Senin, 17 Desember 2018 | 10:59 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Luar Negeri / Amerika

Permainkan harga, 34 manajer toko Venezuela dipenjara

Sabtu, 22 September 2018 - 14:38 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Sumber foto: https://bit.ly/2OH8OsF
Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Sumber foto: https://bit.ly/2OH8OsF

Elshinta.com - Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan pada Kamis (20/9) waktu setempat, 34 manajer toko swalayan telah dijebloskan ke penjara atas dakwaan menyembunyikan makanan dan mempermainkan harga.

Langkah itu adalah penumpasan terkini pemerintahan kiri terhadap dunia usaha sementara Venezuela berjuang mengatasi kejatuhan ekonomi yang parah.

"Kami memiliki sekelompok pasar swalayan, yang menyembunyikan barang dari masyarakat dan mulai mendakwa mereka apapun yang mereka inginkan. Ada 34 manajer toko swalayan besar berada di belakang jeruji karena melanggar undang-undang," kata Maduro sebagaimana dikutip Reuters yang dilansir Antara.

"Saya mengatakan satu hal dan toko swalayan bicara lain. Apa alasan mereka tidak mengikuti peraturan," kata Maduro, mendesak rakyat Venezuela untuk berbicara jika mereka melihat harga tidak jujur untuk menghindari "dirampok".

Media lokal telah melaporkan bahwa banyak manajer yang ditangkap itu bekerja di Central Madeirense, rantai yang didirikan sekitar 70 tahun lalu pendatang asal Portugis. Perusahaan itu dan Kementerian Informasi Venezuela tidak menanggapi permintaan untuk berkomentar.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 17 Desember 2018 - 10:33 WIB

Penanganan korupsi proyek pipa di Palopo mandek

Startup | 17 Desember 2018 - 10:15 WIB

Jumlah investor Bareksa tembus 300 ribu

Liga lainnya | 17 Desember 2018 - 10:06 WIB

Lyon benamkan Monaco dengan kemenangan 3-0

Elshinta.com - Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan pada Kamis (20/9) waktu setempat, 34 manajer toko swalayan telah dijebloskan ke penjara atas dakwaan menyembunyikan makanan dan mempermainkan harga.

Langkah itu adalah penumpasan terkini pemerintahan kiri terhadap dunia usaha sementara Venezuela berjuang mengatasi kejatuhan ekonomi yang parah.

"Kami memiliki sekelompok pasar swalayan, yang menyembunyikan barang dari masyarakat dan mulai mendakwa mereka apapun yang mereka inginkan. Ada 34 manajer toko swalayan besar berada di belakang jeruji karena melanggar undang-undang," kata Maduro sebagaimana dikutip Reuters yang dilansir Antara.

"Saya mengatakan satu hal dan toko swalayan bicara lain. Apa alasan mereka tidak mengikuti peraturan," kata Maduro, mendesak rakyat Venezuela untuk berbicara jika mereka melihat harga tidak jujur untuk menghindari "dirampok".

Media lokal telah melaporkan bahwa banyak manajer yang ditangkap itu bekerja di Central Madeirense, rantai yang didirikan sekitar 70 tahun lalu pendatang asal Portugis. Perusahaan itu dan Kementerian Informasi Venezuela tidak menanggapi permintaan untuk berkomentar.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com