Rabu, 24 Oktober 2018 | 04:36 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Pembangunan

Menko Kemaritiman: Pembangunan Bandara Singaraja harus jadi

Sabtu, 22 September 2018 - 17:35 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan saat meresmikan Underpass Simpang Tugu, Bali, Sabtu (22/9). Sumber foto: https://bit.ly/2PXDkP9
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan saat meresmikan Underpass Simpang Tugu, Bali, Sabtu (22/9). Sumber foto: https://bit.ly/2PXDkP9

Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, pembangunan bandara di Kabupaten Buleleng, Bali, harus terealisasi setelah studi komprehensif yang saat ini sedang dilakukan Bank Dunia (World Bank/WB) dan Universitas Udayana.

"Bandara di Singaraja harus jadi karena di sana juga harus berkembang turismenya," katanya setelah meresmikan Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai, Bali, Sabtu (22/9).

Dihimpun dari Antara, Luhut mengatakan, saat ini PT Angkasa Pura I sedang melakukan pengembangan apron untuk jangka panjang seluas sekitar 40 hektare sebelah barat Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan cara menguruk lahan perairan.

Dengan perluasan apron tersebut, kata dia, diproyeksikan mampu mengakomodasi sekitar 37 juta hingga 39 juta penumpang dalam jangka waktu tiga hingga empat tahun mendatang.

Selain studi bandara baru di Buleleng, Luhut menuturkan beberapa studi juga dilakukan di antaranya kajian terkait opsi jalan keluar bandara seperti jalan layang atau opsi lain dan kajian tol dari Selatan menuju Utara Bali.

"Harus dibuat, tidak bisa tidak dibuat. Hanya soal waktunya, jadwalnya itu saja yang sedang disusun dan dari mana ke mana," pungkasnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 21:26 WIB

Kemenpar akan mendata agen perjalanan asing atasi paket wisata murah

Hukum | 23 Oktober 2018 - 21:15 WIB

DPRD Medan ingatkan Pemko terkait lokasi reklame

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:55 WIB

Presiden minta dana kelurahan tak dihubungkan dengan politik

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:37 WIB

AMAN klaim kebangkitan masyarakat adat di Jayapura positif

Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, pembangunan bandara di Kabupaten Buleleng, Bali, harus terealisasi setelah studi komprehensif yang saat ini sedang dilakukan Bank Dunia (World Bank/WB) dan Universitas Udayana.

"Bandara di Singaraja harus jadi karena di sana juga harus berkembang turismenya," katanya setelah meresmikan Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai, Bali, Sabtu (22/9).

Dihimpun dari Antara, Luhut mengatakan, saat ini PT Angkasa Pura I sedang melakukan pengembangan apron untuk jangka panjang seluas sekitar 40 hektare sebelah barat Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan cara menguruk lahan perairan.

Dengan perluasan apron tersebut, kata dia, diproyeksikan mampu mengakomodasi sekitar 37 juta hingga 39 juta penumpang dalam jangka waktu tiga hingga empat tahun mendatang.

Selain studi bandara baru di Buleleng, Luhut menuturkan beberapa studi juga dilakukan di antaranya kajian terkait opsi jalan keluar bandara seperti jalan layang atau opsi lain dan kajian tol dari Selatan menuju Utara Bali.

"Harus dibuat, tidak bisa tidak dibuat. Hanya soal waktunya, jadwalnya itu saja yang sedang disusun dan dari mana ke mana," pungkasnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com