Rabu, 12 Desember 2018 | 15:47 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Pendidikan

UPI siap menerima kuliah `sit in` mahasiswa Universitas Tadulako Palu

Selasa, 09 Oktober 2018 - 15:12 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
Rektor UPI Bandung Profesor. DR. Asep Kadarohman. Foto: Dudi Supriyadi/Radio Elshinta
Rektor UPI Bandung Profesor. DR. Asep Kadarohman. Foto: Dudi Supriyadi/Radio Elshinta

Elshinta.com - Menyusul gempa yang terjadi di Palu, Sigi dan Donggala yang juga merusak bangunan Universitas Tadulako Palu, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)  memberikan kemudahan. 

Kemudahan dimaksud menurut Rektor UPI Bandung Profesor. DR. Asep Kadarohman, Selasa (9/10) di kampus UPI, UPI mempersilahkan para mahasiswa Universitas Tadulako melakukan "sit in" di UPI berupa perkuliahan dan lainnya, sehingga mendapatkan nilai dari UPI. 

Rektor yang ditemui usai acara Wisuda Gelombang lll 9-10 Oktober 2018 itu juga menambahkan, pihaknya sudah membicarakan hal tersebut bersama para Rektor se-Indonesia, namun sampai saat ini masih dilakukan pendataan jumlah masiswa Universitas Tadulako Palu yang akan kuliah di UPI seluruh Indonesia. 

Selain ini Rektor juga menambahkan UPI bersama jajaran Civitas Akademika, tengah melakukan penggalangan dana bantuan untuk korban gempa dan tsunami Palu, Sigi dan Donggala dan diharapkan dalam waktu dekat segera terkumpul untuk dikirimkan ke para korban. 

Sementara itu dalam sambutan acara wisuda yang diikuti 4.290 wisudawan SI, S2 dan Program Doktor selama dua hari, hari ini (9/10) dan besok, Rektor menjelaskan dewasa ini peradaban manusia masuk pada suatu fase yang dinamakan era revolusi industri keempat atau Revolusi Industri 4.0.

"Fenomena tersebut harus disambut oleh kita dengan menyiapkan segala sesuatu dengan sebaik-baiknya, sehingga kita mampu menghadapinya. UPI sebagai sebuah perguruan tinggi harus mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut," ujarnya kepada Kontributor Elshinta Dudy Supriyadi.

Oleh karena itu, berbagai program dan kegiatan terus dikembangkan oleh UPI terkait dengan kehadiran Revolusi Industri 4.0 tersebut.

Sejumlah hal yang telah, sedang, dan terus dilakukan oleh UPI antara lain adalah: pengembangan sistem pembelajaran yang inovatif; penyesuaian kurikulum pembelajaran dengan pendekatan human digital dan keahlian berbasis digital; peningkatan kemampuan mahasiswa dalam menguasai data informasi teknologi (IT), operasional teknologi (OT), internet of things (IoT), dan big data; pengintegrasian objek fisik, digital, dan manusia secara komprehensif; dan peningkatan kualitas lulusan yang menguasai aspek literasi data, literasi teknologi, dan literasi manusia. UPI juga terus berbenah dengan mengembangkan transdisiplin ilmu, menambah beberapa program studi yang dibutuhkan oleh pasar, dan mengembangkan program Cyber University. 

"Di samping itu, UPI juga mempersiapkan sumber daya manusia, khususnya dosen yang responsif, adaptif, dan progresif, yang ditunjang oleh kelengkapan sarana prasarana yang memadai, termasuk pembangunan infrastruktur untuk kepentingan pendidikan, riset dan inovasi," tegas Rektor.

