Selasa, 23 Oktober 2018 | 17:46 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Pendidikan

Perbanyak teknologi pembelajaran, Universitas Trisakti resmikan TSC

Selasa, 02 Oktober 2018 - 18:02 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Usakti resmikan TSC. Foto: Istimewa/Elshinta
Usakti resmikan TSC. Foto: Istimewa/Elshinta

Elshinta.com - Universitas Trisakti meresmikan Trisakti Smart Classroom (TSC) yang terletak di Fakultas Teknologi Industri. TSC yang mempunyai luas 142 m2 adalah bagian dari komitmen Universitas Trisakti dalam menciptakan lebih banyak metode pembelajaran yang memenuhi kebutuhan dosen dan mahasiswa. TSC menyediakan berbagai kuliah dan pelatihan terkait pengetahuan dan keterampilan yang sangat dibutuhkan, mulai dari bahasa, teknologi informasi dan komunikasi (TIK), juga sertifikasi dan kebutuhan dunia kerja lainnya.

TSC diresmikan langsung oleh Rektor Universitas Trisakti, Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, MSc, PhD, yang juga Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI bersama-sama dengan Wakil Presiden yang juga merupakan Direktur Jenderal Taiwan Institute for Information Industry (III), Dr. I-Chang Tsai serta disaksikan oleh pejabat Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi, Perwakilan dari perguruan tinggi lain, perwakilan dari Nahdlatul Ulama, perusahaan industry TIK media dan perwakilan industri teknologi pendidikan Taiwan. Pada kesempatan ini pula ditandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding – MoU) antara kedua belah pihak untuk melakukan alih teknologi pada Pendidikan tinggi.

“Ini adalah projek internasional pertama Universitas Trisakti yang didukungan oleh berbagai pihak, mulai dari pemerintah, akademi, penelitian sampai bisnis. Ini adalah langkah pertama tapi kami berharap pada langkah selanjutnya kami dapat mengajak universitas lain juga mengimplementasikan metode pembelajaran ini," ujar Ali Ghufron Mukti dalam rilisnya yang diterima redaksi elshinta.com, Selasa (2/10).

"Filosofi kami berangkat dari Pendidikan 4.0 yaitu inovasi yang dirancang untuk belajar dan memperkuat keterampilan abad ke-21 termasuk multi-bahasa, komunikasi digital, pemikiran kritis, kreativitas dan kolaborasi. Filosofi ini menumbuhkan kecintaan untuk belajar sepanjang hayat (lifelong learning) dan menciptakan hubungan yang berarti dalam kehidupan kampus," sambung Ali Gufron Mukti.

Taiwan Institute for Information Industry telah lama diakui sebagai pemimpin riset teknologi Pendidikan secara konsisten bekerja sama dengan industri TIK Taiwan. Implementasi pertama untuk layanan TSC meliputi learning management system (LMS), penilaian tenaga pengajar, virtual reality (VR) untuk laboratorium kimia dan fisika, analisis suasana pembelajar, pelatihan pembuatan dan pengembangan materi pembelajaran dengan papan elektronik interaktif (touch panel) dari berbagai bidang, Platform desain buku digital dan alat bantu rekam visual.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 17:27 WIB

Wapres: Dana Kelurahan tidak untuk mencakup semua kelurahan

Inspirasi | 23 Oktober 2018 - 17:01 WIB

Gadjian, aplikasi bantu UKM mengelola administrasi

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 16:58 WIB

Kecurangan SPBU, Kemendag: Pengawasan daerah masih minim

Elshinta.com - Universitas Trisakti meresmikan Trisakti Smart Classroom (TSC) yang terletak di Fakultas Teknologi Industri. TSC yang mempunyai luas 142 m2 adalah bagian dari komitmen Universitas Trisakti dalam menciptakan lebih banyak metode pembelajaran yang memenuhi kebutuhan dosen dan mahasiswa. TSC menyediakan berbagai kuliah dan pelatihan terkait pengetahuan dan keterampilan yang sangat dibutuhkan, mulai dari bahasa, teknologi informasi dan komunikasi (TIK), juga sertifikasi dan kebutuhan dunia kerja lainnya.

TSC diresmikan langsung oleh Rektor Universitas Trisakti, Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, MSc, PhD, yang juga Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI bersama-sama dengan Wakil Presiden yang juga merupakan Direktur Jenderal Taiwan Institute for Information Industry (III), Dr. I-Chang Tsai serta disaksikan oleh pejabat Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi, Perwakilan dari perguruan tinggi lain, perwakilan dari Nahdlatul Ulama, perusahaan industry TIK media dan perwakilan industri teknologi pendidikan Taiwan. Pada kesempatan ini pula ditandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding – MoU) antara kedua belah pihak untuk melakukan alih teknologi pada Pendidikan tinggi.

“Ini adalah projek internasional pertama Universitas Trisakti yang didukungan oleh berbagai pihak, mulai dari pemerintah, akademi, penelitian sampai bisnis. Ini adalah langkah pertama tapi kami berharap pada langkah selanjutnya kami dapat mengajak universitas lain juga mengimplementasikan metode pembelajaran ini," ujar Ali Ghufron Mukti dalam rilisnya yang diterima redaksi elshinta.com, Selasa (2/10).

"Filosofi kami berangkat dari Pendidikan 4.0 yaitu inovasi yang dirancang untuk belajar dan memperkuat keterampilan abad ke-21 termasuk multi-bahasa, komunikasi digital, pemikiran kritis, kreativitas dan kolaborasi. Filosofi ini menumbuhkan kecintaan untuk belajar sepanjang hayat (lifelong learning) dan menciptakan hubungan yang berarti dalam kehidupan kampus," sambung Ali Gufron Mukti.

Taiwan Institute for Information Industry telah lama diakui sebagai pemimpin riset teknologi Pendidikan secara konsisten bekerja sama dengan industri TIK Taiwan. Implementasi pertama untuk layanan TSC meliputi learning management system (LMS), penilaian tenaga pengajar, virtual reality (VR) untuk laboratorium kimia dan fisika, analisis suasana pembelajar, pelatihan pembuatan dan pengembangan materi pembelajaran dengan papan elektronik interaktif (touch panel) dari berbagai bidang, Platform desain buku digital dan alat bantu rekam visual.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Mantabs
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com