Jumat, 14 Desember 2018 | 04:31 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Sepakbola / Liga Indonesia

Dampak kematian suporter, PSSI hentikan Liga 1

Rabu, 26 September 2018 - 06:12 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Dewi Rusiana
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi didampingi Wakil Ketua Umum Joko Driyono menyampaikan konferensi pers di Jakarta, Selasa (25/9/2018). Sumber foto: https://bit.ly/2zu5yvT
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi didampingi Wakil Ketua Umum Joko Driyono menyampaikan konferensi pers di Jakarta, Selasa (25/9/2018). Sumber foto: https://bit.ly/2zu5yvT

Elshinta.com - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Edy Rahmayadi memastikan kompetisi Liga 1 Indonesia 2018 dihentikan hingga waktu yang tak ditentukan, untuk keperluan pengusutan kasus kematian suporter Persija Jakarta, Haringga Sirila (23), di Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (23/9) lalu.

"Menghentikan sementara Liga 1 senior dalam pertandingan putaran kedua di 18 klub, sampai batas waktu yang belum ditentukan," kata Edy dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (25/9).

"Ini salah satu bentuk keprihatinan kita, rasa belasungkawa terhadap almarhum," ujar Edy menambahkan, seperti dikutip Antara

Sementara Liga 1 dihentikan, PSSI akan melakukan investigasi mendalam terhadap kasus tersebut meski diakui Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono pihaknya tidak membentuk tim khusus, melainkan berasal dari Komisi Eksekutif (Exco) PSSI yang nantinya juga melekat ke seluruh unit yang ada di dalam PSSI.

"Exco dan melekat kepada seluruh unit yang ada di PSSI. Tidak ada tim khusus tapi ini fungsional dalam struktur yang ada," kata Joko yang turut mendampingi Edy, selepas konferensi pers.

Edy menegaskan, Komisi Disiplin PSSI akan segera menggelar sidang untuk menentukan keputusan yang diambil terkait kasus kematian Haringga.

"Ada aturan main, ada sanksi dari yang terendah berupa teguran, finansial atau bahkan diskualifikasi," kata Edy.

Haringga bukan nyawa pertama yang menjadi korban dari rivalitas Persib-Persija yang berlangsung menahun apalagi kematian terkait sepak bola di Indonesia. Menurut Edy, Haringga adalah korban jiwa ke-95 yang terenggut dalam sepak bola Indonesia sejak 2005.

Haringga tewas setelah dikeroyok oleh sejumlah penonton di Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, pada Minggu (23/9), beberapa saat sebelum tendangan mula pertandingan Persib-Persija. Video pengeroyokan Haringga viral di dunia maya dan pertandingan tetap digelar dengan kemenangan 3-2 untuk tuan rumah. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 13 Desember 2018 - 21:39 WIB

Empat pekerja selamat dari penembakan di Nduga dievakuasi ke Timika

Hukum | 13 Desember 2018 - 21:26 WIB

KPK: Kakak ipar Bupati Cianjur serahkan diri

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 21:12 WIB

Kodam XVII/Cenderawasih menggelar pengobatan dan khitanan massal

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:58 WIB

Berseragam TNI, murid TK Angkasa bertanam sayur-sayuran

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:38 WIB

Kapolres Langkat berkunjung ke Markas Batalyon 8 Marinir

Elshinta.com - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Edy Rahmayadi memastikan kompetisi Liga 1 Indonesia 2018 dihentikan hingga waktu yang tak ditentukan, untuk keperluan pengusutan kasus kematian suporter Persija Jakarta, Haringga Sirila (23), di Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (23/9) lalu.

"Menghentikan sementara Liga 1 senior dalam pertandingan putaran kedua di 18 klub, sampai batas waktu yang belum ditentukan," kata Edy dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (25/9).

"Ini salah satu bentuk keprihatinan kita, rasa belasungkawa terhadap almarhum," ujar Edy menambahkan, seperti dikutip Antara

Sementara Liga 1 dihentikan, PSSI akan melakukan investigasi mendalam terhadap kasus tersebut meski diakui Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono pihaknya tidak membentuk tim khusus, melainkan berasal dari Komisi Eksekutif (Exco) PSSI yang nantinya juga melekat ke seluruh unit yang ada di dalam PSSI.

"Exco dan melekat kepada seluruh unit yang ada di PSSI. Tidak ada tim khusus tapi ini fungsional dalam struktur yang ada," kata Joko yang turut mendampingi Edy, selepas konferensi pers.

Edy menegaskan, Komisi Disiplin PSSI akan segera menggelar sidang untuk menentukan keputusan yang diambil terkait kasus kematian Haringga.

"Ada aturan main, ada sanksi dari yang terendah berupa teguran, finansial atau bahkan diskualifikasi," kata Edy.

Haringga bukan nyawa pertama yang menjadi korban dari rivalitas Persib-Persija yang berlangsung menahun apalagi kematian terkait sepak bola di Indonesia. Menurut Edy, Haringga adalah korban jiwa ke-95 yang terenggut dalam sepak bola Indonesia sejak 2005.

Haringga tewas setelah dikeroyok oleh sejumlah penonton di Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, pada Minggu (23/9), beberapa saat sebelum tendangan mula pertandingan Persib-Persija. Video pengeroyokan Haringga viral di dunia maya dan pertandingan tetap digelar dengan kemenangan 3-2 untuk tuan rumah. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 13 Desember 2018 - 20:08 WIB

Bagi Pires, Dembele lebih baik ketimbang Neymar

Kamis, 13 Desember 2018 - 14:24 WIB

Pawai kemenangan Persija juara Liga 1 hari Sabtu

Kamis, 13 Desember 2018 - 08:57 WIB

Juventus juara Grup H Liga Champions

Kamis, 13 Desember 2018 - 08:49 WIB

Muenchen amankan puncak klasemen Grup E

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com