Rabu, 24 Oktober 2018 | 06:44 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Sepakbola / Event

Piala U-16 Asia

Terima kasih timnas U-16 Indonesia

Selasa, 02 Oktober 2018 - 06:39 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Timnas Indonesia yang  berlaga di Piala AFC U-16. (PSSI). Sumber foto: https://bit.ly/2QoNj0h
Timnas Indonesia yang berlaga di Piala AFC U-16. (PSSI). Sumber foto: https://bit.ly/2QoNj0h

Elshinta.com - Tim nasional sepak bola U-16 Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia U-17 tahun 2019 di Peru, usai kalah 2-3 dari Australia pada babak perempat final Piala U-16 Asia 2018, Senin (1/10).

Pada laga melawan Australia, Indonesia sempat membuka asa dengan gol pada menit ke-17 dari Sutan Zico di babak pertama. Sesudah itu babak ini pun harus berakhir dengan skor 1-0.

Namun babak kedua justru terlihat tim lawan yang berhasil memguasai permainan. Terbukti tiga gol lahir dari pemain lawan. Daniel Walsh di menit ke-51, lalu Adam Leombruno di menit ke-65, dan Noah Botic menit ke-74.

Sementara Indonesia berhasil memperkecil hasil melalui kaki Rendy Juliansyah pada menit ke-89.

Meski harus menelan kekalahan dan mematahkan harapan Indonesia untuk meraih tiket Piala Dunia U-17, pelatih Fakhri Husaini mengungkapkan rasa bangganya kepada perjuangan Garuda Muda di lapangan. 

"Terima kasih pemain atas perjuangannya selama ini. Bukan hasil yang kami harapkan dan harus dapatkan. Saya bangga dengan perjuangan mereka di lapangan," kata Fakhri, seperti diinformasikan melalui laman resmi PSSI.

Kekalahan tadi menurut Fakhri, karena ada kesalahan kecil. "Kesalahan kecil harus dibayar mahal. Kami kalah dari skenario bola-bola mati. Itu disebabkan karena postur tubuh mereka," jelasnya.

"Saya rasa mereka harus belajar menerima hasil. Ini sepak bola. Tidak semua hasil yang kita harapkan bisa menjadi kenyataan. Mereka harus bangkit kembali dan melupakan hasil ini, karena mereka punya masa depan cemerlang dihadapannya," tutur dia.

Di luar itu, Fakhri tidak lupa memberikan apresiasi kepada para pendukung Indonesia yang sudah memberikan dukungannya langsung di Stadion atau yang berada di Tanah Air.

"Terima kasih kepada suporter atas dukungannya selama ini. Maaf kami tidak bisa memberikan kemenangan. Tapi jujur saya pastikan bahwa anak-anak ini sudah berjuang hingga tetes keringat terakhir mereka. Itu bisa dilihat tadi dari bagaimana mereka bermain," tutupnya. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Champions | 24 Oktober 2018 - 06:35 WIB

Ronaldo nirgol di Old Trafford, tapi Juventus raih tiga poin

Liga Champions | 24 Oktober 2018 - 06:24 WIB

Valencia hanya kantongi satu poin dari markas Young Boys

Liga Champions | 24 Oktober 2018 - 06:16 WIB

Muenchen menang di markas AEK berkat dua gol dalam tiga menit

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 21:26 WIB

Kemenpar akan mendata agen perjalanan asing atasi paket wisata murah

Hukum | 23 Oktober 2018 - 21:15 WIB

DPRD Medan ingatkan Pemko terkait lokasi reklame

Elshinta.com - Tim nasional sepak bola U-16 Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia U-17 tahun 2019 di Peru, usai kalah 2-3 dari Australia pada babak perempat final Piala U-16 Asia 2018, Senin (1/10).

Pada laga melawan Australia, Indonesia sempat membuka asa dengan gol pada menit ke-17 dari Sutan Zico di babak pertama. Sesudah itu babak ini pun harus berakhir dengan skor 1-0.

Namun babak kedua justru terlihat tim lawan yang berhasil memguasai permainan. Terbukti tiga gol lahir dari pemain lawan. Daniel Walsh di menit ke-51, lalu Adam Leombruno di menit ke-65, dan Noah Botic menit ke-74.

Sementara Indonesia berhasil memperkecil hasil melalui kaki Rendy Juliansyah pada menit ke-89.

Meski harus menelan kekalahan dan mematahkan harapan Indonesia untuk meraih tiket Piala Dunia U-17, pelatih Fakhri Husaini mengungkapkan rasa bangganya kepada perjuangan Garuda Muda di lapangan. 

"Terima kasih pemain atas perjuangannya selama ini. Bukan hasil yang kami harapkan dan harus dapatkan. Saya bangga dengan perjuangan mereka di lapangan," kata Fakhri, seperti diinformasikan melalui laman resmi PSSI.

Kekalahan tadi menurut Fakhri, karena ada kesalahan kecil. "Kesalahan kecil harus dibayar mahal. Kami kalah dari skenario bola-bola mati. Itu disebabkan karena postur tubuh mereka," jelasnya.

"Saya rasa mereka harus belajar menerima hasil. Ini sepak bola. Tidak semua hasil yang kita harapkan bisa menjadi kenyataan. Mereka harus bangkit kembali dan melupakan hasil ini, karena mereka punya masa depan cemerlang dihadapannya," tutur dia.

Di luar itu, Fakhri tidak lupa memberikan apresiasi kepada para pendukung Indonesia yang sudah memberikan dukungannya langsung di Stadion atau yang berada di Tanah Air.

"Terima kasih kepada suporter atas dukungannya selama ini. Maaf kami tidak bisa memberikan kemenangan. Tapi jujur saya pastikan bahwa anak-anak ini sudah berjuang hingga tetes keringat terakhir mereka. Itu bisa dilihat tadi dari bagaimana mereka bermain," tutupnya. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Semangat terus pantang mundur garuda muda u. 16.kalah tak jadi soal itu adalah pengalaman dan jangan menyerah. Dan sekarang mari kita doakan saudara kita yang berada di palu. Dan kami harap doanya dan bantuannya,,,,,,,@@dan mari kita membuka mata dan hati kita smga bantuannya dan doanya di kabulkan amin.y rabbal alamin.assalamualaikum wabarakatu wassalam
loading...

Selasa, 23 Oktober 2018 - 14:15 WIB
Piala AFC U-19

Australia raih kemenangan pertama di Grup C Piala AFC U-19

Selasa, 23 Oktober 2018 - 11:36 WIB

Ronaldo hadapi mantan klubnya MU

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com