Cepatnya perubahan dalam berbagai aspek kehidupan menurut Rektor seyogianya tidak menyurutkan daya saing dan daya juang lulusan UPI.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 12 Desember 2018 - 15:34 WIB

Langkat raih penghargaan kabupaten peduli HAM

Aktual Dalam Negeri | 12 Desember 2018 - 15:26 WIB

Jokowi resmikan pembukaan Rakernas Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia 2018

Kriminalitas | 12 Desember 2018 - 15:09 WIB

Polisi jadi korban aksi penyerangan di Polsek Ciracas

Megapolitan | 12 Desember 2018 - 14:57 WIB

Polri bentuk tim cari perusak Mapolsek Ciracas Jaktim

Hukum | 12 Desember 2018 - 14:45 WIB

KPK panggil Ketua Pengadilan Negeri Semarang

Elshinta.com - Menyusul gempa yang terjadi di Palu, Sigi dan Donggala yang juga merusak bangunan Universitas Tadulako Palu, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)  memberikan kemudahan. 

Kemudahan dimaksud menurut Rektor UPI Bandung Profesor. DR. Asep Kadarohman, Selasa (9/10) di kampus UPI, UPI mempersilahkan para mahasiswa Universitas Tadulako melakukan "sit in" di UPI berupa perkuliahan dan lainnya, sehingga mendapatkan nilai dari UPI. 

Rektor yang ditemui usai acara Wisuda Gelombang lll 9-10 Oktober 2018 itu juga menambahkan, pihaknya sudah membicarakan hal tersebut bersama para Rektor se-Indonesia, namun sampai saat ini masih dilakukan pendataan jumlah masiswa Universitas Tadulako Palu yang akan kuliah di UPI seluruh Indonesia. 

Selain ini Rektor juga menambahkan UPI bersama jajaran Civitas Akademika, tengah melakukan penggalangan dana bantuan untuk korban gempa dan tsunami Palu, Sigi dan Donggala dan diharapkan dalam waktu dekat segera terkumpul untuk dikirimkan ke para korban. 

Sementara itu dalam sambutan acara wisuda yang diikuti 4.290 wisudawan SI, S2 dan Program Doktor selama dua hari, hari ini (9/10) dan besok, Rektor menjelaskan dewasa ini peradaban manusia masuk pada suatu fase yang dinamakan era revolusi industri keempat atau Revolusi Industri 4.0.

"Fenomena tersebut harus disambut oleh kita dengan menyiapkan segala sesuatu dengan sebaik-baiknya, sehingga kita mampu menghadapinya. UPI sebagai sebuah perguruan tinggi harus mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut," ujarnya kepada Kontributor Elshinta Dudy Supriyadi.

Oleh karena itu, berbagai program dan kegiatan terus dikembangkan oleh UPI terkait dengan kehadiran Revolusi Industri 4.0 tersebut.

Sejumlah hal yang telah, sedang, dan terus dilakukan oleh UPI antara lain adalah: pengembangan sistem pembelajaran yang inovatif; penyesuaian kurikulum pembelajaran dengan pendekatan human digital dan keahlian berbasis digital; peningkatan kemampuan mahasiswa dalam menguasai data informasi teknologi (IT), operasional teknologi (OT), internet of things (IoT), dan big data; pengintegrasian objek fisik, digital, dan manusia secara komprehensif; dan peningkatan kualitas lulusan yang menguasai aspek literasi data, literasi teknologi, dan literasi manusia. UPI juga terus berbenah dengan mengembangkan transdisiplin ilmu, menambah beberapa program studi yang dibutuhkan oleh pasar, dan mengembangkan program Cyber University. 

"Di samping itu, UPI juga mempersiapkan sumber daya manusia, khususnya dosen yang responsif, adaptif, dan progresif, yang ditunjang oleh kelengkapan sarana prasarana yang memadai, termasuk pembangunan infrastruktur untuk kepentingan pendidikan, riset dan inovasi," tegas Rektor.

Cepatnya perubahan dalam berbagai aspek kehidupan menurut Rektor seyogianya tidak menyurutkan daya saing dan daya juang lulusan UPI.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com