Senin, 22 Oktober 2018 | 22:30 WIB

Daftar | Login

MacroAd

UKM / Manajemen

Cara menghitung keuntungan reksa dana agar sesuai dengan tujuan

Senin, 08 Oktober 2018 - 17:12 WIB    |    Penulis : Syahid    |    Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2Nus2AD
Sumber foto: https://bit.ly/2Nus2AD

Elshinta.com - Bila Anda sedang mencari produk investasi apa yang tepat untuk menginvestasikan uang Anda, reksa dana bisa menjadi pilihan yang tepat. Investasi di reksa dana banyak direkomendasikan bagi pemula karena caranya yang relatif lebih mudah dengan faktor risiko yang terukur. 

Namun, sebelum memutuskan untuk berinvestasi di produk reksa dana, ada baiknya bila Anda mempelajari apa itu reksa dana dan bagaimana cara kerjanya. Reksa dana adalah salah satu instrumen investasi yang bekerja dengan cara menghimpun dana dari masyarakat pemodal atau investor untuk kemudian diinvestasikan ke dalam portofolio investasi.

Langkah pertama yang banyak direkomendasikan oleh para ahli keuangan sebelum memutuskan untuk berinvestasi adalah menentukan tujuan dari investasi itu sendiri. Tentukan tujuannya, apakah itu untuk menyiapkan pernikahan, modal usaha, DP rumah, membeli mobil dan sebagainya. Kemudian, targetkan berapa uang yang harus Anda miliki dan kapan Anda membelinya. 

Semakin jelas tujuan dan targetnya, maka semakin Anda punya gambaran cara untuk menabungnya. Dengan begitu, Anda bisa memilih jenis reksadana apa yang tepat untuk mencapai tujuan tersebut. Bila tujuan tersebut ditargetkan hanya dalam waktu satu atau dua tahun, pilihlah jenis reksadana pasar uang atau pendapatan tetap. 

Namun, bila itu tujuan jangka panjang seperti membeli rumah, Anda bisa memilih jenis reksadana campuran atau saham. Dalam berinvestasi di reksa dana, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Pertama dengan sekali membeli reksa dana dalam jumlah besar, atau dengan membeli sedikit demi sedikit setiap bulan. 

Berikut ini adalah contoh simulasi bagaimana menabung reksa dana menggunakan kalkulator simulasi reksa dana milik Bareksa.com. Misalnya, Anda menargetkan dalam tiga 4 tahun ke depan ingin menikah dan tentu saja membutuhkan sejumlah dana. Targetnya Anda membutuhkan Rp55 juta rupiah untuk keseluruhan biaya pernikahan. Sementara itu, kesanggupan Anda untuk menabung reksa dana adalah Rp1 juta rupiah perbulan. 

Dilihat dari jangka waktunya, Anda bisa saja membeli jenis reksa dana jenis campuran yang memiliki imbal hasil cukup tinggi. Berdasarkan data dari simulasi Bareksa, salah satu produk reksa dana campuran diproyeksikan mampu memberi imbal hasil sebesar 36,55% dalam jangka waktu empat tahun.

Bila Anda menabung reksa dana campuran Rp1 juta selama 4 tahun dengan setoran awal juga Rp1 juta itu artinya Anda telah mengumpulkan total tabungan sebanyak Rp49.000.000. Jumlah tersebut belum ditambah total imbal hasil 36,55% dari total tabungan Anda yaitu Rp17.911.856. Itu artinya, dalam waktu empat tahun Anda telah berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp66.911.655. Lebih tinggi daripada target Anda semula. 

Jadi, tentukanlah dahulu apa tujuan Anda berinvestasi. Setelah itu, cari reksa dana yang mampu memberikan tambahan yang signifikan untuk tujuan investasi Anda. Jangan lupa untuk memeriksa trade record setiap manajer investasinya.  

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Dua Babinsa jajaran Kodim 0201/BS gerebek pesta narkoba

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:10 WIB

Kudus darurat TBC

Hukum | 22 Oktober 2018 - 21:59 WIB

SP RSIS desak PN Sukoharjo laksanakan eksekusi putusan MA

Sosbud | 22 Oktober 2018 - 21:48 WIB

Malinau gelar Irau dalam rangka HUT ke-19

Arestasi | 22 Oktober 2018 - 21:25 WIB

Polisi bekuk pembunuh wanita tanpa busana di Binjai

Elshinta.com - Bila Anda sedang mencari produk investasi apa yang tepat untuk menginvestasikan uang Anda, reksa dana bisa menjadi pilihan yang tepat. Investasi di reksa dana banyak direkomendasikan bagi pemula karena caranya yang relatif lebih mudah dengan faktor risiko yang terukur. 

Namun, sebelum memutuskan untuk berinvestasi di produk reksa dana, ada baiknya bila Anda mempelajari apa itu reksa dana dan bagaimana cara kerjanya. Reksa dana adalah salah satu instrumen investasi yang bekerja dengan cara menghimpun dana dari masyarakat pemodal atau investor untuk kemudian diinvestasikan ke dalam portofolio investasi.

Langkah pertama yang banyak direkomendasikan oleh para ahli keuangan sebelum memutuskan untuk berinvestasi adalah menentukan tujuan dari investasi itu sendiri. Tentukan tujuannya, apakah itu untuk menyiapkan pernikahan, modal usaha, DP rumah, membeli mobil dan sebagainya. Kemudian, targetkan berapa uang yang harus Anda miliki dan kapan Anda membelinya. 

Semakin jelas tujuan dan targetnya, maka semakin Anda punya gambaran cara untuk menabungnya. Dengan begitu, Anda bisa memilih jenis reksadana apa yang tepat untuk mencapai tujuan tersebut. Bila tujuan tersebut ditargetkan hanya dalam waktu satu atau dua tahun, pilihlah jenis reksadana pasar uang atau pendapatan tetap. 

Namun, bila itu tujuan jangka panjang seperti membeli rumah, Anda bisa memilih jenis reksadana campuran atau saham. Dalam berinvestasi di reksa dana, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Pertama dengan sekali membeli reksa dana dalam jumlah besar, atau dengan membeli sedikit demi sedikit setiap bulan. 

Berikut ini adalah contoh simulasi bagaimana menabung reksa dana menggunakan kalkulator simulasi reksa dana milik Bareksa.com. Misalnya, Anda menargetkan dalam tiga 4 tahun ke depan ingin menikah dan tentu saja membutuhkan sejumlah dana. Targetnya Anda membutuhkan Rp55 juta rupiah untuk keseluruhan biaya pernikahan. Sementara itu, kesanggupan Anda untuk menabung reksa dana adalah Rp1 juta rupiah perbulan. 

Dilihat dari jangka waktunya, Anda bisa saja membeli jenis reksa dana jenis campuran yang memiliki imbal hasil cukup tinggi. Berdasarkan data dari simulasi Bareksa, salah satu produk reksa dana campuran diproyeksikan mampu memberi imbal hasil sebesar 36,55% dalam jangka waktu empat tahun.

Bila Anda menabung reksa dana campuran Rp1 juta selama 4 tahun dengan setoran awal juga Rp1 juta itu artinya Anda telah mengumpulkan total tabungan sebanyak Rp49.000.000. Jumlah tersebut belum ditambah total imbal hasil 36,55% dari total tabungan Anda yaitu Rp17.911.856. Itu artinya, dalam waktu empat tahun Anda telah berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp66.911.655. Lebih tinggi daripada target Anda semula. 

Jadi, tentukanlah dahulu apa tujuan Anda berinvestasi. Setelah itu, cari reksa dana yang mampu memberikan tambahan yang signifikan untuk tujuan investasi Anda. Jangan lupa untuk memeriksa trade record setiap manajer investasinya.  

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com