Senin, 17 Desember 2018 | 11:00 WIB

Daftar | Login

MacroAd

IPTEK / Aplikasi

Indonesia salah satu pengguna terbanyak aplikasi Youtube Go

Kamis, 04 Oktober 2018 - 20:14 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
Sumber Foto: https://bit.ly/2QsdZgI
Sumber Foto: https://bit.ly/2QsdZgI

Elshinta.com - Sejak diperkenalkan tahun lalu, aplikasi YouTube Go yang ditujukan untuk pengguna Internet dengan kuota data terbatas telah menunjukkan hasil memuaskan.

Fibriyani Elastria, Head of Consumer Marketing Google Indonesia, mengungkapkan ada lebih dari 50 juta pengguna di 140 negara.

"Indonesia menjadi salah satu kontributor global terbesar dengan pertumbuhan pengguna paling pesat di YouTube Go," ujar Fibriyani dalam jumpa pers YouTube FanFest 2018, Jakarta, Kamis (4/10).

Meski demikian, pihaknya enggan mengungkapkan berapa tepatnya jumlah pengguna aplikasi ringan untuk YouTube dari Indonesia.

Aplikasi ini, ujar dia, biasanya lebih banyak dipakai oleh pengguna di luar kota besar yang teknologi serta akses internetnya terbatas. "Tidak ada wifi, tidak ada 4G, hanya 2G dan 3G," katanya, seperti dikutip Antara.

Tak seperti aplikasi YouTube reguler, Go memiliki pengatur data sehingga pengguna tahu berapa banyak data yang akan dikonsumsi untuk menonton sebuah video.

Aplikasi ini juga punya fitur menonton secara luar jaringan (offline) dan menyediakan pilihan kualitas video yang akan diunduh, sekaligus memberikan informasi berapa banyak tempat yang tersedia di kapasitas penyimpanan ponsel.

YouTube Go pertama kali diluncurkan di India pada April tahun lalu, kemudian menyusul masuk ke Indonesia pada September 2017.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 17 Desember 2018 - 10:33 WIB

Penanganan korupsi proyek pipa di Palopo mandek

Startup | 17 Desember 2018 - 10:15 WIB

Jumlah investor Bareksa tembus 300 ribu

Elshinta.com - Sejak diperkenalkan tahun lalu, aplikasi YouTube Go yang ditujukan untuk pengguna Internet dengan kuota data terbatas telah menunjukkan hasil memuaskan.

Fibriyani Elastria, Head of Consumer Marketing Google Indonesia, mengungkapkan ada lebih dari 50 juta pengguna di 140 negara.

"Indonesia menjadi salah satu kontributor global terbesar dengan pertumbuhan pengguna paling pesat di YouTube Go," ujar Fibriyani dalam jumpa pers YouTube FanFest 2018, Jakarta, Kamis (4/10).

Meski demikian, pihaknya enggan mengungkapkan berapa tepatnya jumlah pengguna aplikasi ringan untuk YouTube dari Indonesia.

Aplikasi ini, ujar dia, biasanya lebih banyak dipakai oleh pengguna di luar kota besar yang teknologi serta akses internetnya terbatas. "Tidak ada wifi, tidak ada 4G, hanya 2G dan 3G," katanya, seperti dikutip Antara.

Tak seperti aplikasi YouTube reguler, Go memiliki pengatur data sehingga pengguna tahu berapa banyak data yang akan dikonsumsi untuk menonton sebuah video.

Aplikasi ini juga punya fitur menonton secara luar jaringan (offline) dan menyediakan pilihan kualitas video yang akan diunduh, sekaligus memberikan informasi berapa banyak tempat yang tersedia di kapasitas penyimpanan ponsel.

YouTube Go pertama kali diluncurkan di India pada April tahun lalu, kemudian menyusul masuk ke Indonesia pada September 2017.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com