Rabu, 24 Oktober 2018 | 04:39 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Politik

TKN Jokowi-Ma'ruf: Presiden komitmen tidak langgar PKPU

Selasa, 25 September 2018 - 21:14 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Redaksi/Elshinta.
Foto: Redaksi/Elshinta.

Elshinta.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding menegaskan Presiden Jokowi berkomitmen untuk tidak melanggar peraturan KPU soal kampanye.

"Pak Jokowi punya komitmen kuat untuk tidak melanggar PKPU," kata Karding di Jakarta, Selasa (25/9).

Karding mengatakan sesuai aturan, petahana tidak boleh menggunakan fasilitas Negara dalam kampanye. Presiden juga tidak boleh memberikan hadiah-hadiah yang dapat dikategorikan sebagai kampanye.

"Yang boleh hanya terkait kesehatan, protokoler dan kendaraan," kata Karding.
 
Sebelumnya Badan Pengawas Pemilu RI mengingatkan agar Presiden menghentikan sementara waktu kegiatan membagikan sepeda kepada masyarakat selama kampanye Pilpres 2019.

Kegiatan membagikan sepeda dinilai dapat mempengaruhi masyarakat pemilih.

 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 21:26 WIB

Kemenpar akan mendata agen perjalanan asing atasi paket wisata murah

Hukum | 23 Oktober 2018 - 21:15 WIB

DPRD Medan ingatkan Pemko terkait lokasi reklame

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:55 WIB

Presiden minta dana kelurahan tak dihubungkan dengan politik

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:37 WIB

AMAN klaim kebangkitan masyarakat adat di Jayapura positif

Elshinta.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding menegaskan Presiden Jokowi berkomitmen untuk tidak melanggar peraturan KPU soal kampanye.

"Pak Jokowi punya komitmen kuat untuk tidak melanggar PKPU," kata Karding di Jakarta, Selasa (25/9).

Karding mengatakan sesuai aturan, petahana tidak boleh menggunakan fasilitas Negara dalam kampanye. Presiden juga tidak boleh memberikan hadiah-hadiah yang dapat dikategorikan sebagai kampanye.

"Yang boleh hanya terkait kesehatan, protokoler dan kendaraan," kata Karding.
 
Sebelumnya Badan Pengawas Pemilu RI mengingatkan agar Presiden menghentikan sementara waktu kegiatan membagikan sepeda kepada masyarakat selama kampanye Pilpres 2019.

Kegiatan membagikan sepeda dinilai dapat mempengaruhi masyarakat pemilih.

 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com