Polsek Pangkalan Brandan ringkus pemulung pemerkosa IRT
Minggu, 23 September 2018 - 21:27 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Tersangka pemerkosa IRT, PP alias Botak (17) yang diamankan Polsek Pangkalan Brandan. Foto: M Salim/Elshinta

Elshinta.com - Unit Reskrim Polsek Pangkalan Brandan berhasil mengamankan seorang laki-laki pelaku pemerkosa terhadap ibu rumah tangga (IRT) berinisial Il warga Cempaka Ujung, Kampung Baru, Kelurahan Brandan Timur Baru, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat.

Diketahui, tersangka berinisial PP alias Botak (17) yang berprofesi sebagai pemulung, warga jalan Stasiun KA Gang Armenia, Kelurahan Sei Bilah, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, yang saat ini sudah mendekam di tahanan Polsek Pangkalan Brandan.

"Tersangka pelaku sudah diamankan dan barang bukti satu buah senjata tajam juga sudah diamankan polisi," kata Kasubbag Humas Polres Langkat AKP Arnold Hasibuan, saat dikonfirmasi Kontributor Elshinta M Salim, Minggu (23/9).

Dijelaskan Arnold aksi pemerkosaan tersebut terjadi pada Jumat (21/9) dini hari sekira pukul 02.00 WIB di rumah korban. "Saat itu korban sedang menelpon di ruang dapur, tiba-tiba pelaku PP alias Botak sudah berdiri dihadapan korban dalam keadaan sudah tidak memakai pakaian sambil menodongkan senjata tajam kepada korban, sambil menghardik 'jangan berteriak'," ungkap Arnold.

Korban yang ketakutan membuat pelaku mendorong tubuh korban dan melakukan tindakan bejatnya di lantai dapur sambil tetap memegang senjata tajam. Setelah puas menyetubuhi korban, pelaku keluar lewat jendela dan tetap mengarahkan pisau sambil mengancam agar korban tidak berteriak.

"Pada saat kejadian pemerkosaan tersebut suami korban tidak ada di rumah dan korban tinggal bersama dengan tiga orang anak korban masih kecil berusia 9 tahun anak pertama, anak kedua usia 5 tahun dan yang ke tiga berusia 3 tahun," pungkasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rabu, 24 April 2019 - 19:23 WIB
Elshinta.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil menggagalkan pen...
Selasa, 23 April 2019 - 18:57 WIB
Elshinta.com - Direktur CV Vini Vidi Vici, Henry H Panjaitan berhasil diamankan personel g...
Minggu, 21 April 2019 - 15:16 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 40 warga negara asing (WNA) asal Tiongkok dan Taiwan yang merupaka...
Sabtu, 20 April 2019 - 17:28 WIB
Elshinta.com - Saeri Haryanto (75), warga Desa Pujodadi, Kecamatan Bonorowo, Kabupaten Keb...
Jumat, 19 April 2019 - 15:22 WIB
Elshinta.com - Polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku pemukulan Pengawas (PTPS) yang se...
Kamis, 18 April 2019 - 06:39 WIB
Elshinta.com - Dua orang diduga pemilih siluman atau oknum yang memanfaatkan formulir C6 orang ...
Selasa, 16 April 2019 - 14:19 WIB
Elshinta.com - Petugas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Utara menangkap satu orang ...
Selasa, 16 April 2019 - 08:53 WIB
Elshinta.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo memberika...
Senin, 15 April 2019 - 15:56 WIB
Elshinta.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Langkat, Sumatera Utara menggerebek lokasi tr...
Minggu, 14 April 2019 - 07:41 WIB
Elshinta.com - Subdit 2 Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Selata...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)