Jumat, 19 Oktober 2018 | 00:05 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kecelakaan

Puslabfor Mabes Polri olah TKP meninggalnya karyawan PT Indo Bharat Rayon

Senin, 08 Oktober 2018 - 19:49 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Sigit Kurniawan
Sumber foto: Tita Sopandy/Radio Elshinta
Sumber foto: Tita Sopandy/Radio Elshinta

Elshinta.com - Polres Purwakarta, Jawa Barat akan menurunkan tim dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di PT Indo Bharat Rayon Purwakarta, menyusul tewasnya seorang karyawan yang jatuh dari lantai tiga dan tidak dilaporkan ke pihak berwajib.

Perusahaan telah menutup-nutupi dan menghilangkan barang bukti atas meninggalnya korban yaitu Idas Dasuki (43) warga Kampung Cisalak RT 16/06 Desa Cilangkap, Kecamatan Babakancikao, Purwakarta, merupakan karyawan Indo Bharat Rayon di bagian maintenance dan dinyatakan meninggal dunia di RS Siloam Purwakarta akibat kecelakaan kerja, jatuh dari ketinggian lantai tiga Kamis (4/10) lalu.

Demikian dikatakan Kasat Reskrim Polres Purwakarta, Jawa Barat, AKP Agta Bhuwana Putra kepada Kontributor Elshinta, Tita Sopandy, Senin (8/10).

Menurut Aghta, pihak perusahaan tidak melaporkan ke polisi atas kematian korban dan baru diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat.
Keluarga korban tidak mengetahui secara jelas atas kematian korban karena diberi tahu oleh perusahaan bahwa korban sudah meninggal dunia di RS Siloam Purwakarta, dengan kondisi sudah dibersihkan dan ditutup kain kafan untuk dibawa pulang ke rumahnya.

Olah TKP tidak dapat dilakukan oleh polisi karena pihak perusahaan telah merusak TKP dan menghilangkan barang bukti. Pihaknya kesulitan memastikan kematian korban meninggal dunia akibat kecelakaan kerja. Untuk mendalami dan menelusuri kejadian tersebut karena diketahui atas laporan warga dan perusahaan tidak melapor, dalam waktu dekat pihaknya akan menurunkan tim Puslabfor Mabes Polri.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 18 Oktober 2018 - 21:59 WIB

LPSK imbau seluruh pihak lawan serangan terhadap ahli

Lingkungan | 18 Oktober 2018 - 21:48 WIB

TMMD, Warga beri lahan, TNI buat jalan

Aktual Dalam Negeri | 18 Oktober 2018 - 21:36 WIB

Naikan branding, Pemkab Kudus optimalkan Tim Jaring Pukat

Aktual Dalam Negeri | 18 Oktober 2018 - 20:55 WIB

Warga temukan ratusan peluru di tempat pembuangan sampah

Elshinta.com - Polres Purwakarta, Jawa Barat akan menurunkan tim dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di PT Indo Bharat Rayon Purwakarta, menyusul tewasnya seorang karyawan yang jatuh dari lantai tiga dan tidak dilaporkan ke pihak berwajib.

Perusahaan telah menutup-nutupi dan menghilangkan barang bukti atas meninggalnya korban yaitu Idas Dasuki (43) warga Kampung Cisalak RT 16/06 Desa Cilangkap, Kecamatan Babakancikao, Purwakarta, merupakan karyawan Indo Bharat Rayon di bagian maintenance dan dinyatakan meninggal dunia di RS Siloam Purwakarta akibat kecelakaan kerja, jatuh dari ketinggian lantai tiga Kamis (4/10) lalu.

Demikian dikatakan Kasat Reskrim Polres Purwakarta, Jawa Barat, AKP Agta Bhuwana Putra kepada Kontributor Elshinta, Tita Sopandy, Senin (8/10).

Menurut Aghta, pihak perusahaan tidak melaporkan ke polisi atas kematian korban dan baru diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat.
Keluarga korban tidak mengetahui secara jelas atas kematian korban karena diberi tahu oleh perusahaan bahwa korban sudah meninggal dunia di RS Siloam Purwakarta, dengan kondisi sudah dibersihkan dan ditutup kain kafan untuk dibawa pulang ke rumahnya.

Olah TKP tidak dapat dilakukan oleh polisi karena pihak perusahaan telah merusak TKP dan menghilangkan barang bukti. Pihaknya kesulitan memastikan kematian korban meninggal dunia akibat kecelakaan kerja. Untuk mendalami dan menelusuri kejadian tersebut karena diketahui atas laporan warga dan perusahaan tidak melapor, dalam waktu dekat pihaknya akan menurunkan tim Puslabfor Mabes Polri.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com