Maluku usulkan sertifikat Indikasi Geografis untuk pala Banda
Elshinta
Kamis, 27 September 2018 - 11:10 WIB |
Maluku usulkan sertifikat Indikasi Geografis untuk pala Banda
Ilustrasi - Tanaman Pala. Sumber foto: https://bit.ly/2QgdE0H

Elshinta.com - Tujuan dari mengusulkan agar Maluku bisa mendapatkan sertifikat Indikasi Geografis (IG) untuk tanaman pala Banda yakni agar bisa diakui, kalau yang dibilang pala Banda itu dari Maluku dengan populasinya hanya ada di Pulau Banda, Kabupaten Maluku Tengah.

"Kami sudah mengusulkan sebulan yang lalu ke Kemenhukham, mudah-mudahan mereka sedang berproses supaya dalam waktu yang tidak terlalu lama Maluku sudah bisa memperoleh sertifikat tersebut," katanya, di Ambon, Kamis (27/9), dikutip Antara.

Diana mengatakan, ada perbedaan antara pala yang asli dari Pulau Banda dengan daerah lain terutama minyak aslinya lebih tinggi, oleh karena itu kita harus mendapatkan sertifikat IG tersebut.

Menurutnya, sampai ada sertifikat itu maka Menteri Pertanian mau menetapkan bahwa pala Banda itu betul-betul menjadi pala mendunia.

Menteri Pertanian rencananya akan mengunjungi Banda pada Oktober 2018 sekaligus memberikan bantuan berupa anakan pala kepada masyarakat setempat untuk ditanam kembali guna menggantikan pohon-pohon pala yang sudah tua.

Diana menambahkan, setiap kali Menteri Pertanian melakukan kunjungan, tetap saja memang ada bantuan untuk masyarakat, dan ini menjadi kesempatan bagi Masyarakat Banda untuk mengusulkan bantuan apa yang dibutuhkan pada saat Menteri Pertanian berkunjung pada pertengahan Oktober 2018.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tuntas, Rapat Pleno PBNU keluarkan beberapa rekomendasi
Sabtu, 21 September 2019 - 22:35 WIB
Elshinta.com - Rapat Pleno Pengurus Besar Nahdlatul Ulama pada 20-21 September 2019 yang diselengg...
Hindari asap, warga diimbau kurangi aktivitas di luar rumah
Sabtu, 21 September 2019 - 20:39 WIB
Elshinta.com - Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan, Sumatera Utara  mengimbau masyarakat di daerah i...
Akibat kabut asap, jarak pandang di Sumbar hanya tiga kilometer
Sabtu, 21 September 2019 - 20:27 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau Padang Pariaman men...
Ma`ruf Amien: Perlu dorongan pemerintah pesantren setara pendidikan umum
Sabtu, 21 September 2019 - 19:49 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden terpilih Ma`ruf Amien mengatakan perlu peran pemerintah untuk member...
Tenaga ahli Kemenkominfo ajak PMKRI perangi hoax
Sabtu, 21 September 2019 - 19:38 WIB
Elshinta.com - Tenaga Ahli Menteri Komunikasi dan Informasi RI, FX Bambang Irawan mengajak generas...
Kodim 0619 Purwakarta siap bangun jalan penghubung
Sabtu, 21 September 2019 - 19:29 WIB
Elshinta.com - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 106 kembali digelar Kodim 0619 Purwakarta de...
Bupati Purwakarta geram oknum guru jadi pelaku video mesum
Sabtu, 21 September 2019 - 19:14 WIB
Elshinta.com - Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika geram dengan tindakan dua sosok guru yang mem...
Lebih dari 2.000 warga Kalteng kena ISPA akibat kebakaran lahan
Sabtu, 21 September 2019 - 18:39 WIB
Elshinta.com - Kabut asap karhutla sampai minggu kedua September 2019 telah menyebabkan 3.394 oran...
Aset negara Pulau Samalona dan Lae-lae akhirnya dikembalikan
Sabtu, 21 September 2019 - 18:16 WIB
Elshinta.com - Aset berupa lahan di Pulau Samalona dan Pulau Lae-lae akhirnya resmi dikembalikan o...
Menhub: Aktivitas penerbangan sudah ada di Kalimantan
Sabtu, 21 September 2019 - 17:49 WIB
Elshinta.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan kendati belum sepenuhnya normal, ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)