Kamis, 13 Desember 2018 | 16:54 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Tim Advokasi BPN Prabowo-Sandiaga bahas pemanggilan Amien

Senin, 08 Oktober 2018 - 18:57 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Sigit Kurniawan
Arsip Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto bersama Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Djoko Santoso dan Dewan Penasehat BPN Amien Rais. Sumber foto: https://bit.ly/2y6HMF3
Arsip Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto bersama Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Djoko Santoso dan Dewan Penasehat BPN Amien Rais. Sumber foto: https://bit.ly/2y6HMF3

Elshinta.com - Tim Hukum dan Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menggelar pertemuan pada Senin (8/10) membahas pemanggilan Amien Rais oleh pihak Kepolisian pada Rabu (10/10).

"Tim Hukum dan Advokasi BPN Prabowo-Sandiaga atas undangan Amien Rais untuk memberikan masukan dan pendampingan ketika beliau nanti datang untuk memenuhi panggilan Polisi," kata Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga, Edy Soeparno di Jalan Daksa, Jakarta, Senin (8/10).

Edy yang merupakan Sekjen DPP PAN itu mengatakan Tim Advokasi BPN Prabowo-Sandiaga akan memberikan masukan dan pendapat agar memahami kira-kira apa yang perlu disiapkan dalam menghadapi panggilan tersebut. Dia menjelaskan Amien tidak dapat memenuhi panggilan Polda Metro Jaya pada Jumat (4/10) karena ada urusan yang tidak bisa ditinggalkan.

Menurut dia, Amien dijadwalkan dipanggil pada Rabu (10/10) dan akan memenuhi panggilan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab seorang warga negara yang baik. "Pada pemanggilan Jumat lalu mendadak dan sudah disampaikan Amien tidak bisa memenuhi sehingga panggilan pada Rabu besok akan dipenuhi," ujarnya, dikutip Antara.

Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya memeriksa Amien pada Jumat (5/10) namun Amien tidak memenuhi panggilan untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Amien dipanggil Polri sebagai saksi untuk Ratna Sarumpaet yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan kabar hoaks terkait penganiayaan. Penyidik Polda Metro Jaya akan menjadwalkan pemanggilan ulang Amien Rais pada Rabu (10/10).

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 16:45 WIB

Perpustakaan Nasional punya perayaan khusus untuk Hari Ibu

Musibah | 13 Desember 2018 - 16:25 WIB

6 bulan hilang, warga Kudus ditemukan tinggal kerangka

Manajemen | 13 Desember 2018 - 16:15 WIB

Jangan langgar tiga etika bisnis ini di bisnis online

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 16:07 WIB

Menteri PUPR: Rp15 miliar bangun jembatan roboh

Elshinta.com - Tim Hukum dan Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menggelar pertemuan pada Senin (8/10) membahas pemanggilan Amien Rais oleh pihak Kepolisian pada Rabu (10/10).

"Tim Hukum dan Advokasi BPN Prabowo-Sandiaga atas undangan Amien Rais untuk memberikan masukan dan pendampingan ketika beliau nanti datang untuk memenuhi panggilan Polisi," kata Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga, Edy Soeparno di Jalan Daksa, Jakarta, Senin (8/10).

Edy yang merupakan Sekjen DPP PAN itu mengatakan Tim Advokasi BPN Prabowo-Sandiaga akan memberikan masukan dan pendapat agar memahami kira-kira apa yang perlu disiapkan dalam menghadapi panggilan tersebut. Dia menjelaskan Amien tidak dapat memenuhi panggilan Polda Metro Jaya pada Jumat (4/10) karena ada urusan yang tidak bisa ditinggalkan.

Menurut dia, Amien dijadwalkan dipanggil pada Rabu (10/10) dan akan memenuhi panggilan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab seorang warga negara yang baik. "Pada pemanggilan Jumat lalu mendadak dan sudah disampaikan Amien tidak bisa memenuhi sehingga panggilan pada Rabu besok akan dipenuhi," ujarnya, dikutip Antara.

Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya memeriksa Amien pada Jumat (5/10) namun Amien tidak memenuhi panggilan untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Amien dipanggil Polri sebagai saksi untuk Ratna Sarumpaet yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan kabar hoaks terkait penganiayaan. Penyidik Polda Metro Jaya akan menjadwalkan pemanggilan ulang Amien Rais pada Rabu (10/10).

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com