Rabu, 24 Oktober 2018 | 04:39 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Arestasi

Satgas Yonif 121 MK amankan ganja 1,5 Kg di perbatasan Indonesia-PNG

Sabtu, 06 Oktober 2018 - 17:56 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Sumber foto: Amsal/Radio Elshinta
Sumber foto: Amsal/Radio Elshinta

Elshinta.com - Satgas Yonif 121/MK dari Kodam I/Bukit Barisan yang sedang bertugas mengamankan perbatasan negara antara Indonesia dan Papua Nugini (PNG) di Kabupaten Keerom, Provinsi Papua kembali mengamankan ganja kering seberat 1,5 Kg yang siap untuk dikonsumsi berikut pemiliknya pada saat melaksanakan sweeping pada Jumat (5/10) di Kampung Wembi Distrik Mannem, Kabupaten Keerom.

Sweeping yang dilaksanakan kali ini digelar di depan Pos Wembi salah satu Pos TNI dan merupakan pos pengamanan perbatasan jajaran Satgas Yonif 121/MK yang dipimpin oleh Komandan Pos (Danpos) Wembi Lettu Ckm J. Nainggolan dan beranggotakan 11 orang personel, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Amsal.

Tindakan pengamanan terhadap ganja dan pemiliknya tersebut dilakukan saat petugas menghentikan kenderaan jenis sepeda motor yang ditumpangi oleh 2dua orang pemuda berinisial FW (18) alamat Sentani dan JZJ (20) alamat Sentani. Pada saat dilakukan pemeriksaan tanda pengenal serta barang bawaan dari kedua pemuda tersebut petugas menemukan lima paket ganja kering yang dikemas di dalam plastik jenis beras impor yang dikeluarkan dari tas rangsel yang dikenakan JZJ.

Setelah petugas menemukan barang bukti beberapa paket ganja, kemudian kedua pemuda tersebut digiring petugas ke Pos TNI untuk dimintai keterangan. Menurut keterangan yang diperoleh dari kedua pemuda tersebut paket-paket ganja yang mereka bawa diperoleh dari hasil barter (tukar barang) dengan menukarkan satu botol miras jenis Whisky Robinson dan dua slop rokok dari seorang bernama Niko yang beralamat di Senggi yang berjarak kurang lebih 50 Km dari Pos Wembi dan rencanya ganja-ganja tersebut akan dikonsumsi sendiri oleh mereka.

Selesai melaksanakan pemeriksaan terhadap kedua oknum pemuda tersebut petugas melakukan koordinasi dengan pihak Satnarkoba Polres Keerom dan menyerahkan keduanya beserta barang bukti paket ganja guna menjalani proses hukum selanjutnya.

Dalam siaran persnya, Sabtu (6/10), Komandan Kompi B (Danki B) Satgas Yonif 121/MK Kapten Inf Hisar S. Sihombing yang membawahi Sektor Distrik Mannem dan sekitarnya di Kabupaten Keerom mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengamankan setidaknya enam kali usaha peredaran ganja pada pelaksanaan sweeping dalam kurun waktu delapan bulan bertugas di wilayahnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 21:26 WIB

Kemenpar akan mendata agen perjalanan asing atasi paket wisata murah

Hukum | 23 Oktober 2018 - 21:15 WIB

DPRD Medan ingatkan Pemko terkait lokasi reklame

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:55 WIB

Presiden minta dana kelurahan tak dihubungkan dengan politik

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:37 WIB

AMAN klaim kebangkitan masyarakat adat di Jayapura positif

Elshinta.com - Satgas Yonif 121/MK dari Kodam I/Bukit Barisan yang sedang bertugas mengamankan perbatasan negara antara Indonesia dan Papua Nugini (PNG) di Kabupaten Keerom, Provinsi Papua kembali mengamankan ganja kering seberat 1,5 Kg yang siap untuk dikonsumsi berikut pemiliknya pada saat melaksanakan sweeping pada Jumat (5/10) di Kampung Wembi Distrik Mannem, Kabupaten Keerom.

Sweeping yang dilaksanakan kali ini digelar di depan Pos Wembi salah satu Pos TNI dan merupakan pos pengamanan perbatasan jajaran Satgas Yonif 121/MK yang dipimpin oleh Komandan Pos (Danpos) Wembi Lettu Ckm J. Nainggolan dan beranggotakan 11 orang personel, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Amsal.

Tindakan pengamanan terhadap ganja dan pemiliknya tersebut dilakukan saat petugas menghentikan kenderaan jenis sepeda motor yang ditumpangi oleh 2dua orang pemuda berinisial FW (18) alamat Sentani dan JZJ (20) alamat Sentani. Pada saat dilakukan pemeriksaan tanda pengenal serta barang bawaan dari kedua pemuda tersebut petugas menemukan lima paket ganja kering yang dikemas di dalam plastik jenis beras impor yang dikeluarkan dari tas rangsel yang dikenakan JZJ.

Setelah petugas menemukan barang bukti beberapa paket ganja, kemudian kedua pemuda tersebut digiring petugas ke Pos TNI untuk dimintai keterangan. Menurut keterangan yang diperoleh dari kedua pemuda tersebut paket-paket ganja yang mereka bawa diperoleh dari hasil barter (tukar barang) dengan menukarkan satu botol miras jenis Whisky Robinson dan dua slop rokok dari seorang bernama Niko yang beralamat di Senggi yang berjarak kurang lebih 50 Km dari Pos Wembi dan rencanya ganja-ganja tersebut akan dikonsumsi sendiri oleh mereka.

Selesai melaksanakan pemeriksaan terhadap kedua oknum pemuda tersebut petugas melakukan koordinasi dengan pihak Satnarkoba Polres Keerom dan menyerahkan keduanya beserta barang bukti paket ganja guna menjalani proses hukum selanjutnya.

Dalam siaran persnya, Sabtu (6/10), Komandan Kompi B (Danki B) Satgas Yonif 121/MK Kapten Inf Hisar S. Sihombing yang membawahi Sektor Distrik Mannem dan sekitarnya di Kabupaten Keerom mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengamankan setidaknya enam kali usaha peredaran ganja pada pelaksanaan sweeping dalam kurun waktu delapan bulan bertugas di wilayahnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com