Selasa, 23 Oktober 2018 | 19:50 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Luar Negeri / Asia Pasific

Presiden Vietnam meninggal akibat `sakit parah`

Sabtu, 22 September 2018 - 13:13 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Presiden Indonesia Joko Widodo bersama Presiden Vitenam Tran Dai Quang. Sumber foto: https://bit.ly/2DnuSHI
Presiden Indonesia Joko Widodo bersama Presiden Vitenam Tran Dai Quang. Sumber foto: https://bit.ly/2DnuSHI

Elshinta.com - Presiden Vietnam Tran Dai Quang, salah seorang dari tiga pemimpin tinggi negara itu tapi sebagian besar tugasnya seremonial, meninggal pada Jumat (21/9) setelah menderita sakit, kata pengumuman radio dan televisi negara.

Dikabarkan Quang (61) meninggal di rumah sakit militer di Hanoi karena "sakit parah kendati usaha untuk memberikan pertolongan dilakukan dokter dan profesor internasional," kata Televisi Vietnam, dikutip Reuters yang dihimpun Antara.

Vietnam tidak memiliki pemimpin tertinggi dan secara resmi dipimpin presiden, perdana menteri dan ketua Partai Komunis. Pakar mengatakan peran kepresidenan lebih banyak bersifat seremonial.

Sebelum dipilih menjadi presiden pada April 2016, Quang merupakan menteri Keamanan Umum, organisasi dengan kekuasaan besar dan mencakup intelijen dan menggagalkan ancaman dari dalam negeri dan asing terhadap partai itu.

Desas-desus tentang sakit Quang merebak di media sosial selama beberapa bulan. Salah satu penampilannya yang terakhir ketika ia bersama Presiden Joko Widodo yang berkunjung ke Hanoi pada 11 September 2018. Quang tampak kurang sehat dan tersandung saat ia naik ke panggung untuk memberikan penghormatan.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 19:46 WIB

Evaluasi empat tahun Jokowi-JK, PSI: Pertumbuhan ekonomi semakin berkualitas

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 19:35 WIB

Menkes sebut angka kekerdilan turun jadi 30,8 persen

Aktual Pemilu | 23 Oktober 2018 - 19:12 WIB

Wapres: Tidak ada dasar hukum pemerintah biayai saksi parpol

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 18:56 WIB

Wiranto: Umat Islam tidak mungkin sengaja bakar Bendera Tauhid

Aktual Pemilu | 23 Oktober 2018 - 18:47 WIB

Kemenkumham: Dana kampanye harus masuk pembukuan khusus

Elshinta.com - Presiden Vietnam Tran Dai Quang, salah seorang dari tiga pemimpin tinggi negara itu tapi sebagian besar tugasnya seremonial, meninggal pada Jumat (21/9) setelah menderita sakit, kata pengumuman radio dan televisi negara.

Dikabarkan Quang (61) meninggal di rumah sakit militer di Hanoi karena "sakit parah kendati usaha untuk memberikan pertolongan dilakukan dokter dan profesor internasional," kata Televisi Vietnam, dikutip Reuters yang dihimpun Antara.

Vietnam tidak memiliki pemimpin tertinggi dan secara resmi dipimpin presiden, perdana menteri dan ketua Partai Komunis. Pakar mengatakan peran kepresidenan lebih banyak bersifat seremonial.

Sebelum dipilih menjadi presiden pada April 2016, Quang merupakan menteri Keamanan Umum, organisasi dengan kekuasaan besar dan mencakup intelijen dan menggagalkan ancaman dari dalam negeri dan asing terhadap partai itu.

Desas-desus tentang sakit Quang merebak di media sosial selama beberapa bulan. Salah satu penampilannya yang terakhir ketika ia bersama Presiden Joko Widodo yang berkunjung ke Hanoi pada 11 September 2018. Quang tampak kurang sehat dan tersandung saat ia naik ke panggung untuk memberikan penghormatan.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com