Rabu, 12 Desember 2018 | 15:47 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hankam

Panglima TNI targetkan MEF 2019 capai 72 persen

Jumat, 05 Oktober 2018 - 16:54 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Sigit Kurniawan
Presiden Indonesia Joko Widodo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto pada acara HUT TNI ke-73 di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Jumat (5/10). Sumber foto: https://bit.ly/2BUYRV7
Presiden Indonesia Joko Widodo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto pada acara HUT TNI ke-73 di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Jumat (5/10). Sumber foto: https://bit.ly/2BUYRV7

Elshinta.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, menargetkan, rencana strategis (Renstra) tahap kedua dalam pemenuhan kekuatan pokok minimum atau `Minimum Essential Force` (MEF) mencapai 72 persen pada 2019.

"Pembangunan TNI yang terstruktur dalam rencana postur TNI dan rencana strategis TNI pada tahun 2018 telah mencapai 61,9 persen target Minimum Essential Force (MEF) dan diharapkan pada akhir tahun 2019 akan mencapai 72 persen seperti target pemerintah pada akhir renstra 2015 - 2019," kata Panglima TNI dalam sambutannya yang dibacakan oleh KSAD Jenderal TNI Mulyono dalam upacara HUT TNI ke-73 di bandar udara Mopah Merauke, Jumat (5/10).

TNI sebagai alat pertahanan negara harus terus mentransformasi diri menjadi kekuatan militer yang profesional, handal dan `capable` menghadapi berbagai bentuk ancaman dan gangguan. 

Panglima TNI menyebutkan, berbagai jenis alutsista akan berdatangan pada akhir tahun 2019 seperti rudal strartreak TNI AD, kapal selam TNI AL, pesawat CN 235 TNI AL dan AU serta pesawat tempur Sukhoi 35 TNI AU.

Selain itu, pembangunan sarana prasarana terus dilaksanakan di empat satuan baru yaitu divisi infanteri 3/Kostrad di Pakatto Sulawesi Selatan, Koarmada III di Sorong, Koopsau III di Biak dan Pasmar 3 di Sorong. 

"Serta pangkalan TNI terpadu Natuna sebagai pangkalan operasi TNI yang mengandung tiga matra," kata Hadi Tjahjanto dalam siaran persnya. Demikian dihimpun Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 12 Desember 2018 - 15:34 WIB

Langkat raih penghargaan kabupaten peduli HAM

Aktual Dalam Negeri | 12 Desember 2018 - 15:26 WIB

Jokowi resmikan pembukaan Rakernas Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia 2018

Kriminalitas | 12 Desember 2018 - 15:09 WIB

Polisi jadi korban aksi penyerangan di Polsek Ciracas

Megapolitan | 12 Desember 2018 - 14:57 WIB

Polri bentuk tim cari perusak Mapolsek Ciracas Jaktim

Hukum | 12 Desember 2018 - 14:45 WIB

KPK panggil Ketua Pengadilan Negeri Semarang

Elshinta.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, menargetkan, rencana strategis (Renstra) tahap kedua dalam pemenuhan kekuatan pokok minimum atau `Minimum Essential Force` (MEF) mencapai 72 persen pada 2019.

"Pembangunan TNI yang terstruktur dalam rencana postur TNI dan rencana strategis TNI pada tahun 2018 telah mencapai 61,9 persen target Minimum Essential Force (MEF) dan diharapkan pada akhir tahun 2019 akan mencapai 72 persen seperti target pemerintah pada akhir renstra 2015 - 2019," kata Panglima TNI dalam sambutannya yang dibacakan oleh KSAD Jenderal TNI Mulyono dalam upacara HUT TNI ke-73 di bandar udara Mopah Merauke, Jumat (5/10).

TNI sebagai alat pertahanan negara harus terus mentransformasi diri menjadi kekuatan militer yang profesional, handal dan `capable` menghadapi berbagai bentuk ancaman dan gangguan. 

Panglima TNI menyebutkan, berbagai jenis alutsista akan berdatangan pada akhir tahun 2019 seperti rudal strartreak TNI AD, kapal selam TNI AL, pesawat CN 235 TNI AL dan AU serta pesawat tempur Sukhoi 35 TNI AU.

Selain itu, pembangunan sarana prasarana terus dilaksanakan di empat satuan baru yaitu divisi infanteri 3/Kostrad di Pakatto Sulawesi Selatan, Koarmada III di Sorong, Koopsau III di Biak dan Pasmar 3 di Sorong. 

"Serta pangkalan TNI terpadu Natuna sebagai pangkalan operasi TNI yang mengandung tiga matra," kata Hadi Tjahjanto dalam siaran persnya. Demikian dihimpun Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com