Rabu, 24 Oktober 2018 | 04:36 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Politik

Presiden ingatkan masyarakat hati-hati di tahun politik sekarang ini

Jumat, 28 September 2018 - 08:11 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Presiden Jokowi menghitung sertifikat yang ditunjukkan masyarakat dalam acara Penyerahan 4000 Sertifikat Tanah untuk Rakyat, Kamis (27/9) siang. Sumber foto: https://bit.ly/2N6XXXp
Presiden Jokowi menghitung sertifikat yang ditunjukkan masyarakat dalam acara Penyerahan 4000 Sertifikat Tanah untuk Rakyat, Kamis (27/9) siang. Sumber foto: https://bit.ly/2N6XXXp

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati karena di tahun politik sekarang ini, banyak fitnah, saling mencela, dan saling menjelekkan.

“Itu bukan nilai-nilai agama yang kita anut, itu bukan nilai-nilai etika yang kita miliki loh, hati-hati. Jangan sampai saling fitnah, saling mencemooh, saling menjelekkan,” kata Presiden Jokowi saat memberikan menyerahkan 4.000 Sertifikat Tanah untuk Rakyat di Lapangan Pemancar RRI, Cimanggis, Kelurahan Cisalak, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (27/9), seperti diinformasikan melalui laman resmi Setkab.

Presiden memberi contoh fitnah yang menyebut dirinya PKI di media sosial (medsos). Padahal, Presiden menjelaskan, saat PKI dibubarkan tahun 1965 dirinya baru berumur 4 tahun, masih balita (bawah lima tahun). “Apa ada PKI balita? Ya jangan seperti itulah,” ujar dia.

Meski demikian, menurut Presiden, atas fitnah tersebut ada yang percaya karena terus-menerus disampaikan, sehingga dianggap sebagai sebuah kebenaran. "Ini belum fitnah-fitnah yang lain," ucapnya.

“Kalau saya difitnah-fitnah ini sabar-sabar saja, sudah biasa, sudah makanan sehari-hari. Tapi hati-hati yang fitnah, hati-hati yang mencela, hati-hati yang sudah mencemooh ya kan,” kata Presiden. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 21:26 WIB

Kemenpar akan mendata agen perjalanan asing atasi paket wisata murah

Hukum | 23 Oktober 2018 - 21:15 WIB

DPRD Medan ingatkan Pemko terkait lokasi reklame

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:55 WIB

Presiden minta dana kelurahan tak dihubungkan dengan politik

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:37 WIB

AMAN klaim kebangkitan masyarakat adat di Jayapura positif

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati karena di tahun politik sekarang ini, banyak fitnah, saling mencela, dan saling menjelekkan.

“Itu bukan nilai-nilai agama yang kita anut, itu bukan nilai-nilai etika yang kita miliki loh, hati-hati. Jangan sampai saling fitnah, saling mencemooh, saling menjelekkan,” kata Presiden Jokowi saat memberikan menyerahkan 4.000 Sertifikat Tanah untuk Rakyat di Lapangan Pemancar RRI, Cimanggis, Kelurahan Cisalak, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (27/9), seperti diinformasikan melalui laman resmi Setkab.

Presiden memberi contoh fitnah yang menyebut dirinya PKI di media sosial (medsos). Padahal, Presiden menjelaskan, saat PKI dibubarkan tahun 1965 dirinya baru berumur 4 tahun, masih balita (bawah lima tahun). “Apa ada PKI balita? Ya jangan seperti itulah,” ujar dia.

Meski demikian, menurut Presiden, atas fitnah tersebut ada yang percaya karena terus-menerus disampaikan, sehingga dianggap sebagai sebuah kebenaran. "Ini belum fitnah-fitnah yang lain," ucapnya.

“Kalau saya difitnah-fitnah ini sabar-sabar saja, sudah biasa, sudah makanan sehari-hari. Tapi hati-hati yang fitnah, hati-hati yang mencela, hati-hati yang sudah mencemooh ya kan,” kata Presiden. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com