5 alat digital marketing terbaik untuk memahami pelanggan anda
Elshinta
Senin, 08 Oktober 2018 - 12:04 WIB | Penulis : Syahid | Editor : Dewi Rusiana
5 alat digital marketing terbaik untuk memahami pelanggan anda
Sumber foto: https://bit.ly/2Qo6GaC

Elshinta.com - Dalam dunia pemasaran, kemampuan mendengarkan dan memahami apa yang dibutuhkan oleh konsumen merupakan salah satu hal yang sangat krusial, termasuk pada dunia pemasaran digital. Membangun hubungan baik dengan konsumen, mengajaknya berbicara secara pribadi akan sangat membantu pebisnis dalam memahami dan memasarkan produk kepada mereka. 

Hal yang sama bisa dilakukan dalam pemasaran digital yaitu dengan pemanfaatan data. Dalam pemasaran digital, data menjadi faktor utama untuk memahami, mengukur dan menjadikan landasan untuk menjalankan strategi pemasaran. 

Menurut sebuah laporan oleh Econsultancy dan IBM, 33 persen dari pemasar top yang disurvei mengatakan bahwa, memiliki teknologi yang tepat untuk pengumpulan dan analisis data adalah kunci untuk memahami pelanggan Anda.

Berikut adalah lima alat pemasaran digital teratas yang dapat Anda gunakan juga untuk lebih memahami pelanggan Anda yang dilansir dari entrepreneur.com

SurveyMonkey

Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang pelanggan Anda, hal terbaik yang dapat Anda lakukan adalah berbicara dengan mereka secara langsung. Tetapi jika pertemuan tatap muka tak bisa dilakukan, survei adalah hal terbaik berikutnya. Dengan SurveyMonkey, Anda dapat membuat survei untuk mengukur pendapat pelanggan tentang produk dan merek Anda secara keseluruhan.

SurveyMonkey memberi Anda kemampuan untuk terlibat dengan pelanggan Anda secara langsung dan mendapatkan umpan balik tentang cara meningkatkannya. Pastikan Anda mengajukan pertanyaan terbuka sehingga pelanggan Anda dapat merespons dengan jawaban mereka sendiri. Anda akan mendapatkan insights atau wawasan berharga dari apa yang mereka katakan kepada Anda, yang kemudian dapat Anda tindak lanjuti untuk meningkatkan merek Anda.

Google Analytics

Jika hanya ada satu alat dari daftar ini yang Anda putuskan untuk digunakan, Google Analytics tampaknya harus menjadi pilihan Anda. Google Analytics adalah alat analisis yang dapat melacak lalu lintas pengunjung yang datang ke situs web Anda dan kinerja setiap halaman web.

Google Analytics memberi Anda data tentang bagaimana pelanggan berinteraksi dengan merek Anda. Apakah ada satu halaman di situs web Anda yang paling sering dikunjungi? Jenis konten apa yang paling menarik pengunjung? Dengan menjawab pertanyaan ini, Anda dapat mempelajari tentang suka, tidak suka, dan preferensi pelanggan.

Dengan Google Analytics, Anda juga dapat menemukan informasi seperti berapa lama pengunjung menghabiskan waktu di situs web Anda, sebaran geografis mereka dan dari mana mereka berasal sebelum mereka mendarat di situs Anda. Dan bagian terbaik tentang Google Analytics? Bisa digunakan secara gratis!

Google Trends

Apa yang diketikkan orang ke Google dapat memberi tahu Anda banyak hal tentang kebutuhan mereka. Dengan Google Trends, Anda dapat mengidentifikasi dan mempelajari tentang istilah pencarian yang digunakan calon pelanggan Anda.

Alat ini memberi tahu Anda seberapa populer kata kunci penelusuran tertentu dan bagaimana popularitas kata kunci berubah seiring waktu. Google Trends juga memungkinkan Anda untuk melihat istilah dan topik penelusuran terkait, yang dapat mengungkapkan peluang baru untuk bisnis Anda.

