan PRT di situs daring dan menyebutnya sebagai tindakan tidak bermartabat.

Praktik tersebut bertentangan dengan komitmen Kementerian Tenaga Kerja Singapura untuk melindungi kesejahteraan PRT asing.

"Iklan jasa PRT asing di platform daring yang sebenarnya dimaksudkan untuk penjualan barang benar-benar tidak pantas dan tidak bisa diterima," tegasnya.

Dia menyatakan, tindakan tersebut bertentangan dengan UU Agen Tenaga Kerja dan kementerian tidak akan ragu untuk menuntut agen tenaga kerja yang bersangkutan.

Sejak menerima laporan mengenai iklan penjualan PRT asing yang diunggah oleh akun @maid.recruitment dan disertai gambar wajah calon PRT di situs Carousell, Kementerian Tenaga Kerja Singapura segera mengeluarkan pernyataan resmi menanggapi isu tersebut melalui akun Facebook-nya pada 14 September 2018.

Kementerian Tenaga Kerja Singapura mengharapkan seluruh agen tenaga kerja untuk melaksanakan tugas perawatan terhadap klien mereka, termasuk PRT asing.

Kementerian dengan tegas akan memperingatkan agen tenaga kerja yang melakukan tindakan serupa di masa depan.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia melalui Atase Ketenagakerjaan KBRI Singapura telah melayangkan surat protes ke Pemerintah Singapura untuk menindaklanjuti kasus perdagangan PRT ini.

"Yang diiklankan bukan hanya WNI tetapi PRT dari negara lain, tetapi yang bereaksi keras adalah Indonesia. Cara memperdagangkan pekerja seperti ini kan mengusik nilai kemanusiaan kita," tegas Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI Lalu Muhammad Iqbal. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 17 Desember 2018 - 10:33 WIB

Penanganan korupsi proyek pipa di Palopo mandek

Startup | 17 Desember 2018 - 10:15 WIB

Jumlah investor Bareksa tembus 300 ribu

Elshinta.com - Kementerian Tenaga Kerja Singapura telah menemukan agen perekrut SRC Recruitment LLP sebagai pelaku pengiklan pembantu rumah tangga (PRT) asing, termasuk dari Indonesia, pada situs e-niaga Carousell.

"Izin operasional agen tersebut telah ditangguhkan," sebut Kementerian Tenaga Kerja Singapura dalam keterangan tertulis seperti yang diterima Kantor Berita Antara di Jakarta, Rabu (19/9). 

Saat ini, Kementerian Tenaga Kerja Singapura terus mendalami kasus ini dan siap menindak SRC Recruitment LLP dengan dugaan pelanggaran UU Agen Tenaga Kerja.

Komisaris untuk Agen Tenaga Kerja Kevin Teoh mengutuk iklan layanan penjualan PRT di situs daring dan menyebutnya sebagai tindakan tidak bermartabat.

Praktik tersebut bertentangan dengan komitmen Kementerian Tenaga Kerja Singapura untuk melindungi kesejahteraan PRT asing.

"Iklan jasa PRT asing di platform daring yang sebenarnya dimaksudkan untuk penjualan barang benar-benar tidak pantas dan tidak bisa diterima," tegasnya.

Dia menyatakan, tindakan tersebut bertentangan dengan UU Agen Tenaga Kerja dan kementerian tidak akan ragu untuk menuntut agen tenaga kerja yang bersangkutan.

Sejak menerima laporan mengenai iklan penjualan PRT asing yang diunggah oleh akun @maid.recruitment dan disertai gambar wajah calon PRT di situs Carousell, Kementerian Tenaga Kerja Singapura segera mengeluarkan pernyataan resmi menanggapi isu tersebut melalui akun Facebook-nya pada 14 September 2018.

Kementerian Tenaga Kerja Singapura mengharapkan seluruh agen tenaga kerja untuk melaksanakan tugas perawatan terhadap klien mereka, termasuk PRT asing.

Kementerian dengan tegas akan memperingatkan agen tenaga kerja yang melakukan tindakan serupa di masa depan.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia melalui Atase Ketenagakerjaan KBRI Singapura telah melayangkan surat protes ke Pemerintah Singapura untuk menindaklanjuti kasus perdagangan PRT ini.

"Yang diiklankan bukan hanya WNI tetapi PRT dari negara lain, tetapi yang bereaksi keras adalah Indonesia. Cara memperdagangkan pekerja seperti ini kan mengusik nilai kemanusiaan kita," tegas Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI Lalu Muhammad Iqbal. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com