Selasa, 23 Oktober 2018 | 17:46 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hankam

Dua ribu personel siap amankan Bandara Bali pada pertemuan IMF-WB

Jumat, 05 Oktober 2018 - 19:38 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Quo0tW
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Quo0tW

Elshinta.com - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, menyiapkan dua ribu petugas keamanan gabungan untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran arus penumpang dan delegasi pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia (World Bank/WB), 8-14 Oktober 2018.

"Personel tersebut akan kami siagakan di posko keamanan terpadu yang beroperasi mulai 1 hingga 21 Oktober 2018," kata General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (5/10),.

Menurut Yanus, personel keamanan itu terdiri dari ratusan petugas dari Polri, Paskhas dan Satuan Bravo 90. Pasukan tersebut juga dibantu petugas rutin dari TNI Angkatan Udara Ngurah Rai, polisi dari Kesatuan Pelaksana Pengawasan Pelabuhan Udara (KP3U) dan "pecalang" atau petugas keamanan desa adat sekitar bandara.

Selain itu pengamanan juga didukung oleh 342 orang personel keamanan bandara (Avsec) yang bertugas dalam empat kali pergantian jam kerja (shift) sehingga total berjumlah 1.368 orang.

Mereka, lanjut Yanus, akan ditempatkan di sejumlah titik, termasuk di posko keamanan terpadu IMF dan Bank Dunia yang disiapkan di ruang publik terminal kedatangan domestik dan area penurunan penumpang atau "drop zone" terminal internasional.

Yanus juga memastikan seluruh fasilitas keamanan di bandara itu sudah 100 persen siap beroperasi. Peralatan tersebut mulai dari mesin pemindai atau "X-ray", alat pendeteksi logam dan pendeteksi bahan peledak, kendaraan patroli, hingga ratusan kamera pengawas yang semuanya tersebar di terminal domestik dan internasonal. Demikian dilansir Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 17:46 WIB

Menko Polhukam gelar rakorsus terkait pembakaran Bendera Tauhid

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 17:27 WIB

Wapres: Dana Kelurahan tidak untuk mencakup semua kelurahan

Inspirasi | 23 Oktober 2018 - 17:01 WIB

Gadjian, aplikasi bantu UKM mengelola administrasi

Elshinta.com - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, menyiapkan dua ribu petugas keamanan gabungan untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran arus penumpang dan delegasi pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia (World Bank/WB), 8-14 Oktober 2018.

"Personel tersebut akan kami siagakan di posko keamanan terpadu yang beroperasi mulai 1 hingga 21 Oktober 2018," kata General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (5/10),.

Menurut Yanus, personel keamanan itu terdiri dari ratusan petugas dari Polri, Paskhas dan Satuan Bravo 90. Pasukan tersebut juga dibantu petugas rutin dari TNI Angkatan Udara Ngurah Rai, polisi dari Kesatuan Pelaksana Pengawasan Pelabuhan Udara (KP3U) dan "pecalang" atau petugas keamanan desa adat sekitar bandara.

Selain itu pengamanan juga didukung oleh 342 orang personel keamanan bandara (Avsec) yang bertugas dalam empat kali pergantian jam kerja (shift) sehingga total berjumlah 1.368 orang.

Mereka, lanjut Yanus, akan ditempatkan di sejumlah titik, termasuk di posko keamanan terpadu IMF dan Bank Dunia yang disiapkan di ruang publik terminal kedatangan domestik dan area penurunan penumpang atau "drop zone" terminal internasional.

Yanus juga memastikan seluruh fasilitas keamanan di bandara itu sudah 100 persen siap beroperasi. Peralatan tersebut mulai dari mesin pemindai atau "X-ray", alat pendeteksi logam dan pendeteksi bahan peledak, kendaraan patroli, hingga ratusan kamera pengawas yang semuanya tersebar di terminal domestik dan internasonal. Demikian dilansir Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com