Jumat, 14 Desember 2018 | 04:29 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Amnesti Internasional akan disurati agar cabut penghargaan pejuang HAM Ratna Sarumpaet

Jumat, 05 Oktober 2018 - 08:17 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Ratna Sarumpaet. Sumber foto: https://bit.ly/2O77LGx
Ratna Sarumpaet. Sumber foto: https://bit.ly/2O77LGx

Elshinta.com - Komite Solidaritas untuk Ratna Sarumpaet dan Demokrasi akan mengajukan pencabutan penghargaan pejuang hak asasi manusia (HAM) bagi aktivis Ratna Sarumpaet kepada Amnesti Internasional.

"Kita akan menyurati Amnesti Internasional agar mencabut penghargaan kepada Ratna sebagai pejuang HAM di Indonesia," kata pengacara Komite Solidaritas untuk Ratna Sarumpaet dan Demokrasi, Rizal Fauzi di Jakarta, Kamis (4/10).
 
Rizal meminta Amnesti Internasional menginvestigasi kemungkinan Ratna Sarumpaet menyampaikan kebohongan atau menutupi fakta yang terjadi.
 
Selain menyurati Amnesti Internasional, Ketua Komite Solidaritas untuk Ratna Sarumpaet dan Demokrasi, Kisman Latumakulita melaporkan Ratna Sarumpaet atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik ke Polda Metro Jaya.

Aktivis komite itu melaporkan Ratna dengan Laporan Polisi Nomor: LP/5339/X/2018/PMJ/Dit. Reskrimum tertanggal 4 Oktober 2018.

Dikutip Antara, Kisman menuturkan, tindakan bohong yang dilakukan Ratna merugikan komitenya karena kepercayaan masyarakat menurun kepada organisasi tersebut.
 
Selama ini, menurut Kisman, komite tersebut sempat memperjuangkan kasus pengeroyokan Ratna yang belakangan diketahui informasinya bohong. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 13 Desember 2018 - 21:39 WIB

Empat pekerja selamat dari penembakan di Nduga dievakuasi ke Timika

Hukum | 13 Desember 2018 - 21:26 WIB

KPK: Kakak ipar Bupati Cianjur serahkan diri

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 21:12 WIB

Kodam XVII/Cenderawasih menggelar pengobatan dan khitanan massal

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:58 WIB

Berseragam TNI, murid TK Angkasa bertanam sayur-sayuran

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:38 WIB

Kapolres Langkat berkunjung ke Markas Batalyon 8 Marinir

Elshinta.com - Komite Solidaritas untuk Ratna Sarumpaet dan Demokrasi akan mengajukan pencabutan penghargaan pejuang hak asasi manusia (HAM) bagi aktivis Ratna Sarumpaet kepada Amnesti Internasional.

"Kita akan menyurati Amnesti Internasional agar mencabut penghargaan kepada Ratna sebagai pejuang HAM di Indonesia," kata pengacara Komite Solidaritas untuk Ratna Sarumpaet dan Demokrasi, Rizal Fauzi di Jakarta, Kamis (4/10).
 
Rizal meminta Amnesti Internasional menginvestigasi kemungkinan Ratna Sarumpaet menyampaikan kebohongan atau menutupi fakta yang terjadi.
 
Selain menyurati Amnesti Internasional, Ketua Komite Solidaritas untuk Ratna Sarumpaet dan Demokrasi, Kisman Latumakulita melaporkan Ratna Sarumpaet atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik ke Polda Metro Jaya.

Aktivis komite itu melaporkan Ratna dengan Laporan Polisi Nomor: LP/5339/X/2018/PMJ/Dit. Reskrimum tertanggal 4 Oktober 2018.

Dikutip Antara, Kisman menuturkan, tindakan bohong yang dilakukan Ratna merugikan komitenya karena kepercayaan masyarakat menurun kepada organisasi tersebut.
 
Selama ini, menurut Kisman, komite tersebut sempat memperjuangkan kasus pengeroyokan Ratna yang belakangan diketahui informasinya bohong. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com