Selasa, 23 Oktober 2018 | 19:50 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Musibah

BPBD Lumajang evakuasi korban meninggal pendaki Semeru

Jumat, 05 Oktober 2018 - 15:25 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Sigit Kurniawan
Istimewa. Foto: Efendi Murdiono/Radio Elshinta
Istimewa. Foto: Efendi Murdiono/Radio Elshinta

Elshinta.com - Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur kerahkan 13 personel untuk mengevakuasi korban meninggal dunia pendaki Gunung Semeru dengan membawa peralatan dan kantong mayat. Evakuasi dipimpin mantan Anggota Kodim 0821, Sugiono.

Dilaporkan Kontributor Elshinta Efendi Murdiono, Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Mohammad Wawan Hadi Siswoyo di Lumajang, Jumat (5/10) mengatakan, BPBD mendapatkan informasi pada Kamis (4/10) lalu ada pendaki meninggal di sekitar jalur evakuasi Pasrujambe, dengan data korban bernama Syaidin (20), warga Brebes, Jawa Tengah.

Dipaparkan Wawan, kronologis korban pada Senin (24/9) dini hari, dua orang bernama Syaidin dan Affan Abdullah (21) meninggalkan pondokan di daerah Brebes menuju Pasrujambe untuk melakukan pendakian Gunung Semeru yang akhirnya memulai pendakian lewat jalur Pasrujambe atau Tawon Songo pada Selasa (25/9).

Dalam pendakian tersebut, lanjut Wawan, karena merasa tersesat di tengah perjalanan, Syaidin mengambil inisiatif memanjat pohon untuk mencari arah namun akhirnya dia terjatuh dan meninggal di tempat. Sementara, Affan berusaha kembali ke jalur awal untuk meminta pertolongan yang akhirnya tiba di Tawon Songo pada Kamis (4/10) sekitar pukul 05.00 WIB dan melapor ke Kades Pasrujambe.

Ditegaskan Wawan Hadi, rencana setelah dilakukan otopsi di RSUD dr. Haryoto dilakukan serah terima kepada pihak keluarga korban, sebagai salah satu prosedur yang harus dilakukan.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 19:46 WIB

Evaluasi empat tahun Jokowi-JK, PSI: Pertumbuhan ekonomi semakin berkualitas

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 19:35 WIB

Menkes sebut angka kekerdilan turun jadi 30,8 persen

Aktual Pemilu | 23 Oktober 2018 - 19:12 WIB

Wapres: Tidak ada dasar hukum pemerintah biayai saksi parpol

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 18:56 WIB

Wiranto: Umat Islam tidak mungkin sengaja bakar Bendera Tauhid

Aktual Pemilu | 23 Oktober 2018 - 18:47 WIB

Kemenkumham: Dana kampanye harus masuk pembukuan khusus

Elshinta.com - Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur kerahkan 13 personel untuk mengevakuasi korban meninggal dunia pendaki Gunung Semeru dengan membawa peralatan dan kantong mayat. Evakuasi dipimpin mantan Anggota Kodim 0821, Sugiono.

Dilaporkan Kontributor Elshinta Efendi Murdiono, Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Mohammad Wawan Hadi Siswoyo di Lumajang, Jumat (5/10) mengatakan, BPBD mendapatkan informasi pada Kamis (4/10) lalu ada pendaki meninggal di sekitar jalur evakuasi Pasrujambe, dengan data korban bernama Syaidin (20), warga Brebes, Jawa Tengah.

Dipaparkan Wawan, kronologis korban pada Senin (24/9) dini hari, dua orang bernama Syaidin dan Affan Abdullah (21) meninggalkan pondokan di daerah Brebes menuju Pasrujambe untuk melakukan pendakian Gunung Semeru yang akhirnya memulai pendakian lewat jalur Pasrujambe atau Tawon Songo pada Selasa (25/9).

Dalam pendakian tersebut, lanjut Wawan, karena merasa tersesat di tengah perjalanan, Syaidin mengambil inisiatif memanjat pohon untuk mencari arah namun akhirnya dia terjatuh dan meninggal di tempat. Sementara, Affan berusaha kembali ke jalur awal untuk meminta pertolongan yang akhirnya tiba di Tawon Songo pada Kamis (4/10) sekitar pukul 05.00 WIB dan melapor ke Kades Pasrujambe.

Ditegaskan Wawan Hadi, rencana setelah dilakukan otopsi di RSUD dr. Haryoto dilakukan serah terima kepada pihak keluarga korban, sebagai salah satu prosedur yang harus dilakukan.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com