Rabu, 24 Oktober 2018 | 06:44 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hukum

Enam polisi di Polresta Tangerang dipecat tidak hormat

Senin, 08 Oktober 2018 - 11:42 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Dewi Rusiana
Istimewa. Foto: Selly Loamena/Radio Elshinta
Istimewa. Foto: Selly Loamena/Radio Elshinta

Elshinta.com - Polresta Tangerang melakukan pemecatan terhadap enam anggotanya karena sudah melakukan pelanggaran berat. Sebelum dilakukan pemecatan, Polresta Tangerang sudah melakukan langkah-langkah seperti peringatan dan juga mediasi terkait kesalahan yang dilakukan oleh keenam anggota tersebut. 

Demikian disampaikan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif usai melakukan apel di halaman Polresta Tangerang, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (8/10). 

Kepada Kontributor Elshinta, Selly Loamena, Kapolresta Tangerang Kombespol Sabilul Alif juga menjelaskan bahwa, setelah dilakukan beberapa tahapan dan juga pelanggaran yang dilakukan keenam anggotanya ini cukup berat, maka pemecatan secara tidak hormat akhirnya dilakukan. 

Menurut Sabilul, penipuan yang dilakukan anggotanya terkait pencalonan masuk sebagai anggota kepolisian, di mana kerugian dari korbannya mencapai Rp250 juta.

Keenam anggota kepolisian yang dilakukan pemecatan secara tidak hormat ini berasal dari kesatuan Sabara. Sabilul menyatakan, hal ini bisa menjadi contoh kepada seluruh anggota kepolisian agar bisa lebih disiplin dalam bertugas dan tidak melakukan tindakan pidana. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Champions | 24 Oktober 2018 - 06:35 WIB

Ronaldo nirgol di Old Trafford, tapi Juventus raih tiga poin

Liga Champions | 24 Oktober 2018 - 06:24 WIB

Valencia hanya kantongi satu poin dari markas Young Boys

Liga Champions | 24 Oktober 2018 - 06:16 WIB

Muenchen menang di markas AEK berkat dua gol dalam tiga menit

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 21:26 WIB

Kemenpar akan mendata agen perjalanan asing atasi paket wisata murah

Elshinta.com - Polresta Tangerang melakukan pemecatan terhadap enam anggotanya karena sudah melakukan pelanggaran berat. Sebelum dilakukan pemecatan, Polresta Tangerang sudah melakukan langkah-langkah seperti peringatan dan juga mediasi terkait kesalahan yang dilakukan oleh keenam anggota tersebut. 

Demikian disampaikan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif usai melakukan apel di halaman Polresta Tangerang, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (8/10). 

Kepada Kontributor Elshinta, Selly Loamena, Kapolresta Tangerang Kombespol Sabilul Alif juga menjelaskan bahwa, setelah dilakukan beberapa tahapan dan juga pelanggaran yang dilakukan keenam anggotanya ini cukup berat, maka pemecatan secara tidak hormat akhirnya dilakukan. 

Menurut Sabilul, penipuan yang dilakukan anggotanya terkait pencalonan masuk sebagai anggota kepolisian, di mana kerugian dari korbannya mencapai Rp250 juta.

Keenam anggota kepolisian yang dilakukan pemecatan secara tidak hormat ini berasal dari kesatuan Sabara. Sabilul menyatakan, hal ini bisa menjadi contoh kepada seluruh anggota kepolisian agar bisa lebih disiplin dalam bertugas dan tidak melakukan tindakan pidana. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Muantabz jiwa, dari pada menjadi pasasit yg mencemarkan korp lebih baik di ptdh kan, agar ada efek jera yg nyata terhadap pelaku jg anggota nakal lainnya, maju terus Kapolres Tangerang
Gaji udah gede juga masih aja nipu masyarakat
Gaji udah gede juga masih aja nipu masyarakat
Beritanya kalah cepet
Ass... Mhn kiranya jd renungan bersama aparatur kita lebih menjaga kehormatan walaupun ujian duniawi menggoda kita.... Smg sabar dan tawakkal kpd Allah...
Ass... Mhn kiranya jd renungan bersama aparatur kita lebih menjaga kehormatan walaupun ujian duniawi menggoda kita.... Smg sabar dan tawakkal kpd Allah...
Di bagian sim tolong tetibin pa masih banyak calo
Biar kapok kebanyakan polisi melakukan PUNGLI. Tidak sesuai dgn semboyang kepolisian, mengayomi, melindungi masyarakat, malah dia merampok dan memeras masyarakat.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com