Senin, 10 Desember 2018 | 16:59 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Sepakbola / Aktual Sepakbola

Sriwijaya FC kekurangan amunisi pemain

Selasa, 09 Oktober 2018 - 12:36 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2OOjzgb
Sumber foto: https://bit.ly/2OOjzgb

Elshinta.com - Sriwijaya FC dihadapkan persoalan pelik berupa kekurangan amunisi pemain, jika tiga pemainnya yang memperkuat Timnas tidak diizinkan membela klub pada saat menjamu Bhayangkara FC di Palembang, Jumat (12/10).

Pelatih Sriwijaya FC Subangkit di Palembang, Selasa (9/10), mengatakan, manajemen klub telah melayangkan surat ke PSSI terkait pemanggilan Esteban Vizcarra, Alberto Goncalves dan Zulfiandi.

"Saya berharap ketiga pemain ini bisa diturunkan saat lawan Bhayangkara. Hingga kini, saya tidak mau berandai-andai jika ketiganya tidak bisa dimainkan," kata Subangkit, seperti dikutip Antara.

Tiga pemain Sriwijaya FC ini diwajibkan memperkuat timnas pada laga uji coba melawan Myanmar (10/10) dan Hongkong (16/10).

Menurut Subangkit, ketiganya bisa diminta kembali ke klub untuk laga melawan Bhayangkara untuk kemudian bergabung lagi dengan timnas. "Klub sudah melayangkan surat resmi, saya berharap dapat dipertimbangkan karena kondisi saat ini sedang berat," kata Subangkit. 

Berdasarkan klasemen sementara Liga 1, Sriwijaya FC masih berada di zona rawan yakni diperingkat 12 setelah sebelumnya berada di peringkat 14.

Kemenangan atas Bali United di Palembang, Sabtu (6/10) membuat Laskar Wong Kito menjauhi zona degradasi.

Sukses mengalahkan Bali United dengan skor 3-2 ini juga tidak lepas dari hadirnya tiga pemain yang saat ini sudah bergabung dalam pemusatan latihan nasional. Namun, saat menghadapi Bhayangkara FC, Sriwijaya FC didera persoalan kekurangan amunisi pemain, karena pemain belakang andalan Mohammadou Al Hadji juga mengalami hukuman akumulasi kartu.

Selain itu, dua pemain Syarian Abimanyu dan Samuel Christianson hingga kini masih memperkuat timnas U-19 sejak 6 Agustus 2018.

Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri Faisal Mursyid mengatakan manajemen klub sudah melayangkan surat resmi ke Sekjen PSSI pada Sabtu (6/10), terkait persoalan ini karena terjadi perubahan jumlah pemain dibandingkan sebelumnya saat didaftarkan di awal liga yakni berjumlah 29 orang.

Dalam perkembangannya, terdapat dua pemain yang mengundurkan diri yakni Bio Pauline dan Sandy Firmansyah, pemain cedera (pasca operasi) Ichsan Kurniawan, empat pemain memperkuat kompetisi U-19. "Jika dikurangi lima pemain yang memperkuat timnas, maka sisa pemain yang ada hanya 17 orang (sudah termasuk tiga orang kiper). Ini sama saja kehilangan separuh kekuatan kami," kata Faisal.

Sriwijaya FC saat ini berada di peringkat 12 klasemen sementara dengan meraih 30 poin. Sementara tiga tempat terbawah atau zona degradasi dihuni PSIS Semarang dengan 27 poin, PSMS dan Perseru dengan masing-masing 24 poin.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Luar Negeri | 10 Desember 2018 - 16:55 WIB

