Rabu, 12 Desember 2018 | 06:36 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Olahraga / Aktual Olahraga

Sandiaga beri semangat atlet voli duduk Indonesia

Senin, 08 Oktober 2018 - 21:16 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Sigit Kurniawan
Cawapres Sandiaga Uno memeluk para atlet voli duduk putra setelah dikalahkan tim Irak 0-3 di Tennis Indoor GBK, Jakarta, Senin (8/10). Sumber foto: https://bit.ly/2y8umIB
Cawapres Sandiaga Uno memeluk para atlet voli duduk putra setelah dikalahkan tim Irak 0-3 di Tennis Indoor GBK, Jakarta, Senin (8/10). Sumber foto: https://bit.ly/2y8umIB

Elshinta.com - Calon wakil presiden Sandiaga Uno memberikan semangat untuk para atlet bola voli duduk putra Indonesia, tapi tim yang didukungnya dikalahkan oleh tim Irak 0-3 dalam babak penyisihan Grup A Asian Para Games 2018 di Tennis Indoor, GBK, Jakarta, Senin (8/10).

Setelah pertandingan, cawapres nomor urut 02 yang datang menonton bersama istinya Nur Asia Uno itu memeluk atlet bola voli duduk yang menunjukkan kesedihan di wajahnya satu per satu sembari memberi semangat. "Kita harus berikan semangat dan motivasi dan Irak tim yang kuat, tetapi ini memotivasi kita, kalau kita berikan dukungan untuk tim Indonesia seperti ini ramai siswa siswi ingin memberikan dukungan buat atlet Indonesia yang berjuang," ujar Sandiaga usai pertandingan.

Menurut dia, saat menonton pertandingan voli duduk itu, spirit and energy of Asia sangat terasa, apalagi tim Indonesia yang diwakili Imam Kuncoro, Murdiyan, Nasrullah, Purwadi, Raharjo, Bima Tri Sanjaya, Tatag Sugiyono dan Sukarno mengeluarkan kemampuannya secara maksimal.

Asian Para Games 2018, ujar Sandiaga, merupakan kesempatan, kebangkitan dan kesetaraan untuk penyandang disabilitas yang memiliki semangat dan kemampuan dalam olahraga. "Kita ingin sukses prestasi, penyelenggaraan dan menggerakkan kepedulian atas kesetaraan teman-teman penyandang disabilitas yang kalau dilihat permainannya susah, mungkin saya kalah kalau main voli lawan teman-teman tadi," tutur Sandiaga, dikutip Antara.

Setelah laga Indonesia-Irak, Sandiaga kemudian menonton tim Kazakhstan dan tim Myanmar yang unjuk kebolehan setelah tim Indonesia-Irak. Kazakhstan menundukkan Myanmar juga dengan skor 3-0 dalam babak penyisihan Grup A tersebut. Pengusaha muda itu mengaku ingin menonton pertandingan cabang olahraga bulu tangkis serta renang selain voli duduk apabila terdapat waktu luang.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Champions | 12 Desember 2018 - 06:36 WIB

Menang besar di markas Red Star, PSG lolos sebagai juara grup

Event | 12 Desember 2018 - 06:17 WIB

Malaysia-Vietnam 2-2 di final pertama Piala AFF

Liga Champions | 12 Desember 2018 - 06:06 WIB

Salah dan Alisson antar Liverpool kalahkan Napoli dan lolos ke 16 besar

Pendidikan | 11 Desember 2018 - 22:25 WIB

Di Kudus, masih ada SD dimerger formasi CPNS

Politik | 11 Desember 2018 - 22:01 WIB

PSI puji Risma percantik Surabaya

Elshinta.com - Calon wakil presiden Sandiaga Uno memberikan semangat untuk para atlet bola voli duduk putra Indonesia, tapi tim yang didukungnya dikalahkan oleh tim Irak 0-3 dalam babak penyisihan Grup A Asian Para Games 2018 di Tennis Indoor, GBK, Jakarta, Senin (8/10).

Setelah pertandingan, cawapres nomor urut 02 yang datang menonton bersama istinya Nur Asia Uno itu memeluk atlet bola voli duduk yang menunjukkan kesedihan di wajahnya satu per satu sembari memberi semangat. "Kita harus berikan semangat dan motivasi dan Irak tim yang kuat, tetapi ini memotivasi kita, kalau kita berikan dukungan untuk tim Indonesia seperti ini ramai siswa siswi ingin memberikan dukungan buat atlet Indonesia yang berjuang," ujar Sandiaga usai pertandingan.

Menurut dia, saat menonton pertandingan voli duduk itu, spirit and energy of Asia sangat terasa, apalagi tim Indonesia yang diwakili Imam Kuncoro, Murdiyan, Nasrullah, Purwadi, Raharjo, Bima Tri Sanjaya, Tatag Sugiyono dan Sukarno mengeluarkan kemampuannya secara maksimal.

Asian Para Games 2018, ujar Sandiaga, merupakan kesempatan, kebangkitan dan kesetaraan untuk penyandang disabilitas yang memiliki semangat dan kemampuan dalam olahraga. "Kita ingin sukses prestasi, penyelenggaraan dan menggerakkan kepedulian atas kesetaraan teman-teman penyandang disabilitas yang kalau dilihat permainannya susah, mungkin saya kalah kalau main voli lawan teman-teman tadi," tutur Sandiaga, dikutip Antara.

Setelah laga Indonesia-Irak, Sandiaga kemudian menonton tim Kazakhstan dan tim Myanmar yang unjuk kebolehan setelah tim Indonesia-Irak. Kazakhstan menundukkan Myanmar juga dengan skor 3-0 dalam babak penyisihan Grup A tersebut. Pengusaha muda itu mengaku ingin menonton pertandingan cabang olahraga bulu tangkis serta renang selain voli duduk apabila terdapat waktu luang.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 09 Desember 2018 - 16:49 WIB

Cari bibit atlet berbakat, Lumajang perlu perhatian

Jumat, 07 Desember 2018 - 21:12 WIB

Inasgoc menghemat Rp2,8 triliun

Selasa, 04 Desember 2018 - 08:29 WIB

Bulls pecat pelatih kepala Fred Hoiberg

Minggu, 02 Desember 2018 - 20:46 WIB

Azzahra pecahkan rekor nasional di IOAC 2018

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com