Rabu, 12 Desember 2018 | 06:44 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Ekonomi

BBN nilai pertemuan IMF-WB berkah pengrajin Bali

Selasa, 09 Oktober 2018 - 10:59 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2IIMigQ
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2IIMigQ

Elshinta.com - Direktur Eksekutif Bali Business Network (BBN) Made Abdi Negara menilai pertemuan tahunan IMF-Wolrd Bank 2018 di Nusa Dua, Bali, 8-14 Oktober 2018, akan menjadi berkah bagi pengrajin Bali.

"Kegiatan tersebut menjadi berkah bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), karena produsen kerajinan tangan skala kecil dan mikro mendapatkan pesanan untuk diberikan kepada delegasi peserta pertemuan itu," katanya di Denpasar, Selasa (9/10).

Ia mengatakan kegiatan internasional (IMF-World Bank) sebagai "engine power" perekonomian di tengah kondisi lesunya perekonomian secara umum yang dirasakan oleh pelaku usaha kecil dan menengah, terutama yang memproduksi berbagai jenis barang-barang seni dan aksesoris.

"Secara khusus sektor kerajinan tangan (handycraft) terimbas langsung. Dari data bahwa Bali pada kuartal ketiga hanya mengalami pertumbuhan ekonomi 3,7 persen. Hal ini jauh dibawah pertumbuhan nasional pada kisaran 5,4 persen berdasarkan data Nielsen Indonesia tersebut," ujarnya, dihimpun kantor berita Antara.

Dengan demikian, kata dia, diharapkan mampu mengejar ketertinggalan pertumbuhan ekonomi setelah hajatan IMF yang dilanjutkan dengan masa musim ramai (high season) kunjungan wisatawan yang dimulai pertengahan Nopember hingga awal Januari mendatang.

"Jika tetap pada pertumbuhan ekonomi saat ini, tentu masyarakat akan merasakan dampaknya terutama pada perlambatan ekonomi secara menyeluruh dan bisa saja hal tersebut berimbas pada tidak bergeraknya sektor ekonomi masyarakat," ucapnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Champions | 12 Desember 2018 - 06:36 WIB

Menang besar di markas Red Star, PSG lolos sebagai juara grup

Event | 12 Desember 2018 - 06:17 WIB

Malaysia-Vietnam 2-2 di final pertama Piala AFF

Liga Champions | 12 Desember 2018 - 06:06 WIB

Salah dan Alisson antar Liverpool kalahkan Napoli dan lolos ke 16 besar

Pendidikan | 11 Desember 2018 - 22:25 WIB

Di Kudus, masih ada SD dimerger formasi CPNS

Politik | 11 Desember 2018 - 22:01 WIB

PSI puji Risma percantik Surabaya

Elshinta.com - Direktur Eksekutif Bali Business Network (BBN) Made Abdi Negara menilai pertemuan tahunan IMF-Wolrd Bank 2018 di Nusa Dua, Bali, 8-14 Oktober 2018, akan menjadi berkah bagi pengrajin Bali.

"Kegiatan tersebut menjadi berkah bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), karena produsen kerajinan tangan skala kecil dan mikro mendapatkan pesanan untuk diberikan kepada delegasi peserta pertemuan itu," katanya di Denpasar, Selasa (9/10).

Ia mengatakan kegiatan internasional (IMF-World Bank) sebagai "engine power" perekonomian di tengah kondisi lesunya perekonomian secara umum yang dirasakan oleh pelaku usaha kecil dan menengah, terutama yang memproduksi berbagai jenis barang-barang seni dan aksesoris.

"Secara khusus sektor kerajinan tangan (handycraft) terimbas langsung. Dari data bahwa Bali pada kuartal ketiga hanya mengalami pertumbuhan ekonomi 3,7 persen. Hal ini jauh dibawah pertumbuhan nasional pada kisaran 5,4 persen berdasarkan data Nielsen Indonesia tersebut," ujarnya, dihimpun kantor berita Antara.

Dengan demikian, kata dia, diharapkan mampu mengejar ketertinggalan pertumbuhan ekonomi setelah hajatan IMF yang dilanjutkan dengan masa musim ramai (high season) kunjungan wisatawan yang dimulai pertengahan Nopember hingga awal Januari mendatang.

"Jika tetap pada pertumbuhan ekonomi saat ini, tentu masyarakat akan merasakan dampaknya terutama pada perlambatan ekonomi secara menyeluruh dan bisa saja hal tersebut berimbas pada tidak bergeraknya sektor ekonomi masyarakat," ucapnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 11 Desember 2018 - 22:25 WIB

Di Kudus, masih ada SD dimerger formasi CPNS

Selasa, 11 Desember 2018 - 22:01 WIB

PSI puji Risma percantik Surabaya

Selasa, 11 Desember 2018 - 21:02 WIB

TNI AU Suryadarma Kalijati bangun pos pangkalan udara

Selasa, 11 Desember 2018 - 21:01 WIB

Ketum PSI: Hoax dan kebencian ancam persatuan RI

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com