KBRI Riyadh loloskan jamaah dari hukuman mati
Kamis, 04 Oktober 2018 - 10:33 WIB | Penulis : Widodo | Editor : Administrator
Agus Maftuh Abegebriel dan Jama’ah/Ist

Elshinta.com - Semangat “menghadirkan negara” di tengah-tengah WNI di Arab Saudi dibuktikan oleh KBRI Riyadh dengan menyelamatkan Jama’ah Binti Sarikan Diman asal Desa Teluk Batang Kecamatan Kayong Utara Ketapang Kalimantan Barat.

Kepolisian Arab Saudi menangkap yang bersangkutan pada tanggal 03 Februari 2010 karena tuduhan melakukan praktek sihir yang mengakibatkan anak majikan menderita sakit permanen.

"Awalnya, majikan Jamaah menuntut ganti rugi materil sebesar SAR 1.080.000 setara Rp 3,8 M karena anaknya lumpuh akibat disihir oleh Jama’ah. Namun kemudian majikannya mengubah tuntutan menjadi qisas (hukuman mati).

Di sidang kedelapan belas pada 12 September 2018, Pengadilan akhirnya menolak tuntutan majikan dan membebaskan Jamaah," kata Dubes RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel.

Atase Hukum KBRI, Muhibuddin melakukan penjemputan Jama’ah binti Sarikan dari penjara dan diantar ke KBRI Riyadh. 

Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel menyambut kedatangan Jama’ah dan memberikan ucapan selamat.

Ucapan selamat juga diberikan oleh para prajurit TNI yang sedang bertugas di Arab Saudi dengan dikomandani oleh Atase Pertahanan KBRI Riyadh, Brigjen Drajad Brima Yoga.

Dalam pesannya, Dubes Maftuh Abegebriel menegaskan bahwa KBRI Riyadh berkomitmen untuk tidak membiarkan WNI sendirian menghadapi proses hukum, terutama WNI yang diancam hukuman mati. 

Pendampingan kasus-kasus HPC (High Profile Case) yang terancam hukuman mati menjadi prioritas utama. KBRI Riyadh akan selalu mengaplikasikan jargon "Kami datang untuk melayani, bukan dilayani” sebagaimana arahan Presiden Jokowi.

"Jama’ah saat ini sudah berada di rumah singgah Ruhama (Rumah Harapan Mandiri) KBRI di Riyadh, bergabung dengan para ekspatriat Indonesia lainnya yang belum beruntung, menunggu proses pemulangannya yang agar segera diselesaikan oleh KBRI," kata Agus Maftuh.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumat, 22 Maret 2019 - 13:35 WIB
Elshinta.com - Ungkapan bela sungkawa atas tragedi penembakan terhadap jamaah di dua masjid di ...
Jumat, 22 Maret 2019 - 08:24 WIB
Elshinta.com - Enam orang tewas dan hampir 30 orang lagi cedera ketika beberapa ledakan me...
Rabu, 20 Maret 2019 - 15:27 WIB
Elshinta.com -Otoritas Selandia Baru masih menyelidiki kemungkinan tersangka lain yang terlibat...
Selasa, 19 Maret 2019 - 08:27 WIB
Elshinta.com -Saham Boeing Co jatuh tiga persen pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi), set...
Selasa, 19 Maret 2019 - 06:39 WIB
Elshinta.com -Serangan teroris pekan lalu di Selandia Baru, yang menewaskan tak kurang dari 50 ...
Senin, 18 Maret 2019 - 19:44 WIB
Elshinta.com - Lebih dari satu juta orang telah menandatangani petisi bagi pemecatan Senat...
Senin, 18 Maret 2019 - 12:35 WIB
Elshinta.com -Boeing mengatakan pada Minggu (17/3) bahwa pihaknya sedang menyelesaikan pembarua...
Jumat, 15 Maret 2019 - 17:58 WIB
Elshinta.com - Komisaris polisi Selandia Baru pada Jumat mengatakan jumlah korban meninggal aki...
Kamis, 14 Maret 2019 - 17:56 WIB
Elshinta.com - Saham-saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis (14/3), dengan...
Kamis, 14 Maret 2019 - 09:27 WIB
Elshinta.com -Kurs dolar AS berpindah tangan di zona paruh bawah 111 yen dalam transaksi awal d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)