Rumah sakit terapung Unair bertolak menuju Donggala
Senin, 01 Oktober 2018 - 21:27 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Sigit Kurniawan
Kapal Rumah Sakit Ksatria Airlangga (RSTKA). Sumber foto: https://bit.ly/2QgSP4U

Elshinta.com - Kapal Rumah Sakit Ksatria Airlangga (RSTKA) bertolak menuju Donggala, Sulawesi Tengah dari Makassar, Sulawesi Selatan, Senin setelah memutuskan mengalihkan bakti sosial dari Maluku Barat Daya ke daerah yang tengah dilanda bencana itu.

"Kami anggap Palu dan Donggala lebih membutuhkan bantuan sehingga kami putuskan untuk putar haluan menuju Donggala," kata Direktur RSTKA dr Agus Harianto melalui siaran pers yang diterima Antara di Surabaya, Senin (1/10).

Menurut rencana, RSTKA seharusnya mengadakan misi kemanusiaan dengan memberikan pelayanan dokter spesialis pada masyarakat yang tinggal di kawasan pulau-pulau perbatasan di kawasan Indonesia Indonesia Timur. Kegiatan tersebut sudah dimulai sejak tanggal 19 September lalu dan rencanannya akan berakhir 3 November 2018.

Pulau yang akan dijadikan lokasi kegiatan sosial meliputi Pulau Nusa Penida, Alor, Lirang, Wetar, Kisar, Leti, Moa, Lakor, Luang Barat, Luang Timur, Sermata, Babar, Banda, dan terakhir Wakatobi. Adapun yang telah dilakukan bakti sosial adalahNusa Penida dan Alor. "Rencana itu berubah seketika mengingat adanya bencana yang terjadi di Palu dan Donggala. Kami memutuskan untuk putar haluan menuju Donggala mengingat di sana ada bencana yang lebih membutuhkan penanganan cepat," katanya, dikutip Antara.

Sementara itu Ketua Yayasan Ksatria Medika Airlangga Dr Christriyogo Sumartono mengatakan ada 10 relawan RSTKA yang dari Minggu (30/9) sudah tiba di Makassar dan menuju Palu menggunakan pesawat Hercules. "Kapal singgah di pelabuhan Makassar untuk mencari bahan bakar kapal, barang bantuan medis dan non-medis, seperti tenda, obat-obatan, kateter, kain pembalut (perban), dan keperluan lain terkait penanganan korban," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 18 Desember 2018 - 10:54 WIB
Elshinta.com - Siklon tropis Kenanga yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk ...
Selasa, 18 Desember 2018 - 05:45 WIB
Elshinta.com - Gempa tektonik berkekuatan Magnitudo 5,0, Selasa (18/12) pagi, pukul 06.29 ...
Senin, 17 Desember 2018 - 14:45 WIB
Elshinta.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan hasil capaian ...
Senin, 17 Desember 2018 - 09:16 WIB
Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogya...
Senin, 17 Desember 2018 - 06:47 WIB
Elshinta.com - Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, masih da...
Minggu, 16 Desember 2018 - 19:52 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Papua menyatakan gempa ...
Minggu, 16 Desember 2018 - 18:10 WIB
Elshinta.com - Gempa berkekuatan Magnitude (M) 6,1 mengguncang Arso, Kabupaten Keerom, Pap...
Minggu, 16 Desember 2018 - 15:27 WIB
Elshinta.com - Tim SAR gabungan yang terdiri atas Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan warga, m...
Minggu, 16 Desember 2018 - 09:55 WIB
Elshinta.com - Gunung Soputan yang berada di Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, ...
Minggu, 16 Desember 2018 - 09:43 WIB
Elshinta.com - Bencana tanah longsor di kawasan perkebunan Gunung Gambir, Desa Gelang, Kab...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/usr/lib/php/20151012/apc.so' - /usr/lib/php/20151012/apc.so: cannot open shared object file: No such file or directory

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: