Jumat, 14 Desember 2018 | 04:27 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Sepakbola / Timnas Indonesia

Pemain Timnas U-16 Indonesia tak ingin terbuai kemenangan perdana

Sabtu, 22 September 2018 - 12:13 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Pemain tim nasional U-16 Indonesia usai mengalahkan Iran pada laga Piala AFC U-16 di Stadion Nasional Bukit Jalil, Malaysia, Jumat (21/9). Sumber foto: https://bit.ly/2znxT72
Pemain tim nasional U-16 Indonesia usai mengalahkan Iran pada laga Piala AFC U-16 di Stadion Nasional Bukit Jalil, Malaysia, Jumat (21/9). Sumber foto: https://bit.ly/2znxT72

Elshinta.com - Para pemain tim nasional (Timnas) U-16 Indonesia sepakat untuk tidak terbuai dengan raihan kemenangan perdana mereka saat melawan Iran 2-0 di ajang Piala AFC U-16 yang berlangsung di Stadion Nasional, Bukit Jalil, Malaysia, Jumat (21/9).

Tidak hanya memenangkan pertandingan, pasalnya dua gol dari pasangan kembar Amiruddin Bagus Kahfi dan Amiruddin Bagas Kaffa juga mencatatkan sejarah di mana Indonesia menjadi negara Asia Tenggara pertama yang bisa mengalahkan Iran setelah 20 tahun.

“Sangat bangga dan bersyukur sekali diberi kemenangan ini. Merupakan sejarah kami bisa mengalahkan mereka. Itu juga yang dikatakan pelatih sebelum kami bertanding. Bahwa kami akan mencetak sejarah apabila bisa kalahkan Iran. Tapi kemenangan ini baru awal dari sebuah perjalanan. Sesudah ini kami harus fokus melawan Vietnam,” kata Bagas, sebagaimana dilansir dari laman resmi PSSI, Sabtu (22/9).

“Kemenangan ini buat modal untuk lawan Vietnam. Kami tak boleh terbuai dengan pujian, harus tetap fokus,” timpal saudara kembarnya, Bagus Kahfi.

Sementara itu, kapten Timnas U-16 Indonesia Septian David Maulana menjelaskan timnya selalu optimis dan terus bermain dengan cara sendiri. 

“Kami selalu yakin dan optimis, tapi kami tidak ingin terlalu percaya diri. Mengenai pertandingan tadi, kami juga tidak ingin meladeni provokasi lawan dan tetap tenang serta main dengan cara kami sendiri,” ujar dia.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 13 Desember 2018 - 21:39 WIB

Empat pekerja selamat dari penembakan di Nduga dievakuasi ke Timika

Hukum | 13 Desember 2018 - 21:26 WIB

KPK: Kakak ipar Bupati Cianjur serahkan diri

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 21:12 WIB

Kodam XVII/Cenderawasih menggelar pengobatan dan khitanan massal

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:58 WIB

Berseragam TNI, murid TK Angkasa bertanam sayur-sayuran

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:38 WIB

Kapolres Langkat berkunjung ke Markas Batalyon 8 Marinir

Elshinta.com - Para pemain tim nasional (Timnas) U-16 Indonesia sepakat untuk tidak terbuai dengan raihan kemenangan perdana mereka saat melawan Iran 2-0 di ajang Piala AFC U-16 yang berlangsung di Stadion Nasional, Bukit Jalil, Malaysia, Jumat (21/9).

Tidak hanya memenangkan pertandingan, pasalnya dua gol dari pasangan kembar Amiruddin Bagus Kahfi dan Amiruddin Bagas Kaffa juga mencatatkan sejarah di mana Indonesia menjadi negara Asia Tenggara pertama yang bisa mengalahkan Iran setelah 20 tahun.

“Sangat bangga dan bersyukur sekali diberi kemenangan ini. Merupakan sejarah kami bisa mengalahkan mereka. Itu juga yang dikatakan pelatih sebelum kami bertanding. Bahwa kami akan mencetak sejarah apabila bisa kalahkan Iran. Tapi kemenangan ini baru awal dari sebuah perjalanan. Sesudah ini kami harus fokus melawan Vietnam,” kata Bagas, sebagaimana dilansir dari laman resmi PSSI, Sabtu (22/9).

“Kemenangan ini buat modal untuk lawan Vietnam. Kami tak boleh terbuai dengan pujian, harus tetap fokus,” timpal saudara kembarnya, Bagus Kahfi.

Sementara itu, kapten Timnas U-16 Indonesia Septian David Maulana menjelaskan timnya selalu optimis dan terus bermain dengan cara sendiri. 

“Kami selalu yakin dan optimis, tapi kami tidak ingin terlalu percaya diri. Mengenai pertandingan tadi, kami juga tidak ingin meladeni provokasi lawan dan tetap tenang serta main dengan cara kami sendiri,” ujar dia.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 13 Desember 2018 - 20:08 WIB

Bagi Pires, Dembele lebih baik ketimbang Neymar

Kamis, 13 Desember 2018 - 14:24 WIB

Pawai kemenangan Persija juara Liga 1 hari Sabtu

Kamis, 13 Desember 2018 - 08:57 WIB

Juventus juara Grup H Liga Champions

Kamis, 13 Desember 2018 - 08:49 WIB

Muenchen amankan puncak klasemen Grup E

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com