Rabu, 24 Oktober 2018 | 04:42 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Musibah

Seorang janda Simpenan gantung diri akibat depresi

Sabtu, 22 September 2018 - 12:49 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2DnlKCW
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2DnlKCW

Elshinta.com - Seorang janda tanpa anak nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamar rumahnya, Kampung Simpenan, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (21/9) yang diduga akibat depresi karena mengidap penyakit katarak.

“Keterangan keluarga, dia sudah beberapa kali mencoba bunuh diri namun selalu diketahui. Diduga dia pilih bunuh diri karena depresi terhadap penyakit karatak yang dideritanya,” kata Kasubbag Humas Polres Sukabumi, AKP Sunarto, sebagaimana dihimpun laman resmi NTMC Polri di Jakarta, Sabtu (22/9).

Diketahui, selama ini korban tinggal bersama adiknya Tui. Saat kejadian, dia ditemukan keponakannya, Leni (43) dalam posisi tergelantung memakai tali plastik warna kuning, sekira pukul 07.30 WIB.

Sontak, kabar itu tersebar ke seantero kampung hingga sampai ke telinga Polsek Warungkiara sehingga pihak polisi langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan saksi-saksi.

“Dengan adanya kejadian tersebut pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi. Keluarga menganggap sebagai musibah,” tukasnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 21:26 WIB

Kemenpar akan mendata agen perjalanan asing atasi paket wisata murah

Hukum | 23 Oktober 2018 - 21:15 WIB

DPRD Medan ingatkan Pemko terkait lokasi reklame

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:55 WIB

Presiden minta dana kelurahan tak dihubungkan dengan politik

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:37 WIB

AMAN klaim kebangkitan masyarakat adat di Jayapura positif

Elshinta.com - Seorang janda tanpa anak nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamar rumahnya, Kampung Simpenan, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (21/9) yang diduga akibat depresi karena mengidap penyakit katarak.

“Keterangan keluarga, dia sudah beberapa kali mencoba bunuh diri namun selalu diketahui. Diduga dia pilih bunuh diri karena depresi terhadap penyakit karatak yang dideritanya,” kata Kasubbag Humas Polres Sukabumi, AKP Sunarto, sebagaimana dihimpun laman resmi NTMC Polri di Jakarta, Sabtu (22/9).

Diketahui, selama ini korban tinggal bersama adiknya Tui. Saat kejadian, dia ditemukan keponakannya, Leni (43) dalam posisi tergelantung memakai tali plastik warna kuning, sekira pukul 07.30 WIB.

Sontak, kabar itu tersebar ke seantero kampung hingga sampai ke telinga Polsek Warungkiara sehingga pihak polisi langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan saksi-saksi.

“Dengan adanya kejadian tersebut pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi. Keluarga menganggap sebagai musibah,” tukasnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com