Senin, 17 Desember 2018 | 11:04 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Arestasi

Pelaku pembunuhan wanita yang tewas di parit diringkus

Senin, 08 Oktober 2018 - 20:04 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Sigit Kurniawan
Sumber foto: M Salim/Radio Elshinta
Sumber foto: M Salim/Radio Elshinta

Elshinta.com - Tim Opsnal Polres Langkat, Polda Sumut, dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Juriadi, berhasil mengungkap indentitas mayat wanita tanpa indentitas yang ditemukan mengapung di dalam parit bambu kuning, Dusun N, Desa Telaga Jernih, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Minggu (7/10) kemarin.

Kasat Reskrim Polres Langkat, AKP Juriadi kepada Kontributor Elshinta, M Salim, Senin (8/10) mengatakan, pihaknya melakukan upaya identifikasi korban yang diketahui bernama Irda S (30) warga Dusun Hulu Dalam, Desa Secanggang, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat. 

Dari hasil lidik dan keterangan saksi-saksi, diketahui tersangka yang melakukan pembunuhan adalah MJ alias Jumrik (30) warga Dusun VII Pasiran, Desa Karang Gading. Petugas akhirnya mengendus keberadaan tersangka dan berhasil dibekuk, karena berusaha kabur saat hendak ditangkap polisi menembak kaki tersangka.

Berdasarkan pengakuan tersangka, ia membunuh korban pada Selasa (2/10) sekitar pukul 20.00 WIB di Dusun N, Desa Telaga Jernih, dari tangan tersangka petugas berhasil mengumpulkan barang bukti berupa satu buah jam tangan, satu unit HP, satu baju, satu HP korban, dan satu unit sepeda motor.

"Tersangka saat kita interogasi mengaku ia sendiri yang melakukan pembunuhan tersebut dengan terlebih dahulu menyiapkan lakban dari rumahnya. Korban sebelum dibunuhnya, terlebih dahulu dibawa ke TKP, tersangka kemudian mencekik dan melakban mulut korban hingga meninggal dan membuangnya ke dalam parit," ujarnya.

Kapolsek Tanjung Pura menambahkan, pelaku juga mengambil uang korban sebesar Rp1.850.000. Motif pembunuhan tersebut untuk sementara tersangka ingin menguasai uang korban.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 17 Desember 2018 - 10:33 WIB

Penanganan korupsi proyek pipa di Palopo mandek

Startup | 17 Desember 2018 - 10:15 WIB

Jumlah investor Bareksa tembus 300 ribu

Elshinta.com - Tim Opsnal Polres Langkat, Polda Sumut, dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Juriadi, berhasil mengungkap indentitas mayat wanita tanpa indentitas yang ditemukan mengapung di dalam parit bambu kuning, Dusun N, Desa Telaga Jernih, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Minggu (7/10) kemarin.

Kasat Reskrim Polres Langkat, AKP Juriadi kepada Kontributor Elshinta, M Salim, Senin (8/10) mengatakan, pihaknya melakukan upaya identifikasi korban yang diketahui bernama Irda S (30) warga Dusun Hulu Dalam, Desa Secanggang, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat. 

Dari hasil lidik dan keterangan saksi-saksi, diketahui tersangka yang melakukan pembunuhan adalah MJ alias Jumrik (30) warga Dusun VII Pasiran, Desa Karang Gading. Petugas akhirnya mengendus keberadaan tersangka dan berhasil dibekuk, karena berusaha kabur saat hendak ditangkap polisi menembak kaki tersangka.

Berdasarkan pengakuan tersangka, ia membunuh korban pada Selasa (2/10) sekitar pukul 20.00 WIB di Dusun N, Desa Telaga Jernih, dari tangan tersangka petugas berhasil mengumpulkan barang bukti berupa satu buah jam tangan, satu unit HP, satu baju, satu HP korban, dan satu unit sepeda motor.

"Tersangka saat kita interogasi mengaku ia sendiri yang melakukan pembunuhan tersebut dengan terlebih dahulu menyiapkan lakban dari rumahnya. Korban sebelum dibunuhnya, terlebih dahulu dibawa ke TKP, tersangka kemudian mencekik dan melakban mulut korban hingga meninggal dan membuangnya ke dalam parit," ujarnya.

Kapolsek Tanjung Pura menambahkan, pelaku juga mengambil uang korban sebesar Rp1.850.000. Motif pembunuhan tersebut untuk sementara tersangka ingin menguasai uang korban.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Senin, 17 Desember 2018 - 09:16 WIB

Guguran lava Merapi masih berpotensi muncul

Minggu, 16 Desember 2018 - 20:50 WIB

Anggota Polres Mojokerto tewas akibat kecelakaan

Minggu, 16 Desember 2018 - 19:52 WIB

BMKG: Gempa di Papua akibat deformasi batuan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com