Jumat, 14 Desember 2018 | 04:32 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Sepakbola / Event

Piala U-16 Asia

India kapok lawan Indonesia

Jumat, 28 September 2018 - 07:58 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Dewi Rusiana
Pelatih timnas U-16 India, Bibiano Fernandes memberikan instruksi kepada pemainnya dalam laga terakhir Grup C Piala U-16 Asia 2018 menghadapi Indonesia, Kamis (27/9). (2018 Asian Football Confederation/AFC). Sumber foto: https://bit.ly/2IrmNRn
Pelatih timnas U-16 India, Bibiano Fernandes memberikan instruksi kepada pemainnya dalam laga terakhir Grup C Piala U-16 Asia 2018 menghadapi Indonesia, Kamis (27/9). (2018 Asian Football Confederation/AFC). Sumber foto: https://bit.ly/2IrmNRn

Elshinta.com - Tim nasional sepak bola U-16 India merasa kapok bertanding melawan Indonesia yang mereka hadapi di laga terakhir Grup C Piala Asia U-16 2018, Kamis (27/9) malam.

Pelatih India, Bibiano Fernandes menyebut, skuatnya sangat kesulitan menahan kecepatan para pemain Indonesia. Itulah yang menjadi alasan dia merasa puas dengan hasil 0-0 dari pertemuan tersebut.

"Indonesia tim yang luar biasa. Pemain-pemainnya sangat cepat dan sangat sulit dihentikan. Saya tidak mau bertemu Indonesia lagi di turnamen ini," ujar Bibiano usai menghadapi Indonesia di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia.

Hasil imbang tersebut mengantarkan kedua tim ke perempat final mewakili Grup C. Artinya, kalau berhasil memenangkan pertandingan-pertandingan tersisa, India dan Indonesia bisa saja bertemu di final. Inilah yang dihindari oleh Bibiano.

"Kami memang berhasil melakukan yang terbaik untuk menahan gempuran Indonesia di laga tadu, termasuk dengan tekanan ketat ke pemain-pemain mereka. Namun, Indonesia bermain sangat baik. Kondisi fisik pemain Indonesia juga sangat fit," tutur dia, dikutip Antara.

Bibiano menyebut Mochamad Supriadi sebagai pemain Indonesia yang paling merepotkan.

"Supriadi selalu menghadirkan kesulitan di sisi kanan kami. Dia sulit dihadang. Belum lagi Indonesia memiliki penyerang tajam seperti Amiruddin Bagus dan Sutan Zico," sebut Bibiano.

Menanggapi pujian tersebut, Mochammad Supriadi tertawa kecil. Menurut dia, apa yang ditampilkannya saat melawan India bukanlah permainan terbaiknya.

"Apa yang saya tunjukkan itu belum 100 persen," ujar Supriadi.

Indonesia lolos sebagai juara Grup C berkat keunggulan selisih gol dibandingkan India. Bagi India, catatan lolos dari fase grup menjadi yang pertama di Piala Asia U-16 setelah tahun 2002 atau 16 tahun silam. Ketika itu mereka mencapai babak perempat final sebelum tersingkir.

"Itu catatan spesial bagi kami. Terima kasih untuk semua pihak yang memberikan dukungan selama ini," tutur Bibiano.

Di perempat final, Indonesia akan berhadapan dengan peringkat kedua Grup D pada Senin (1/10) di Bukit Jalil, sedangkan India nantinya berjumpa juara Grup D juga pada Senin (1/10) di Stadion Petaling Jaya, Selangor. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 13 Desember 2018 - 21:39 WIB

Empat pekerja selamat dari penembakan di Nduga dievakuasi ke Timika

Hukum | 13 Desember 2018 - 21:26 WIB

KPK: Kakak ipar Bupati Cianjur serahkan diri

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 21:12 WIB

Kodam XVII/Cenderawasih menggelar pengobatan dan khitanan massal

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:58 WIB

Berseragam TNI, murid TK Angkasa bertanam sayur-sayuran

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:38 WIB

Kapolres Langkat berkunjung ke Markas Batalyon 8 Marinir

Elshinta.com - Tim nasional sepak bola U-16 India merasa kapok bertanding melawan Indonesia yang mereka hadapi di laga terakhir Grup C Piala Asia U-16 2018, Kamis (27/9) malam.

Pelatih India, Bibiano Fernandes menyebut, skuatnya sangat kesulitan menahan kecepatan para pemain Indonesia. Itulah yang menjadi alasan dia merasa puas dengan hasil 0-0 dari pertemuan tersebut.

"Indonesia tim yang luar biasa. Pemain-pemainnya sangat cepat dan sangat sulit dihentikan. Saya tidak mau bertemu Indonesia lagi di turnamen ini," ujar Bibiano usai menghadapi Indonesia di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia.

Hasil imbang tersebut mengantarkan kedua tim ke perempat final mewakili Grup C. Artinya, kalau berhasil memenangkan pertandingan-pertandingan tersisa, India dan Indonesia bisa saja bertemu di final. Inilah yang dihindari oleh Bibiano.

"Kami memang berhasil melakukan yang terbaik untuk menahan gempuran Indonesia di laga tadu, termasuk dengan tekanan ketat ke pemain-pemain mereka. Namun, Indonesia bermain sangat baik. Kondisi fisik pemain Indonesia juga sangat fit," tutur dia, dikutip Antara.

Bibiano menyebut Mochamad Supriadi sebagai pemain Indonesia yang paling merepotkan.

"Supriadi selalu menghadirkan kesulitan di sisi kanan kami. Dia sulit dihadang. Belum lagi Indonesia memiliki penyerang tajam seperti Amiruddin Bagus dan Sutan Zico," sebut Bibiano.

Menanggapi pujian tersebut, Mochammad Supriadi tertawa kecil. Menurut dia, apa yang ditampilkannya saat melawan India bukanlah permainan terbaiknya.

"Apa yang saya tunjukkan itu belum 100 persen," ujar Supriadi.

Indonesia lolos sebagai juara Grup C berkat keunggulan selisih gol dibandingkan India. Bagi India, catatan lolos dari fase grup menjadi yang pertama di Piala Asia U-16 setelah tahun 2002 atau 16 tahun silam. Ketika itu mereka mencapai babak perempat final sebelum tersingkir.

"Itu catatan spesial bagi kami. Terima kasih untuk semua pihak yang memberikan dukungan selama ini," tutur Bibiano.

Di perempat final, Indonesia akan berhadapan dengan peringkat kedua Grup D pada Senin (1/10) di Bukit Jalil, sedangkan India nantinya berjumpa juara Grup D juga pada Senin (1/10) di Stadion Petaling Jaya, Selangor. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 13 Desember 2018 - 20:08 WIB

Bagi Pires, Dembele lebih baik ketimbang Neymar

Kamis, 13 Desember 2018 - 14:24 WIB

Pawai kemenangan Persija juara Liga 1 hari Sabtu

Kamis, 13 Desember 2018 - 08:57 WIB

Juventus juara Grup H Liga Champions

Kamis, 13 Desember 2018 - 08:49 WIB

Muenchen amankan puncak klasemen Grup E

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com