Kamis, 13 Desember 2018 | 16:52 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Pendidikan

Mendikbud ajak siswa korban bencana kembali bersekolah

Sabtu, 06 Oktober 2018 - 18:37 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2OdCNfF
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2OdCNfF

Elshinta.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengajak siswa-siswa terdampak gempabumi dan tsunami di Sulawesi Tengah segera kembali bersekolah.

"Sesuai yang diinstruksikan Presiden, bagaimana caranya agar anak-anak mulai lagi belajar. Karena jika terlalu lama, siswa-siswa akan sulit kembali belajar," kata Muhadjir saat melakukan Rapat Penanganan Bidang Pendidikan Dampak Gempa dan Tsunami Palu, Donggala, Sigi, dan Parigi Mountong di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sulteng, Palu, Sabtu (6/10).

Apapun kondisinya, menurut dia, proses belajar-mengajar harus dimulai. Ditambah lagi, pihaknya akan segera mengirimkan terpal untuk membangun kelas-kelas darurat di Palu, Sigi, Donggala dan Parigi Mountong.

Namun demikian, ia meminta agar LPMP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para kepala sekolah juga berinisiatif ikut mendirikan tenda-tenda untuk kelas darurat tersebut. Termasuk berinisiatif memanfaatkan kayu-kayu, bambu atau material yang masih dapat dimanfaatkan.

"Tentu perlu memulihkan mental masing-masing dulu, lalu mental guru, dan segera menarik kembali siswa-siswa untuk belajar. Ini berat tapi kita harus berjuang, kita atasi ini bersama," ungkapnya, sebagaimana dikutip Antara.

Ia juga meminta agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan sekolah segera mendata seluruh siswa, mencari tahu posisi mereka, cari tahu keberadaannya, dan segera diajak kembali ke kelas-kelas darurat. Muhadjir juga meminta agar kepala sekolah segera mendata kebutuhan mendesak di sekolahnya agar bisa segera diberikan bantuan.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 16:45 WIB

Perpustakaan Nasional punya perayaan khusus untuk Hari Ibu

Musibah | 13 Desember 2018 - 16:25 WIB

6 bulan hilang, warga Kudus ditemukan tinggal kerangka

Manajemen | 13 Desember 2018 - 16:15 WIB

Jangan langgar tiga etika bisnis ini di bisnis online

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 16:07 WIB

Menteri PUPR: Rp15 miliar bangun jembatan roboh

Elshinta.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengajak siswa-siswa terdampak gempabumi dan tsunami di Sulawesi Tengah segera kembali bersekolah.

"Sesuai yang diinstruksikan Presiden, bagaimana caranya agar anak-anak mulai lagi belajar. Karena jika terlalu lama, siswa-siswa akan sulit kembali belajar," kata Muhadjir saat melakukan Rapat Penanganan Bidang Pendidikan Dampak Gempa dan Tsunami Palu, Donggala, Sigi, dan Parigi Mountong di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sulteng, Palu, Sabtu (6/10).

Apapun kondisinya, menurut dia, proses belajar-mengajar harus dimulai. Ditambah lagi, pihaknya akan segera mengirimkan terpal untuk membangun kelas-kelas darurat di Palu, Sigi, Donggala dan Parigi Mountong.

Namun demikian, ia meminta agar LPMP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para kepala sekolah juga berinisiatif ikut mendirikan tenda-tenda untuk kelas darurat tersebut. Termasuk berinisiatif memanfaatkan kayu-kayu, bambu atau material yang masih dapat dimanfaatkan.

"Tentu perlu memulihkan mental masing-masing dulu, lalu mental guru, dan segera menarik kembali siswa-siswa untuk belajar. Ini berat tapi kita harus berjuang, kita atasi ini bersama," ungkapnya, sebagaimana dikutip Antara.

Ia juga meminta agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan sekolah segera mendata seluruh siswa, mencari tahu posisi mereka, cari tahu keberadaannya, dan segera diajak kembali ke kelas-kelas darurat. Muhadjir juga meminta agar kepala sekolah segera mendata kebutuhan mendesak di sekolahnya agar bisa segera diberikan bantuan.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com