Rabu, 24 Oktober 2018 | 04:40 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Arestasi

Polisi ringkus perampok-pemerkosaan di rumah WN Jerman

Sabtu, 22 September 2018 - 11:12 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Penangkapan pelaku perampokan dan pemerkosaan di rumah WN Jerman di Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat. Sumber foto: https://bit.ly/2NtNfzf
Penangkapan pelaku perampokan dan pemerkosaan di rumah WN Jerman di Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat. Sumber foto: https://bit.ly/2NtNfzf

Elshinta.com - Dalam waktu kurang dari 24 jam, tim gabungan Polresta Depok dan Polsek Cimanggis berhasil meringkus pelaku perampokan dengan pemerkosaan wanita pembantu di rumah warga negara (WN) Jerman daerah Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat. 

Tersangka Asep Mulyana alias Heri (38) diamankan petugas dibawah pimpinan Kanit Reskrim Polsek Cimanggis AKP Eman Suleman di daerah tempat persembunyiannya Kampung Warung Kiara, Sukabumi, Kamis (20/9) sekitar pukul 20.30 WIB.

Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto mengatakan, pada saat diamankan pelaku sedang berada di rumah selepas dari kejadian merampok dan memperkosa SF (38) di rumah majikan warga Jerman Harjamukti, Cimanggis.

“Sewaktu ditangkap pelaku tidak melawan sehingga dengan mudah dibawa sama petugas di tempat persembunyiannya daerah Sukabumi,” ujarnya, dilansir dari NTMC Polri, Sabtu (22/9).

Didik menyatakan, pihak kepolisian berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah golok dengan gagang merah yang digunakan untuk mengancam korban SF. “Anggota baru pulang dari Sukabumi. Kini pelaku kita bawa ke Polres untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait latar belakang pelaku merampok dan memperkosa korban masih didalami penyidik,” tutupnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku akan dikenakan pasal berlapis yakni 365 jo 363 jo 285 KUHP tentang perampokan pencurian diserta pemerkosaan dengan ancaman diatas 10 tahun penjara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 21:26 WIB

Kemenpar akan mendata agen perjalanan asing atasi paket wisata murah

Hukum | 23 Oktober 2018 - 21:15 WIB

DPRD Medan ingatkan Pemko terkait lokasi reklame

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:55 WIB

Presiden minta dana kelurahan tak dihubungkan dengan politik

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:37 WIB

AMAN klaim kebangkitan masyarakat adat di Jayapura positif

Elshinta.com - Dalam waktu kurang dari 24 jam, tim gabungan Polresta Depok dan Polsek Cimanggis berhasil meringkus pelaku perampokan dengan pemerkosaan wanita pembantu di rumah warga negara (WN) Jerman daerah Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat. 

Tersangka Asep Mulyana alias Heri (38) diamankan petugas dibawah pimpinan Kanit Reskrim Polsek Cimanggis AKP Eman Suleman di daerah tempat persembunyiannya Kampung Warung Kiara, Sukabumi, Kamis (20/9) sekitar pukul 20.30 WIB.

Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto mengatakan, pada saat diamankan pelaku sedang berada di rumah selepas dari kejadian merampok dan memperkosa SF (38) di rumah majikan warga Jerman Harjamukti, Cimanggis.

“Sewaktu ditangkap pelaku tidak melawan sehingga dengan mudah dibawa sama petugas di tempat persembunyiannya daerah Sukabumi,” ujarnya, dilansir dari NTMC Polri, Sabtu (22/9).

Didik menyatakan, pihak kepolisian berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah golok dengan gagang merah yang digunakan untuk mengancam korban SF. “Anggota baru pulang dari Sukabumi. Kini pelaku kita bawa ke Polres untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait latar belakang pelaku merampok dan memperkosa korban masih didalami penyidik,” tutupnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku akan dikenakan pasal berlapis yakni 365 jo 363 jo 285 KUHP tentang perampokan pencurian diserta pemerkosaan dengan ancaman diatas 10 tahun penjara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com