KPU minta peserta Pemilu tidak jadikan bencana alam sebagai komoditas politik
Selasa, 02 Oktober 2018 - 13:58 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Dewi Rusiana
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) , Wahyu. Foto: Dody Handoko/Elshinta.

Elshinta.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu mengatakan, KPU mengimbau peserta Pemilu 2019 untuk tidak menjadikan bencana alam sebagai komoditas politik, terkait gempa dan tsunami yang melanda Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, pada Jumat (28/9).

"Terkait dengan bantuan terhadap korban bencana alam, jangan dijadikan komoditas politik. Jadi dipersilahkan memberikan bantuan kemanusiaan, tetapi tanpa diembel-embeli oleh kepentingan politik tertentu," ujarnya di kantor KPU,Imam Bonjol,  Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/10). 

Komoditas politik yang dimaksud seperti memberikan bantuan kemanusiaan kepada korban gempa dan tsunami, tetapi disertai dengan embel-embel dan atribut politik dengan maksud kampanye terselubung.

Dijelaskannya, atribut kampanye itu bisa berupa alat peraga kampanye, yang berwujud bendera, foto, maupun alat peraga lain yang mengandung unsur visi, misi, dan citra diri peserta pemilu.  Penyertaan atribut politik dalam bantuan kemanusiaan dilarang oleh KPU karena  bukan bagian dari metode kampanye yang diperbolehkan.

“Jika ditemukan bantuan yang disertai embel-embel kampanye, kata Wahyu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bisa menindaknya sebagai pelanggaran kampanye,” ucapnya seperti dilaporkan Reporter Dody Handoko.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 18 Desember 2018 - 18:20 WIB
Elshinta.com - Kebakaran melanda bengkel di Jalan Kramat Sentiong, Jakarta Pusat, Selasa (...
Selasa, 18 Desember 2018 - 09:51 WIB
Elshinta.com - Penyebab kebakaran gudang penyimpanan arsip di Kantor Dinas Perpustakaan da...
Minggu, 16 Desember 2018 - 15:51 WIB
Elshinta.com - Koordinator Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pos SAR Cilacap Mul...
Minggu, 16 Desember 2018 - 13:38 WIB
Elshinta.com - Bencana tanah longsor yang menimbun rumah warga di Bulu Soma, Dusun Berlian...
Minggu, 16 Desember 2018 - 13:25 WIB
Elshinta.com - Mobil mewah Mercedes Benz Nopol B 1702 WEQ hangus terbakar di ruas Tol Cipu...
Sabtu, 15 Desember 2018 - 08:24 WIB
Elshinta.com - Bencana banjir mengepung 39 desa pada tujuh kecamatan di wilayah Aceh Tengg...
Jumat, 14 Desember 2018 - 10:24 WIB
Elshinta.com - Pembersihan material longsor yang terjadi di Sitinjau Lauik, Padang, Sumate...
Jumat, 14 Desember 2018 - 09:56 WIB
Elshinta.com - Tiga mobil terseret longsoran tanah di Sitinjau Lauik, Padang, Kamis (13/12...
Jumat, 14 Desember 2018 - 07:54 WIB
Elshinta.com - Jembatan penghubung Kabupaten Pekalongan dan Pemalang, putus, Kamis (15/2) ...
Kamis, 13 Desember 2018 - 16:25 WIB
Elshinta.com - Penemuan kerangka manusia di kebun kopi kawasan Jolong, Desa Klakah Kasihan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/usr/lib/php/20151012/apc.so' - /usr/lib/php/20151012/apc.so: cannot open shared object file: No such file or directory

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: