BPBD Kudus kirim relawan keahlian khusus ke Sulawesi Tengah
Jumat, 05 Oktober 2018 - 19:13 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Sigit Kurniawan
Istimewa. Foto: Sutini/Radio Elshinta

Elshinta.com - Sebanyak 114 relawan dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah yang rata-rata memiliki keahlian khusus seperti dokter, ahli bangunan, kelistrikan, dapur umum, dan sebagainya, diberangkatkan ke lokasi bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Bergas C Penanggungan mengatakan, pihaknya mengirimkan empat orang relawan yang akan bergabung dengan 114 relawan lainnya di Jateng. Dia menjelaskan, keberangkatan relawan tersebut dikoordinir BPBD Jateng, guna memudahkan koordinasi dan pembagian tugas.

"Empat relawan yang kita kirim merupakan mereka yang mempunyai keahlian khusus. Ada yang ahli bangunan untuk membantu membuat huntara (hunian sementara), ahli dapur umum maupun tenda peleton dan teknisi. Di antara mereka sudah teruji dikirim ke berbagai daerah bencana," ujarnya di Kudus, yang dilaporkan Kontributor Elshinta Sutini, Jumat (5/10).

Dikatakan Bergas, para relawan akan berada di lokasi bencana selama 10 hari, di mana para relawan berangkat tanggal 7 Oktober dari Semarang dan sampai ke Kudus pada tanggal 20 Oktober mendatang. "Selama di sana mereka akan membantu membuat huntara dan sanitasi. Sehingga keberangkatan mereka akan dilengkapi dengan segala peralatan pertukangan dan satu armada angkut," kata dia.

Ia menambahkan saat ini relawan asal Kudus belum mengetahui titik lokasi yang akan menjadi fokus tugas mereka, karena semua relawan akan disebar di lokasi-lokasi yang membutuhkan penanganan darurat. "Ditempatkan di lokasi manapun relawan Kudus sudah siap, termasuk kondisi darurat," tandasnya.

Sementara itu, pihak relawan BPBD Kudus terus melakukan penggalangan dana untuk membantu para korban bencana alam gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggola. Di mana para relawan turun ke jalan maupun juga menghimpun dana dari berbagai pihak di Kudus. Posko bantuan bencana masih dibuka hingga tanggal 10 Oktober 2018.  

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 17 Desember 2018 - 23:05 WIB
Elshinta.com - Komisioner Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Peremp...
Senin, 17 Desember 2018 - 21:55 WIB
Elshinta.com - Dharma Pertiwi yang merupakan induk dari organisasi istri prajurit TNI,&nbs...
Senin, 17 Desember 2018 - 21:04 WIB
Elshinta.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhamm...
Senin, 17 Desember 2018 - 20:56 WIB
Elshinta.com - Kementerian Perindustrian semakin gencar menciptakan wirausaha baru melalui...
Senin, 17 Desember 2018 - 09:25 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Zainut Tauhid Saadi mengatakan tid...
Minggu, 16 Desember 2018 - 19:38 WIB
Elshinta.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise ...
Minggu, 16 Desember 2018 - 18:24 WIB
Elshinta.com - Presiden Indonesia Joko Widodo meminta agar masyarakat tidak terus menanam ...
Sabtu, 15 Desember 2018 - 16:46 WIB
Elshinta.com - Politisi Partai Gerindra Andre Rosiade tak setuju soal larangan poligami ya...
Sabtu, 15 Desember 2018 - 14:14 WIB
Elshinta.com - Sekitar 10 ribu santri di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengikuti jalan seh...
Kamis, 13 Desember 2018 - 19:38 WIB
Elshinta.com - Anggota Majelis Musyawarah Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) Fa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)