Selasa, 23 Oktober 2018 | 19:52 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Pendidikan

Kwarnas Pramuka perlu dipimpin sosok nasionalis yang tegas

Kamis, 27 September 2018 - 14:39 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: http://bit.ly/2svj6p5/Elshinta.
Ilustrasi. Sumber foto: http://bit.ly/2svj6p5/Elshinta.

Elshinta.com - Kwartir Nasional (Kwarnas) Pramuka saat ini sedang membutuhkan pemimpin yang nasionalis, tegas, disiplin, berkharakter dan tidak diragukan komitmennya terhadap ideologi Pancasila. 

Hal ini pun disampaikan oleh pemerhati politik dan kebangsaan Karyono Wibowo. Ia menegaskan bahwa ketua Kwarnas harus memiliki integritas, loyalitas dan totalitas dalam mengabdi kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan  Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia 1945.

Figur Budi Waseso yang sering disapa Buwas itu disampaikan Karyono telah memenuhi kriteria untuk memimpin Kwarnas untuk lima tahun ke depan. Mantan Kabareskrim Mabes Polri yang kini menjabat sebagai Direktur Utama Perum Bulog itu telah menunjukkan integritasnya.

"Rekam jejak pak Buwas bisa dilihat pada saat dia menjadi Kabareskrim Polri, Kepala Badan Narkotika Nasional dan Direktur Utama Perum Bulog. Sosok Buwas dalam pandangan publik dinilai sebagai orang tegas dan memiliki integritas yang tinggi," ujar Karyono melalui keterangan tertulisnya yang diterima wartawan, Rabu (26/9).

Di sisi lain, Karyono menegaskan jangan sampai Gerakan Pramuka menjadi pembenihan bibit-bibit radikalisme yang menebarkan benih intoleran.

"Saatnya mengembalikan Gerakan Pramuka kepada relnya, agar on the right track, sesuai dengan Tri Satya Pramuka", tutup Karyono.

Perlu diketahui bahwa Budi Waseso adalah salah satu kandidat Ketua Kwarnas dalam Munas X Kwarnas Gerakan Pramuka yang digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara hari ini. Nama Buwas sangat senter setelah dirinya mengaku direstui oleh Presiden ketika hendak maju dalam bursa Pemilihan Ketua Kwarnas itu.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 19:46 WIB

Evaluasi empat tahun Jokowi-JK, PSI: Pertumbuhan ekonomi semakin berkualitas

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 19:35 WIB

Menkes sebut angka kekerdilan turun jadi 30,8 persen

Aktual Pemilu | 23 Oktober 2018 - 19:12 WIB

Wapres: Tidak ada dasar hukum pemerintah biayai saksi parpol

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 18:56 WIB

Wiranto: Umat Islam tidak mungkin sengaja bakar Bendera Tauhid

Aktual Pemilu | 23 Oktober 2018 - 18:47 WIB

Kemenkumham: Dana kampanye harus masuk pembukuan khusus

Elshinta.com - Kwartir Nasional (Kwarnas) Pramuka saat ini sedang membutuhkan pemimpin yang nasionalis, tegas, disiplin, berkharakter dan tidak diragukan komitmennya terhadap ideologi Pancasila. 

Hal ini pun disampaikan oleh pemerhati politik dan kebangsaan Karyono Wibowo. Ia menegaskan bahwa ketua Kwarnas harus memiliki integritas, loyalitas dan totalitas dalam mengabdi kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan  Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia 1945.

Figur Budi Waseso yang sering disapa Buwas itu disampaikan Karyono telah memenuhi kriteria untuk memimpin Kwarnas untuk lima tahun ke depan. Mantan Kabareskrim Mabes Polri yang kini menjabat sebagai Direktur Utama Perum Bulog itu telah menunjukkan integritasnya.

"Rekam jejak pak Buwas bisa dilihat pada saat dia menjadi Kabareskrim Polri, Kepala Badan Narkotika Nasional dan Direktur Utama Perum Bulog. Sosok Buwas dalam pandangan publik dinilai sebagai orang tegas dan memiliki integritas yang tinggi," ujar Karyono melalui keterangan tertulisnya yang diterima wartawan, Rabu (26/9).

Di sisi lain, Karyono menegaskan jangan sampai Gerakan Pramuka menjadi pembenihan bibit-bibit radikalisme yang menebarkan benih intoleran.

"Saatnya mengembalikan Gerakan Pramuka kepada relnya, agar on the right track, sesuai dengan Tri Satya Pramuka", tutup Karyono.

Perlu diketahui bahwa Budi Waseso adalah salah satu kandidat Ketua Kwarnas dalam Munas X Kwarnas Gerakan Pramuka yang digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara hari ini. Nama Buwas sangat senter setelah dirinya mengaku direstui oleh Presiden ketika hendak maju dalam bursa Pemilihan Ketua Kwarnas itu.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Apakah bisa seseorang yg menggunakan cara2 represif dan menekan yg tdk mencerminkan tri satya akan membawa GP onthe track sesuai tri satya...???
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com