Hootsuite

Menurut eMarketer, hampir sepertiga penduduk dunia menggunakan media sosial secara teratur. Dan belakangan ini, media sosial tidak hanya untuk terhubung dengan teman - ini juga untuk terhubung dengan bisnis. Bisnis Anda mungkin sudah memiliki kehadiran media sosial; setidaknya itu seharusnya. Tetapi seberapa sering Anda memperhatikan apa yang dikatakan orang tentang merek Anda di media sosial?

Dengan alat seperti Hootsuite, Anda dapat mengelola jejaring sosial Anda semua di satu tempat dan melacak siapa saja yang menyebutkan merek Anda. Anda dapat menyiapkan pengaturan untuk menyebutkan nama perusahaan Anda, pesaing Anda, dan industri Anda secara umum. Dengan cara ini, Anda dapat memanfaatkan percakapan yang relevan yang dialami pelanggan dan belajar dari mereka.

Salesforce

Menurut HubSpot, 40 persen tenaga penjualan menggunakan cara informal, seperti Microsoft Excel atau Outlook, untuk menyimpan prospek dan data pelanggan. Dengan data yang disimpan di alat yang tidak memadai dan di banyak tempat, mudah bagi hal-hal menjadi tidak terorganisir dan bahkan hilang.

Namun, sistem berbasis cloud seperti Salesforce memungkinkan Anda mengelola semua data pelanggan di satu tempat. Anda dapat menyimpan informasi kontak dan catatan tentang interaksi Anda dengan pelanggan, dan bahkan mengirim email dari platform.

Dengan Salesforce, Anda dapat memastikan bahwa semua informasi yang Anda kumpulkan tentang pelanggan Anda disimpan bersama. Ini memungkinkan Anda untuk melihat gambaran secara keseluruhan dan memiliki pemahaman yang jelas dan menyeluruh tentang pelanggan Anda.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Mau bisnis kopi? Ini tiga level outlet yang bisa dipilih
Rabu, 31 Juli 2019 - 10:40 WIB
Elshinta.com - Outlet kopi terus menjamur di berbagai kota, dari skala kecil hingga besar....
Mau jualan properti? Pastikan pahami dulu 7 hal ini
Senin, 29 Juli 2019 - 10:15 WIB
Elshinta.com - Ada banyak seminar motivasi baik dalam bentuk seminar maupun workshop yang ...
Pilih franchise atau bisnis sendiri? Ini aspek yang harus dipertimbangkan
Selasa, 09 Juli 2019 - 13:06 WIB
Elshinta.com - Pilih franchise atau buka usaha sendiri? Menjawab pertanyaan ini tentu bany...
Bisnis tanpa modal, apakah benar ada? Ini penjelasannya
Jumat, 05 Juli 2019 - 10:07 WIB
Elshinta.com - Dalam berbagai kesempatan, barangkali sering didengar kalimat `bisnis tanpa...
Edvan M. Kautsar: Bisnis jastip ngetren, pasarnya milenial yang `lapar mata`
Kamis, 04 Juli 2019 - 13:30 WIB
Elshinta.com - Hampir semua orang, khususnya kaum wanita pasti menyukai kegiatan belanja. ...
Strategi bisnis DAMN I Love Indonesia yang patut ditiru
Jumat, 14 Desember 2018 - 16:07 WIB
Elshinta.com - Anak-anak muda tentu sudah tidak asing lagi dengan brand pakaian DAMN! I LO...
3 tren digital marketing yang sebaiknya anda kembangkan di 2019
Kamis, 13 Desember 2018 - 19:15 WIB
Elshinta.com - Digital marketing menjadi sesuatu yang tak bisa dilepaskan dari startegi bi...
Mengemas produk yang menarik perhatian pembeli
Senin, 10 Desember 2018 - 10:59 WIB
Elshinta.com -  Pertanyaan pembaca Saya ingin menanyakan bagaimana mengemas produk a...
Jangan takut gagal dalam memulai bisnis
Senin, 03 Desember 2018 - 11:18 WIB
Elshinta.com -  Pertanyaan pembaca Beberapa waktu lalu, saya mengalami kegagalan dal...
Ketika ragu saat memulai bisnis
Senin, 19 November 2018 - 09:45 WIB
Elshinta.com -  Pertanyaan pembaca Saya sedang bingung. Saya memang ingin sekali pun...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once