Rabu, 24 Oktober 2018 | 04:43 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Pembangunan

Skema KPBU tingkatkan pelayanan infrastruktur

Selasa, 09 Oktober 2018 - 12:48 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2OQZaaw
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2OQZaaw

Elshinta.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meningkatkan pelayanan sektor infrastruktur nasional melalui skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

"Untuk kegiatan pemeliharaan infrastruktur, dengan skema KPBU memberi manfaat yakni aset selalu terpelihara, akuntabilitas anggaran pemeliharaan sangat transparan, dan kualitas infrastruktur terjaga," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sebagaimana dilaporkan Reporter Elshinta Dewi Rahmawati di Bali, Selasa (9/10).

Menteri PUPR Basuki, Menteri Keuangan Sri Mulyani serta Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyaksikan penandatanganan perjanjian dukungan pembiayaan dan penjaminan sejumlah proyek infrastruktur dengan KPBU dalam acara Pertemuan Tahunan IMF-World Bank di Bali, Selasa (9/10).

Hal tersebut karena inovasi sumber pembiayaan non-APBN melalui KPBU turut mempercepat ketersediaan infrastruktur dalam rangka pemenuhan permintaan masyarakat yang tinggi sebagai alternatif APBN yang terbatas.

"Anggaran yang dialokasikan di Kementerian PUPR dalam empat tahun terakhir rata-rata Rp 105 triliun, sementara kebutuhannya lebih besar. Proyek jalan tol terbanyak di Kementerian PUPR yang menggunakan skema KPBU. Ada juga air minum seperti SPAM Umbulan dan SPAM Bandar Lampung," paparnya.

Sedangkan untuk proyek terbaru, ujar dia, adalah preservasi jalan nasional dengan skema KPBU AP (Availabilty Payment) di mana jalan nasional terus terpelihara sepanjang tahun tanpa tergantung siklus APBN.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 21:26 WIB

Kemenpar akan mendata agen perjalanan asing atasi paket wisata murah

Hukum | 23 Oktober 2018 - 21:15 WIB

DPRD Medan ingatkan Pemko terkait lokasi reklame

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:55 WIB

Presiden minta dana kelurahan tak dihubungkan dengan politik

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:37 WIB

AMAN klaim kebangkitan masyarakat adat di Jayapura positif

Elshinta.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meningkatkan pelayanan sektor infrastruktur nasional melalui skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

"Untuk kegiatan pemeliharaan infrastruktur, dengan skema KPBU memberi manfaat yakni aset selalu terpelihara, akuntabilitas anggaran pemeliharaan sangat transparan, dan kualitas infrastruktur terjaga," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sebagaimana dilaporkan Reporter Elshinta Dewi Rahmawati di Bali, Selasa (9/10).

Menteri PUPR Basuki, Menteri Keuangan Sri Mulyani serta Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyaksikan penandatanganan perjanjian dukungan pembiayaan dan penjaminan sejumlah proyek infrastruktur dengan KPBU dalam acara Pertemuan Tahunan IMF-World Bank di Bali, Selasa (9/10).

Hal tersebut karena inovasi sumber pembiayaan non-APBN melalui KPBU turut mempercepat ketersediaan infrastruktur dalam rangka pemenuhan permintaan masyarakat yang tinggi sebagai alternatif APBN yang terbatas.

"Anggaran yang dialokasikan di Kementerian PUPR dalam empat tahun terakhir rata-rata Rp 105 triliun, sementara kebutuhannya lebih besar. Proyek jalan tol terbanyak di Kementerian PUPR yang menggunakan skema KPBU. Ada juga air minum seperti SPAM Umbulan dan SPAM Bandar Lampung," paparnya.

Sedangkan untuk proyek terbaru, ujar dia, adalah preservasi jalan nasional dengan skema KPBU AP (Availabilty Payment) di mana jalan nasional terus terpelihara sepanjang tahun tanpa tergantung siklus APBN.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com