Pemerintah siapkan strategi baru bela Siti Aisyah

Sosbud | 10 Desember 2018 - 16:45 WIB

Pertamina bagikan santunan ke 12 panti asuhan

Megapolitan | 10 Desember 2018 - 16:36 WIB

Jalan Raya Legok rusak, Bupati akan tindak tegas sopir muatan berat

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 16:25 WIB

KPU Tangerang temukan daftar pemilih tak sesuai syarat

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 16:14 WIB

Wapres: Kalau Pemilu gagal, Bawaslu kecewakan masyarakat

Ekonomi | 10 Desember 2018 - 16:06 WIB

3 menteri ground breaking rusunami Stasiun Rawabuntu

Elshinta.com - Sriwijaya FC dihadapkan persoalan pelik berupa kekurangan amunisi pemain, jika tiga pemainnya yang memperkuat Timnas tidak diizinkan membela klub pada saat menjamu Bhayangkara FC di Palembang, Jumat (12/10).

Pelatih Sriwijaya FC Subangkit di Palembang, Selasa (9/10), mengatakan, manajemen klub telah melayangkan surat ke PSSI terkait pemanggilan Esteban Vizcarra, Alberto Goncalves dan Zulfiandi.

"Saya berharap ketiga pemain ini bisa diturunkan saat lawan Bhayangkara. Hingga kini, saya tidak mau berandai-andai jika ketiganya tidak bisa dimainkan," kata Subangkit, seperti dikutip Antara.

Tiga pemain Sriwijaya FC ini diwajibkan memperkuat timnas pada laga uji coba melawan Myanmar (10/10) dan Hongkong (16/10).

Menurut Subangkit, ketiganya bisa diminta kembali ke klub untuk laga melawan Bhayangkara untuk kemudian bergabung lagi dengan timnas. "Klub sudah melayangkan surat resmi, saya berharap dapat dipertimbangkan karena kondisi saat ini sedang berat," kata Subangkit. 

Berdasarkan klasemen sementara Liga 1, Sriwijaya FC masih berada di zona rawan yakni diperingkat 12 setelah sebelumnya berada di peringkat 14.

Kemenangan atas Bali United di Palembang, Sabtu (6/10) membuat Laskar Wong Kito menjauhi zona degradasi.

Sukses mengalahkan Bali United dengan skor 3-2 ini juga tidak lepas dari hadirnya tiga pemain yang saat ini sudah bergabung dalam pemusatan latihan nasional. Namun, saat menghadapi Bhayangkara FC, Sriwijaya FC didera persoalan kekurangan amunisi pemain, karena pemain belakang andalan Mohammadou Al Hadji juga mengalami hukuman akumulasi kartu.

Selain itu, dua pemain Syarian Abimanyu dan Samuel Christianson hingga kini masih memperkuat timnas U-19 sejak 6 Agustus 2018.

Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri Faisal Mursyid mengatakan manajemen klub sudah melayangkan surat resmi ke Sekjen PSSI pada Sabtu (6/10), terkait persoalan ini karena terjadi perubahan jumlah pemain dibandingkan sebelumnya saat didaftarkan di awal liga yakni berjumlah 29 orang.

Dalam perkembangannya, terdapat dua pemain yang mengundurkan diri yakni Bio Pauline dan Sandy Firmansyah, pemain cedera (pasca operasi) Ichsan Kurniawan, empat pemain memperkuat kompetisi U-19. "Jika dikurangi lima pemain yang memperkuat timnas, maka sisa pemain yang ada hanya 17 orang (sudah termasuk tiga orang kiper). Ini sama saja kehilangan separuh kekuatan kami," kata Faisal.

Sriwijaya FC saat ini berada di peringkat 12 klasemen sementara dengan meraih 30 poin. Sementara tiga tempat terbawah atau zona degradasi dihuni PSIS Semarang dengan 27 poin, PSMS dan Perseru dengan masing-masing 24 poin.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 10 Desember 2018 - 09:35 WIB

Polda Metro siap amankan perayaan Persija

Senin, 10 Desember 2018 - 09:08 WIB
Liga Jerman

Pemain cadangan jadi pembeda saat Gladbach tundukkan Stuttgart

Senin, 10 Desember 2018 - 08:47 WIB
Liga Prancis

Penalti Pepe amankan satu poin untuk Lille

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com