Kabar warga terdampak gempa minum air got `hoax`
Elshinta
Rabu, 26 September 2018 - 08:45 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Kabar warga terdampak gempa minum air got `hoax`
Masyarakat Lombok korban gempa mengungsi di tenda-tenda. Sumber foto: https://bit.ly/2wLJsD9

Elshinta.com - Warga Desa Gumantar dan Desa Sesait, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), membantah kabar yang beredar di media sosial jika warga setempat harus meminum air got karena kekurangan air bersih pascagempa bumi beruntun yang mengguncang wilayah itu akhir Juli hingga Agustus 2018.

Berita warga meminum air got ini pun beredar di beberapa media elektronik dan media sosial seperti Facebook. Babinsa setempat langsung tanggap meminta klarifikasi kepada beberapa Kepala Dusun di Desa Gumantar, salah satunya adalah Kepala Dusun Kelanjuhan Prigi yang mana dusun tersebut dikatakan sebagai lokasi yang masyarakatnya minum air got.

Kepala Dusun Kelanjuhan, Prigi Sahdan di Lombok Utara, Rabu (26/9), menyatakan sangat menyayangkan dan kaget dengan berita yang saat ini sudah beredar. Padahal, menurutnya, hampir semua warga di Desa Gumantar sudah menikmati air bersih dari perpipaan yang ada.

"Saya sangat sayangkan berita tersebut beredar dan saya tegaskan masyarakat berita itu tidak benar. Mana ada warga di Desa Gumantar minum air got. Air yang ngalir di irigasi saja besar sekali dan juga bersih, itu datang dari Gumantar ngalirnya," tegas Sahdan dalam keterangan tertulis, seperti dikutip Antara.

Babinsa Desa Gumantar Made Santong sangat menyesalkan berita-berita hoax atau kabar bohong itu dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Dan setelah ditelusuri, berita itu tidak benar alias hoax.

"Saya harap semua warga, baik itu relawan dan para aktivis kemanusiaan untuk tidak menyebarkan informasi-informasi yang tidak benar nyatanya. Karena itu bisa menimbulkan keresahan semua pihak. Ayolah kita sama-sama perangi hoax ini," harapnya saat meminta klarifikasi salah satu Kadus di Desa Gumantar.

Demikian juga ditambahkan oleh Babinsa Desa Sesait Irpan. Ia mengatakan bahwa warga di Desa Sesait tidak ada yang minum air got. Gotnya pun tidak ada, apalagi airnya.

"Saya sudah klarifikasi sama Kadus Batu Jompang juga, berita itu tidak benar dan pihak Kadus Batu Jompang juga merasa keberatan dengan adanya berita yang beredar di media sosial. Itu berita sesat dan menyesatkan," lanjutnya.

"Musuh terbesar kita adalah hoax. Jadi mari kita sama-sama perangi hoax. Karena ini bisa membuat perpecahan dan ketidak nyamanan di kalangan masyarakat," tegasnya.

Perihal warga meminum air got ini muncul pertama kali di akun media sosial Facebook atas nama Datu Diding yang membuat status di akunnya dengan keterangan bahwa warga Desa Sesait dan Desa Gumantar meminum air got karena kekurangannya air bersih. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
DJP Bengkulu-Lampung raih penghargaan Kanwil terbaik
Rabu, 17 Juli 2019 - 19:01 WIB
Elshinta.com - Penetapan Hari Pajak Nasional resmi diperingati setiap 14 Juli, sesuai deng...
Kemensos akan bangun rumah untuk komunitas adat
Senin, 15 Juli 2019 - 17:44 WIB
Elshinta.com - Kementerian Sosial akan membangun 39 rumah untuk Komunitas Adat Terpencil (...
Peringatan HUT ke-73, Sukoharjo konsisten gunakan bahasa Jawa
Senin, 15 Juli 2019 - 15:03 WIB
Elshinta.com - Rangkaian kegiatan Hari Lahir ke -73 mencapai puncaknya pada 15 Juli ditandai de...
Pemerintah salurkan bantuan ke korban gempa Halmahera Selatan
Senin, 15 Juli 2019 - 14:05 WIB
Elshinta.com - Balai Prasarana Permukiman Wilayah Maluku Utara menyalurkan bantuan pemerin...
Perekonomian warga terbantu dengan program TMMD
Minggu, 14 Juli 2019 - 22:27 WIB
Elshinta.com - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 Kodim 0617/Majalengka di...
Pemkot Kediri, inginkan cerita Panji Nusantara dapat mendorong potensi ekonomi baru
Minggu, 14 Juli 2019 - 20:25 WIB
Elshinta.com - Bagian dari upaya pelestarian budaya cerita panji, Pemerintah Kota Kediri m...
Pelaku seni dilibatkan dalam pertunjukan tari kolosal 1.000 barong
Minggu, 14 Juli 2019 - 12:25 WIB
Elshinta.com - Area lokasi wisata Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri, Jawa Timur Sabtu (...
Siapkan gamelan, Kades ajak masyarakat lestarikan kesenian tradisional
Sabtu, 13 Juli 2019 - 21:17 WIB
Elshinta.com - Melestarikan adat budaya dan kesenian di era modern yang serba digital tidak han...
BBM 2019: Kebebasan berkreasi untuk hargai keberagaman
Sabtu, 13 Juli 2019 - 20:26 WIB
Elshinta.com - Hal terpenting dalam mengajarkan seni tari kepada anak-anak adalah kebebasa...
Wabup Lumajang hadiri ritual Tawur Labuh Gentuh di Pura Mandara Giri Semeru Agung
Sabtu, 13 Juli 2019 - 19:02 WIB
Elshinta.com - Upacara ritual Tawur Labuh Gentuh digelar umat Hindu di Pura Mandara Giri Semeru...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 193
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once